Cara Menanam Kelengkeng Itoh Di Dataran Rendah

Urbanina.com – Menanam kelengkeng itoh dapat menjadi suatu kesenangan tersendiri untuk seseorang. Karena, dengan berhasil menanmnya, akan ada kemungkinan baginya untuk mengatur waktu kapan tanaman miliknya itu akan berbuah. Hal ini dikarenakan salah satu keunggulan pohon kelengkeng/lengkeng jenis itoh adalah dapat diatur jadwal panennya dengan cara memberikan nutrisi khusus terhadap pohon kelengkeng/lengkengnya. Selain untuk ditanam sendiri di pekarangn rumah, kelengkeng/lengkeng itoh ini memiliki potensi yang bagus untuk ditanamn dan dibudidayakan. Asalkan memiliki lahan di dataran rendah yang mencukupi, dengan jarak per tanaman 6-7 meter, hasil panen setiap pohon dapat mencapai 50-75 kg. Tanpa basa-basi, Urbanina akan membahas tentang cara menanam kelengkeng itoh di dataran rendah.

menanam kelengkeng itoh

  1. Tahapan pemilihan bibit

Sebelum menanam kelengkeng itoh, pertama-tama anda harus terlebih dahulu memiliki bibit yang baik. Adapun cara memilih bibit yang baik telah kami tulis di artikel sebelumnya. Secara fisik, bibit yang baik harus memiliki akar yang basah, batang yang kuat, serta daun yang segar. Bibit yang biasa dijual di polybag dapat anda peroleh dari toko bibit kelengkeng/lengkeng yang terpercaya.

  1. Tahapan penanaman

Langkah penanaman memiliki beberapa tahapan, pertama lubangi tanah disesuaikan dengan ukuran bibit. Misalnya ukuran bibit adalah 1 meter, lubang dpat dibuat dengan ukuran 1 x 1 x 1 meter. Jika ingin menanam bibit dalam jumlah yang banyak, berikan jarak per tanaman sekitar 6-7 meter. Kedua, tidak langsung meletakkan bibit ke tanah yang dilubangi, tetapi terlebih dahulu dengan menaburkan pupuk kompos sebanyak kurang lebih 60 kg per lubang, lalu tutup kembali lubang dengan tanah.

Ketiga, biarkan tanah yang telah ditutup kembali tersebut selama 5-6 hari. Keempat, setelah didiamkan, pupuk diaduk kembali dengan tanah, kemudian perlu didiamkan kembali namun selama 1 hari saja. Barulah tahapan kelima adalah dengan menanam bibit kelengkeng/lengkeng itoh yang telah dipersiapkan di area tanah yang telah diolah tersebut.

  1. Tahapan perawatan

Perawatan pohon kelengkeng/lengkeng menjadi tahapan yang ketiga dari cara menanam kelengkeng itoh. Perawatan pohon kelengkeng/lengkeng sendiri dapat dikatakan cukup mudah, yaitu dengan penyiraman ketika tanah kering, pemberian pupuk dan mengantisipasi serangan hama. Serangan hama dapat dilakukan dengna penyemprotan insektisida, sedangkan pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk kompos padat dan cair dan diberikan ketika pohon belum berbunga(masa vegetatif). Pupuk kompos padat diberikan setiap 3 bulan sekali sebanyak 25-35 kg per pohon, sedangkan pupuk kompos cair diberikan setiap 2 pekan sekali sebanyak 1-2 liter per pohon. Maka setelah 2-3 tahun, pohon kelengkeng/lengkeng itoh siap berbuah.

  1. Tahapan pembuahan

Pembuahan pohon kelengkeng/lengkeng itoh dapat dilakukan ketika pohon siap berbuah yaitu pada usia 2-3 tahun. Tahapan pembuahan ini bertujuan agar pohon kelengkeng/lengkeng mampu menghasilkan bunga dan akhirnya berubah menjadi buah kelengkeng/lengkeng. Pertama-tama, penanam harus menyediakan nutrisi pembuahan kelengkeng/lengkeng itoh terlebih dahulu. Kedua, nutrisi dapat diberikan sesuai dosis yang ada di label melalui batang pohon yang di bor terlebih dahulu. Setelah itu, lubang di batang pohon dapat ditutup kembali dan selesai.

  1. Tahapan pemanenan

Tahapan  pemanenan diawali dengan munculnya bunga pada hari ke-35 setelah diberi nutrisi diatas. Ketika bunga sudah muncul, pohon perlu dirawat kembali dengan memberikan pupuk kandang dan pupuk NPK. Bunga terus dirawat hingga berubah menjadi kelengkeng/lengkeng sebesar kelereng. Kelengkeng/lengkeng sebesar kelengkeng/lengkeng tersebut perlu dibungkus atau dibrongsong dengan jaring khusus agar terhindar dari hama seperti kelelawar. Setelah pembungkusan tersebut, pohon kelengkeng/lengkeng yang terus dirawat dapat menghasilkan buah kelengkeng/lengkeng yang menjadi lebih besar dan dapat segera dipanen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *