Mengenal Bebek Serati Yang Berkembang Sebagai Bebek Pedaging

Mengenal Bebek Serati Yang Berkembang Sebagai Bebek Pedaging

Urbanina.com – Perkembangan bebek pedaging dari masa ke masa terus mengalami kamuajuan. Peningkatan yang terjadi ini tentu memeri dampak yang baik bagi para produsen sekaligus para konsumen bebek pedaging. Salah satunya dengan munculnya bebek dengan jenis baru yang memiliki kualitas daging yang lebih baik dari pada jenis bebek yang pernah ada sebelumnya. Mungkin masih belum banyak diantara kita yang mengenal bebek serati. Bebek serati ini juga bisa diberi nama dengan sebutan bebek tiktok. Orang dapat mengenal bebek serati melalui bagaimana jenis bebek yang satu ini tercipta atau diciptakannya. Bebek serati merupakan jenis bebek yang merupakan hasil dari perkawinan silang antara entok jantan dengan itik petelur betina dengan melalui proses inseminasi buatan.

mengenal bebek serati

Jenis bebek yang diciptakan dari kemajuan ilmu pengethuan ini memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan bebek lokal. Dan ini merupakan salah satu tujuan dari diciptakannya bebek jenis baru ini. Beberapa keunggulan yang nyata dimiliki oleh bebek jenis tiktok ini diantaranya memiliki pertumbuhan yang relatif lebih cepat dibandingkan bebek lokal, juga memiliki tekstur daging yang empuk, rasa daging yang gurih dan tidak amis, dan tidak banyak mengandung lemak. Hasil penelitian yang menunjukkan banyak keunggulan dari bebek serati ini kemudian telah banyak dimanfaatkan oleh negara-begara Asia seperti Taiwan dan lain sebagainya. Banyak produk komersil yang telah berkembang disana. Hal ini salah satunya karena bebek tiktok ini memiliki data pemeliharaan yang relatif pendek hanya 8-10 pekan saja. Sehingga, masa panen dapat dilakukan dengan lebih cepat dari pada bebek jenis lainnya.

Mengenal bebek serati tentu juga harus bisa membandingkan dengan bebek lokal lainnya. Sebuah penelitian telah menunjukan data yang impresif dari bebek serati jantan ini. Seperti yang kita ketahui, untuk membudidayakan bebek pedaging, maka harus memilih bebek jenis jantan. Data dari penelitian diatas menunjukkan bahwa pada umur pemeliharaan 8 pekan, bebek serati jantan dapat memiliki bobot mencapai 1.8 kg. Sedangkan bebek lokal hanya akan dapat mencapai bobot 1.3 kg. Hal ini tentu menjadi data yang harus dipegang untuk dijadikan acuan dalam membudidaya bebek serati. Dalam umur yang sama, bebek serati dapat memiliki bobot 0.5 kg lebih berat dari bebek lokal.

Tentu orang juga dapat mengenal bebek serati dengan nafsu makan bebek dan bobot yang akan dihasilkan. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa pemberian makan pada bebek serati atau bebek tiktok ini termasuk dalam kategori yang efisien. Artinya, dapat diberi makan yang tidak terlalu banyak, tetapi dapat mengahsilkan bobot yang diinginkan. Data penelitian telah menunjukan bahwa bebek serati jantan cukup membutuhkan pakan seberat 3.29 kg saja untuk mencapai bobot basan 1 kg. Sedangkankan bebek lokal jantan membutuhkan pakan seberat 4.24 kg untuk mendapat bobot badan 1 kg. Hal ini tentu cukup menjadi data bahwa bebek jenis serati memiliki efisiensi pemberian pakan yang baik.

Pasar yang menjadi tempat untuk menjual daging bebek telah memiliki patokan bobot yang dijadikan ukuran dasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Yaitu, berat minimal untuk bebek pedaging adalah 1,2 kg. Dengan menyesuaikan ukuran dasar bobot pada pasar, maka bebek serati dapat mencapai bobot 1,2 kg jika dipelihara secara itensif dalam waktu 5-6 pekan. Dengan pertumbuhan yang lebih cepat dari pada bebek lokal, dan juga bobot memiliki daging yang berkualitas, maka tak heran jika bebek serati dapat dijadikan opsi untuk pelihara menjadi bebek pedaging.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *