Pemeliharaan Awal Terhadap Bebek Pedaging

Pemeliharaan Awal Terhadap Bebek Pedaging

Urbanina.com – Pemeliharaan awal terhadap bebek pedaging adalah memelihara bebek ketika bebek masih atau pemeliharaan yang paling awal terhadap bebek yang masih berbentuk bibit atau DOD. Pemeliharaan awal ini menjadi salah satu perhatian khusus karena bibit bebek pedaging atau DOD ini memiliki ketahanan yang lebih lemah dari pada bebek yang sudha besar. Sehingga pada pemeliharaan awal ini menjadi pemeliharaan yang harus dilakukan secara teliti agar mengurangi resiko kematian pada bebek yang tentu merugikan. Pemeliharaan awal juga bisa disebut dengan pemeliharaan masa starter walaupun inti dari kedua kalimat tersebut sebenarnya sama.

pemeliharaan awal

Pemeliharaan terhadap bayi bebek ini lebih baik dilakukan dengan kandang box yang sudah didisinfeksi seminggu sebelumnya. Adapun cara melakukan disinfeksi adalah sebagai berikut. Pertama, Larutkan 10 ml obat pembunuh kuman pada 1 liter air. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke seluruh kandang. Kemudian biarkan atau diamkan kandang selama seminggu.

Setelah itu, bibit bebek yang sehat mulai dimasukkan kedalam box, kecuali bebek yang cacat agar disendirikan lalu diberi perlakuan khusus agar dapat sehat kembali. Kalau memang diperlukan, penumbuhan bebek yang ketika kecil sudah cacat ini disendirikan atau diisolasi dari bebek sehat lainnya.

DOD kemudian telah terkumpul di kandang boks dan membutuhkan adaptasi di lingkungan barunya. Peternak harus memberi dukungan terhadap pertumbuhan bibit agar dapat beradaptasi dengan baik sehingga dapat terhindar dari stress. Hal yang bisa dilakukan oleh peternak adala dengan memberi minum kepada bibit DOD berupa minuman yang berasal dari larutan air gula merah atau gula pasir, ataupun juga bisa dengan memberinya susu cair.

Setelah satu jam dari pemberian air larutan gula merah diatas, perlu diberikan air minum biasa supaya dapat menambah nafsu makan DOD. Dan satu jam berikutnya adalah waktu untuk pemberian pakan. Pemberian pakan pada tahap ini adalah dilakukan dengan jumlah yang sedikit demi sedikit tetapi secara intensif. Artinya, ketika pakan yang diberikan sudah habis, maka diperlukan penambahan pakan yang dimaksudkan untuk menjaga pertumbuhan bebek kecil agar tumbuh sehat.

Fungsi alat pemanas kemudian dapat diterapkan pada tahap yang selanjutnya ini. Terus nyalakan pemanas ini karena memiliki fungsi sebagai pemberi kehangatan untuk bebek kecil. Pemanas ini perlu dinyalakan hingga bebek kecil berumur 20 hari.

Selama 20 hari ini suhu pemanas harus sesuaikan seiring dengan pertumbuhan bibit. Untuk minggu pertama, suhu yang disarankan adalah 32° C. Untuk minggu kedua dengan suhu 27° C, dan minggu ketiga dengan suhu 21° C. Jika suhunya tepat, maka bibit akan dapt menyebar merata di kandang box. Kecuali jika suhunya terlalu panas, maka bibit akan menjauh dari pemanas. Namun, juika sushunya terlalu dingin, maka bibit akan berkumpul didekat pemanas. Peternak harus bisa memperhatikan kondisi terbaik untuk bebek yang dia pelihara.

Setelah DOD berumur 20 hari, maka DOD bisa dipindahkan ke kandang bebek yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Untuk tetap menjaga kehangatan tubuh, maka alas kandang diberi jerami. Peralatan kandang yang berupa tempat pakan juga tidak lupa agar dipersiapkan di kandang yang sebenarnya ini. Juga untuk tempat minum jangan lupa untuk dipersiapkan. Pada prinsipnya, tempat pakan dan minum ini harus dapat memenuhi kebutuhan bebek yang ada didalamnya. Jika tidak memadahi, maka bebek yang tidak mendapat pakan atau minum akan mengalami pertumbuhan yang terlambat dari bebek lainnya. Dan ini tidak baik untuk hasil panen karena dikhawatirkan bobot bebek nantinya menjadi tidak seragam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *