Cara Budidaya Terong Dengan Hasil Melimpah

Cara Budidaya Terong Dengan Hasil Melimpah

Urbanina.com – Terong atau dunia tumbuhan mengenalnya dengan sebutan Solanum melongena adalah jenis tanaman yang tergolong ke dalam keluarga Solanaceae. Dari usia anak-anak sampai dewasa pastinya kenal dengan terong karena pernah mengkonsumsinya. Buah yang bentuknya lonjong ini sering dijadikan olahan sayuran, seperti terong goreng, terong sambal atau sayur lodeh. Rasanya agak gurih dan cukup enak. Tetapi tidak sedikit orang yang belum mengetahui cara budidaya terong dengan hasil melimpah itu seperti apa.

Tanaman yang berasal dari India dan Srilanka ini mempunyai banyak manfaat yang amat baik bagi kesehatan dan kecantikan. Tanaman yang menghasilkan buah namun dijadikan sayuran ini tingginya sekitar 60-240 cm. Batangnya mengandung air, bulu dan duri. Tanaman terong berupa perdu dengan tunas yang bermunculan terus dari ketiak daunnya membuat tanaman ini nampak menyebar merunduk atau tegak.

Cara Budidaya Terong Dengan Hasil Melimpah [ ]

Budidaya terong bisa dilakukan di dataran rendah hingga dataran tinggi. Terong dapat tumbuh subur pada tanah lempung atau berpasir, tidak terkena genangan air, pengairan yang lancar dan pH 5-6. Menurut cara budidaya terong dengan hasil melimpah, waktu tanam yang baik untuk membudidayakan terong ini jatuh pada awal musim penghujan (Oktober/November) atau awal musim kemarau (Maret/April). Beberapa jenis terong yang umum dibudidayakan oleh petani atau pembudidaya, yakni terong acar, terong gelatik/terong lalab, terong bogor/terong kelapa, terong craigi, dan terong kepok.

Adapun tahapan dalam cara budidaya terong dengan hasil melimpah adalah sbb :

Benih

Sesudah 10 hari disemai biji akan tumbuh. Benih yang bagus didapat dari buah yang kulit buahnya minimal 75% telah berwarna menguning, khususnya pada terong jenis besar. Dalam 1 hektar diperlukan benih kira-kira 150-500 gr untuk budidaya terong.

Persemaian

  • Benih direndam selam 1 jam di dalam air hangat sebelum disemai.
  • Sebarkan benih pada bedengan persemaian secara merata dengan media tanam berbentuk campuran pupuk kandang/kompos dan tanah proporsinya 1:1.
  • Tutup media tanam selama 2-3 hari dengan daun pisang.
  • Beri atap (naungan) dari plastik transparan pada bedengan persemaian.
  • Tutup persemaian dengan kasa guna mencegah serangan hama dan penyakit.
  • Pindahkan bibit ke pot plastik/bumbungan daun pisang sesudah berusia 7-8 hari dengan metan yang sama, yaitu pupuk kandang steril dan tanah.
  • Setiap hari lakukan penyiraman.
  • Sesudah berusia 4-5 minggu bibit siap untuk ditanam atau telah memiliki 4-5 helai daun.

Pengolahan Tanah

  • Cangkullah tanah 2-3 kali dan dalamnya 20-30 cm.
  • Buat bedengan dengan ketentuan lebarnya 120-140 cm, panjangnya disesuaikan dengan keadaan lahan.
  • Buat parit diantara bedengan, kedalamannya 20-30 cm.
  • Sebelum ditanam beri pupuk kandang/kompos yang telah matang sebanyak 0,5-1 kg pada setiap lubang.

Penanaman

  • Atur jarak dalam barisan 50-70 cm dan jarak antarbarisannya 80-90 cm.
  • Buat 2 baris tanaman pada setiap bedengan.
  • Pindahkan bibit yang sudah berusia 1,5 bulan atau sudah tumbuh 4 helai daun lahan/tempat yang sudah disiapkan.

Pemupukan

  • Berikan pupuk buatan sesudah tanaman berusia 1-2 minggu sesudah ditanam.
  • Berikan pupuk Urea sebanyak 65 kg/ha.
  • Di sekitar tanaman berjarak 5 cm dari pangkal batang berikan pupuk campuran ZA dan ZK dengan proporsi 1:1 sebanyak 10 g/tanaman.
  • Ketika tanaman berusia 2,5-3 bulan berikan pupuk lanjutan berupa ZA 150 kg dan ZK 150 kg untuk 1 ha lahan.¬†

Hama dan Penyakit

  • Hama utama yang sering menyerang diantaranya oteng-oteng, pengorok daun, kutu kebul dan kutu daun.
  • Penyakit yang sering menyerang adalah karat dan embun tepung.
  • Gunakan perangkap kuning untuk pengendalian sebanyak 40 buah/ha.
  • Gunakan insektisida piretroid sintetik, biologi atau nabati untuk pencegahan penyakit atau fungisida yang dianjurkan.

Pemanenan

Sesudah tanaman berusia 4 bulan bisa dilakukan panen pertama sebanyak 1-2 kali setiap minggu. Budidaya terong dengan cara budidaya terong dengan hasil melimpah bisa menghasilkan sekitar 10-30 ton buah terong setiap hektarnya. Buah terong yang baik untuk dikonsumsi ialah yang permukaan kulitnya mengkilat dan padat.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *