Cara Mencangkok Tanaman Kelengkeng

Urbanina.com – Tanaman kelengkeng/lengkeng adalah salah satu tanaman yang dapat ditanam di pekarang rumah sehingga dapat dipanen keluarga ketika sudah berbuah. Kebanyakan keluarga akan menyukai adanya tanaman kelengkeng/lengkeng di pekarangan rumahnya. Karena, buah kelengkeng/lengkeng yang siap panen akan memiliki rasa yang sangat manis serta aroma yang khas kesukaan keluarga. Sehingga, kakak pertama tidak perlu lagi disuruh Ibunya untuk membeli kelengkeng/lengkeng dipasar ketika ingin menikmati kelezatan buah yang satu ini. Pohon kelengkeng/lengkeng sendiri tidak memakan tempat yang luas ketika tumbuh besar. Ada beberapa jenis pohon kelengkeng/lengkeng yang dapat dipanen ketika memiliki ukuran tinggi setinggi orang dewasa. Namun, diperlukan bibit yang baik agar mendapat pohon kelengkeng/lengkeng seperti yang dideskripsikan diatas. Adapun untuk mendapatkan bibit tersebut dapat dilakukan dengan cara mencangkok tanaman kelengkeng  yang sudah jelas memiliki kualitas yang baik tersebut.

cara mencangkok tanaman kelengkeng

Sebelum mengetahui cara mencangkok tanaman kelengkeng , ada baiknya jika sedikit mengulas tentang teknik mencangkok ini. Mencangkok merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan dalam upaya membibitkan atau memperbanyak tanaman. Pembibitan dengan mencangkok dapat dilakukan dengan memanfaatkan batang apikal yang masih tumbuh. Teknik ini hanya dapat dilakukan pada tanaman yang memiliki kambium(tanaman dikotil), karena pada tanaman yang tidak memiliki kambium(tanaman monokotil) akan terluka jaringan pengangkutnya ketika disayat batangnya. Sehingga, teknik mencangkok ini tidak hanya dapat dilakukan pada tanaman kelengkeng/lengkeng, tetapi juga pada tanaman rambutan, jambu air, sawo, durian, mangga dan lain sebagainya.

Tanpa basa-basi, berikut ini adalah beberapa langkah mengenai cara mencangkok tanaman kelengkeng .

  1. Pertama-tama, siapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang dibutuhkan untuk proses pencangkokan. Beberapa alat dan bahan tersebut diantaranya adalah pisau, tali rafia, plastik transparan yang tebal, dan media. Media yang bisa digunakan misalnya adalah air dan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang.
  2. Langkah yang kedua adalah dengan memilih ranting yang sesuai ketentuan. Adapun ketentuan ranting yang cocok untuk dicangkok adalah yang tumbuh lurus, kuat dan memiliki daun yang lebat.
  3. Lakukan pengeratan atau penyayatan sesuai ketentuan terhadap ranting yang telah dipilih. Adapun ketentuan pengeratan tersebut adalah dilakukan pada titik ranting yang memiliki jarak sekitar 50 cm dari ujung daun. Pengeratan dilakukan dengan mengerat atau menyayat kambium ranting secara melingkar pada titik yang telah ditentukan tersebut, dengan panjang keratan secukupnya sekitar 3-5 cm.
  4. Setelah itu, keringkan keratan yang sudah jadi tersebut dengan cara membiarkannya mengering dengan sendirinya selama 1-2 hari.
  5. Lalu, campurkan kedua media, yaitu air dengan tanah yang sudah diberi pupuk kandang tersebut tetapi jangan sampai terlalu becek.
  6. Letakkan secukupnya, media yang tidak terlalu becek tersebut dengan melingkari keratan yang telah kering. Pada saat yang bersamaan, dengan menggunakan pisau, ukur plastik dan rafia agar cukup untuk membungkus media yang diletakkan mengelilingi keratan tersebut. Fungsi rafia adalah untuk mengikat plastik dengan ranting.
  7. Selesai.

Demikian adalah cara mencangkok tanaman kelengkeng  yang dapat dilakukan dengan bahan-bahan yang sederhana. Setelah proses mencangkok selesai, perlu diupayakan perawatan setelah proses mencangkok selesai. Perawatan pencangkokan tersebut dapat dilakukan dengan menjaga kelembaban media. Dengan memberi air ketika media sudah mulai kering, hal ini sudah cukup untuk merawat ranting yang dicangkok agar berhasil. Keberhasilan pencangkokan itu sendiri diindikasikan dengan terbentuknya akar yang tumbuh di media yang terus dirawat. Karena media dibungkus menggunakan plastik transparan yang tebal, akar tersebut dapat dilihat dari luar jika sudah memanjang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE