Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Agar Berbuah Lebat

Urbanina.com – Kita seringkali menjumpai tanaman kelengkeng yang umurnya sudah bertahun-tahun, namun tidak mau berbunga. Berbagai cara dan kiat telah dilakukan tapi tetap saja tanaman kelengkeng tersebut tidak mau mengeluarkan bunga. Sebenarnya pada kelengkeng yang tidak mau berbuah itu masih dapat ditangani dengan perlakuan khusus berupa pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng yang bisa Anda dapatkan di toko-toko pertanian.

Pupuk perangsang buah kelengkeng merupakan sejenis pupuk yang memiliki kandungan unsur N, P, K, asam amino, dan potasium chlorat. Selama ini potasium chlorat kita kenal sebagai bahan dasar peledak dan salah satu bahan baku untuk membuat kembang api.

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng []

Budidaya tanaman kelengkeng dapat dibilang gampang-gampang susah. Terasa gampang bagi mereka yang sudah terbiasa dan berpengalaman serta ulet. Namun bagi kaum pemula barangkali masih suka menderita kegagalan. Hal ini umumnya terjadi lantaran bibit kelengkeng yang mereka pilih kurang baik dan tidak benar cara perawatannya.

Bibit kelengkeng yang dipilih mesti bibit yang benar-benar mempunyai kualitas. Cirinya adalah bibit tersebut mempunyai daun lebat yang berwarna hijau dab segar. Disamping itu batangnya juga kelihatan kokoh dan kuat. Akarnya pun lebat yang menunjukkan sebuah kesuburan.

Sesudah Anda memilih bibit yang baik dan benar, maka hal selanjutnya yang mesti dilakukan dalam masa penanaman ialah menjalankan perawatan yang benar. Perawatan yang dilakukan dapat berbentuk penyiraman dan pemupukan mempergunakan pupuk perangsang buah kelengkeng agar berbuah lebat serta pemangkasan.

Penyiraman dapat dilakukan tiap hari pada waktu pagi hari dan sore hari. Lakukan penyiraman air secukupnya saja agar bagian batang tidak tergenang sebab hal ini akan membuatnya membusuk. Selain itu penggenangan air menyebabkan tanah menjadi liat hingga sulit diserap oleh air.

Saat bibit masih kecil, penyiraman dapat dilakukan dengan memakai handsprayer (semprotan) yang disemprotkan pada bagian ranting pohon dan daun-daunnya sehingga air siram tersebut dapat meresap lebih merata.

Bicara pemupukan, Anda dapat menggunakan beragam jenis pupuk perangsan buah kelengkeng agar berbuah lebat. Jenis-jenis pupuk tersebut antara lain:

Pupuk Organik dari Kotoran Hewan

Pupuk organik ini mengandung unsur hara yang amat baik bagi kesuburan tanah. Apabila Anda menggunakan pupuk organik, jadi pemupukan mesti dilakukan tiap-tiap 2 minggu sekali. Pemupukan dilakukan dengan cara memberikannya di sekeliling pohon pada jarak yang tidak terlampau dekat.

Pupuk Nutriling

Pupuk jenis ini dapat Anda peroleh di toko-toko pupuk terdekat. Dengan mempergunakan pupuk ini maka tanaman kelengkeng akan mudah tumbuh bunga dan menghasilkan buah walaupun di luar musim berbuah. Pupuk ini berbentuk cairan yang bisa dicampur dengan air biasa untuk disiramkan di bagian bawah tanaman saat memupuknya.

Pupuk Power Nutrition

Pupuk jenis ini pun cara kerjanya sama seperti pupuk lainnya yakni merangsang tumbuhnya bunga dan buah. Berkat digunakannya pupuk ini alhasil buah yang diproduksi mampu lebih banyak dari pada biasanya dan manis rasanya.

Disamping melakukan pemupukan dengan pupuk perangsang buah kelengkeng Anda pun mesti mengadakan pemangkasan daun agar tanaman tetap subur dan bercabang banyak. Pemangkasan dapat Anda lakukan pada saat pertumbuhan dan setelah panen.

Dengan dilakukannya pemangkasan membuat ujung ranting menjadi terangsang untuk mengeluarkan bunga dan buah yang baru. Pertumbuhan cabang baru pun dapat menambah banyaknya ranting yang akan menjadi tempat berbuahnya kelengkeng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *