Mahalnya Bibit Lengkeng Merah Tak Jadi Penghalang Untuk Menanamnya

Mahalnya Bibit Lengkeng Merah Tak Jadi Penghalang Untuk Menanamnya

Urbanina.com – Anda selama ini mungkin mengenal buah lengkeng merupakan buah yang bentuknya bulat dengan kulitnya berwarna kecokelatan, tetapi pernahkah Anda mendengar bahkan melihat lengkeng merah? Lengkeng ini memang mempunyai kulit buah dengan warna merah eksotis. Kecantikan warna buahnya inilah menyebabkan kita betah untuk memandangnya. Keindahannya memang setara dengan mahalnya bibit lengkeng merah dibanding jenis lengkeng lainnya.

Lengkeng merah atau yang sering disebut juga dengan julukan ruby longan ini benar-benar istimewa ketimbang jenis lengkeng yang lainnya. Lengkeng merah bukanlah hasil dari rekayasa persilangan, tetapi hasil dari mutasi gen. Gen lengkeng biasa yang memiliki warna cokelat mengalami mutasi gen lantaran pengaruh radiasi sinar kosmik seperti energi atom, proton dan elektron yang mengakibatkan perubahan pada tanaman lengkeng. Tak cuma buahnya yang memiliki warna merah, bunga, tangkai daun, daun juga mengalami perubahan warna menjadi kemerah-merahan.

Mahalnya Bibit Lengkeng Merah

Lengkeng merah ini pun dikenal dengan kemampuannya melakukan adaptasi di beragam kondisi alam. Lengkeng merah dapat tumbuh subur di dataran rendah ataupun dataran tinggi dengan tingkat pH tanah antara 5,5 – 5,6. Sementara itu iklim yang ideal untuk bertanam lengkeng adalah jenis iklim B (basah), iklim C (agak basah) dan iklim D (sedang). Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di tempat yang terbuka sehingga bisa mendapatkan cukup sinar matahari langsung.

Mahalnya bibit lengkeng merah setara dengan rasa buahnya yang manis mencapai level 21 briks. Hal tersebut menyebabkan lengkeng merah ini menjadi primadona bagi para pecinta buah lengkeng. Daun lengkeng merah mengalami pergantian warna pada saat pertumbuhannya. Ketika daunnya masih muda mempunyai warna cokelat kemerah-merahan, lalu menjadi hijau ketika dewasa dan ketika daun telah tua, maka akan kembali berwarna cokelat kemerahan-merahan.

Bibit lengkeng merah bisa dibudidayakan di lahan tanah ataupun di dalam pot (tabulampot). Untuk bertanam langsung di lahan tanah hal yang butuh dipersiapkan ialah lubang tanamnya memiliki ukuran 60 x 60 x 60 cm dengan jarak antar lubang tanamnya 10 x 10 m. Sesudah membuat lubang tanam, isilah dengan campuran berupa pupuk kandang dan tanah dengan rasio 1:3. Setelah itu bibit tanaman lengkeng merah dapat ditanam. Untuk pemupukan dapat dilakukan dengan pemberian NPK bunga sebulan sekali dan pada bulan berikutnya dilanjutkan dengan pemberian NPK buah. Lakukan juga penyiraman dengan air 1 kali sehari di awal pertumbuhan.

Tanaman lengkeng merah telah mulai tumbuh bunga dan menghasilkan buah dalam waktu sekitra 6 bulanan. Untuk budidaya di dalam pot memakai pot dengan diameter 60 cm atau lebih dengan media tanamnya berupa campuran tanah dengan kompos. Kemudian pemupukan dan penyiramannya tidak berbeda dengan cara pemeliharaan di lahan (tanah sawah atau kebun). Frekuensi penyiraman untuk lengkeng merah di dalam pot mesti dilakukan 1 kali sehati untuk menjaga pasokan air tanaman tetap terjaga. Mahalnya bibit lengkeng merah ini bisa dilihat dari banderolnya yang dihargai pada kisaran Rp 150.000 – Rp 350.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *