Pemberian Pakan Dan Ransum Pada Bebek

Pemberian Pakan Dan Ransum Pada Bebek

Urbanina.com – Pemeliharaan bebek memerlukan banyak langkah agar dapat menghasilkan hasil panen yang memuaskan. Salah satu langkah yang dibutuhkan agar dapat memelihara bebek daengan baik adalah proses pemberian pakan pada bebek. Pakan bebek ini biasanya diberikan dalam bentuk ransum. Ransum adalah pakan jadi yang siap diberikan pada ternak yang disusun dari berbagai jenis bahan pakan yang sudah dihitung sebelumnya berdasarkan kebutuhan industri dan energi yang diperlukan. Ransum diberikan kepada bebek agar gizi yang diperlukan bebek terpenuhi dan bisa tumbuh dengan normal sehingga menghasilkan daging yang sehat maupun telur yang sehat.

pemberian pakan

Pemberian pakan terus dilakukan dari bebek kecil sampai bebek tumbuh besar. Karena umur bebek terus tumbuh semakin besar dan besar, maka pakan yang diberikannya pun juga berbeda-beda disesuaikan dengan umur bebek tersebut. Hal ini disesuaikan dengan fase pertumbuhan bebek. Bebek kecil yang memerlukan banyak protein agar dapat segera tumbuh menjadi bbek yang besar. Sedangkan bebek yang sudah mulai besar tidak lagi membutuhkan protein sebanyak bebek kecil karena juga memerlukan karbohidrat untuk sumber energi disesuaikan dengan gerakannya yang lincah.

Pemberian pakan konsentrat merupakan pemberian pada bebek kecil. Namun ketika bebek kecil saja, pakan konsentrat ini juga diiringi atau dicampuri dengan campuran pakan dari bahan lain. Unsur yang terkandung pada campuran pakan ini juga harus diperhatikan agar dapat memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan bebek kecil. Adapun bahan campuran pakan ini diantaranya adalah ampas tahu, dedak padi, ikan pirik, kecepu, menir padi, dan lain-lain. Semua bahan campuran yang dipakai disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi pada bebek itu sendiri.

Ketika bebek kecil sudah berumur 20 hari, pemberian pakan konsentrat bisa dicampur dengan bahan campuran yang lain dengan rasio hingga 50:50. Perbandingan 50:50 ini tentunya dicapai secara berangsur-angsur dari umur 0 sampai 20 hari. 50% untuk pakan konsentrat dan 50% untuk bahan campuran pakan. Pemberian pakan yang dicampur ini biasanya dilakukan 3 kali sehari dan dianjurkan secara terus menerus.

Pakan konsentrat yang diberikan kepada bebek yang berumur 20 hari sudah mencapai rasio 50:50. Rasio besar pakan konsentrat secara berangsur diusahakan dan disarankan agar terus dikurangi, hingga pakan campuran lah yang memiliki rasio lebih besar. Pada umur 35 hari, persentase antara pakan konsentrat dan pakan campuran dianjurkan agar dengan rasio 20:80, 20% untuk pakan konsentrat dan 80% untuk pakan campuran.

Demikianlah beberapa proses atau prosedur memberi pakan pada bebek. Ketika memelihara bebek pedaging, pakan yang diberikan ketika bebek berumur 36 hari adalah hanya pakan tambahan saja. Artinya, sejak umru 36 hari sampai panen bebek pedaging dapat diberi pakan berupa pakan tambahan saja tanpa harus dicampur dengan pakan konsentrat.

Sebagai contoh, peternak dapat memberi pakan terhadap bebek pedaging yang sudah berumur 36 hari menggunakan bahan-bahan pakan yang ada disekitarnya. Bahan-bahan tersebut diantaranya adalah ampas tahu, ikan runcah, menir, bekatul, nasi aking ataupun pakan hijauan seperti kangkung dan encenga gondok. Selain bahan makanan pokok diatas, ada juga ramuan suplemen dari bahan-bahan disekitar kita. Misalnya, ramuan yang berasal dari rebusan rempah-rempah yang memiliki fungsi sebagai penambah stamina bebek dan penambah nafsu makan bebek. Semua bahan tersebut diatas merupkan bahan-bahan yang telah teruji baik untu pertumbuhan bebek pedaging yang dipelihara. Hal ini didasarkan pada pengalaman para peternak bebek pedaging yang telah memulai usaha ternak bebek pedaging lebih awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *