Potensi Bebek Manila Untuk Diternakkan

Potensi Bebek Manila Untuk Diternakkan

Urbanina.com – Bebek manila adalah salah satu jenis bebek yang memiliki nama lain yaitu Muscovy Duck. Bebek jenis ini berasal dari Meksiko, Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Untuk sampainya di Indonesia, tentunya melalui peredaran yang telah berlangsung lama. Di Indonesia terutama di tanah Jawa, bebek jenis manila ini biasa disebut mentok atau entok. Secara umum, entok memiliki nama bebek manila. Tetapi, juga memiliki nama yang diambil dari daerahnya seperti Turkish Duck, Indian Duck, Guinea Duck Muscotite Duck, dan lain-lain. Dan uniknya, di dunia kuliner jenis bebek ini juga memiliki sebutan lain yaitu bebek Barbary. Di Indonesia, tentu orang sudah banyak mengenal bebek manila atau entok ini mengingat bebek jenis ini juga menjadi hewan peliharaan. Namun, bagaimana dengan potensi bebek manila jika dimanfaatkan untuk diternakkan?

potensi bebek manila

Bebek manila atau bebek Muscovy yang hidup di alam liar dapat dapat memiliki berat mencapai 3-7 kg. Sudah termasuk lumayan berat, bebek manila ini bisa mencapai bobot yang lebih berat lagi jika hidup di penangkaran. Berat yang dapat dicapai jika hidup di penangkaran dapaat mencapai 10 kg. Potensi bebek manila jika ingin diternakkan tentu dapat perhitungkan dari bobot maksimal yang dapat dicapai oleh bebek jenis ini. Salah satu yang menjadi ciri khas dari jenis bebek manila adalah bahwa entok memiliki gumpalan kulit seperti kutil yang berwarna merah atau kadang-kadang hitam yang menutupi sebagian dari muka dan paruh atas. Gumapalan kulit seperti kutil ini sisebut karankula. Untuk karankula bebek manila jantan relatif lebih tebal dan kasar dari pada bebek manila betina. Dan juga, terdapat gumpalan merah disekitar mata dan diatas pangkal paruhnya.

Untuk lebih jelasnya, berikut ciri-ciri umum dari bebek muscovy atau bebek manila ini.

  1. Kepalanya besar, dan di sebagian kepala kiri dan kanan terdapat karankula berwarna mereah.
  2. Paruhnya pendek, mendatar dan sempit berwarna kekuningan, dan di pangkal paruh terdapat daging tumbuh.
  3. Lehernya pendek dan besar, dadanya lebar dan besar, badan mendatar, dan kulit tubuh berwarna kuning.
  4. Kakinya pendek, berwarna jingga kekiningan, kukunya panjang dan tajam.
  5. Sayapnya panjang dan kuat, warna bulu hitam bercampur biru, ada yang dominan putih, ekornya lebar dan pendek.

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum menernak bebek manila ini. Potensi bebek manila untuk diternakkan cukuplah besar. Karena, diumur 9 sampai 10 manggu saja, bebek manila dapat mencapai berat 2 sampai 2,5 kg. Bila di pemeliharaan masyarakat pada umumnya, bebek manila hanya dibiarkan berkeliarkan untuk mencari mekanannya sendiri. Namun, dengan di pelihara secara ternak yang terstruktur pastilah didapat keuntungan dari potensi bebek manila yang cukup besar ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *