Mengenal Bebek PMp Yang Berasal Dari Bogor

Mengenal Bebek PMp Yang Berasal Dari Bogor

Urbanina.com – Pada zaman modern ini pemeliharaan bebek pedaging menjadi salah satu usaha yang ditekuni banyak kalangan masyarakat sebagi pemenuh kebutuhan pasar akan permintaan daging bebek. Dan di zaman modern ini pula perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi manjadi salah satu tonggak dalam memajukan teknologi di dunia peternakan, termasuk ternak bebek. Telah banyak sekali peran dari ilmu pengetahuan tersebut dalam memajukan dunia peternakan, salah satunya dalam hal penciptaan bebek jenis baru dengan kualitas yang lebih baik dari jenis bebek sebelumnya. Salah satu nama jenis bebek yang dihasilkan adalah bebek PMp. Dan bebek jenis ini telah diciptakan di salah satu kota di Indonesia yaitu Bogor. Terdapat sebuah Balai Penelitian Ternak yang difungsikan untuk meneliti dan memajukan dunia peternakan yang ada di Indonesia ini. Mungkin belum banyak yang mengenal bebek PMp ini, maka berikut beberapa hal yang harus diketahi dari bebek PMp ini.

mengenal bebek PMp

Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa bebek PMp merupakan salah satu jenis bebek yang dihasilkan oleh majunya perkembangn ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan bebek jenis PMp merupakan jenis bebek yang dihasilkan dari perkawinan silang antara bebek Peking berkelas import dengan bebek lokal Mojosaru putih. Dan genetika yang berada pada bebek PMp ini merupakan kombinasi dari kedua jenis bebek yagn disebutkan tadi. Mengenal bebek PMp ini juga berarti mengenal keunggulan bebek jenis ini dibandingkan dengan bebek jenis lokal. Salah satu keunggulannya adalah data yang menunjukkan bahwa bebek PMp dapat memiliki bobot mencapai 2 – 2,5 kg dalam pemeliharaan dengan waktu 10 pekan saja.

Sebenarnya, tujuan dari diciptakannya jenis bebek PMp ini adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang teus meningkat di Indonesia ini. Seperti yang diketahui, bahwa peningkatan permintaan daging bebek yang ada di Indonesia ini terus mengalami peningkatan. Tak hanya secara perorangna, namun tidak sedikit restoran maupun warung makan yang juga membutuhkan daging bebek untuk dimasak dan dijadikan menu di kedai mereka. Mungkin belum banyak yang mengenal bebek PMp ini, namun jika untuk memenuhi kebutuhan permintaan konsumen bebek PMp adalah solusi yang diciptakan karena kemajuan ilmu pengetahuan.

Balai Penelitian Ternak yang terletak di Ciawi, Bogor ini telah merancang bebek PMp agar dapat memenuhi kriteria standar yang diterapkan untuk menjadi bebek pedaging. Hal ini dikarenakan peningkatan permintaan daging bebek ini kadang-kadang membuat konsumen terpaksa membeli daging bebek yang bukan pedaging, semisal bebek petelur. Sehingga, kualitas daging yang didapat juga tentu berbeda. Dan kejadian yang semacam ini tentu tidak baik jika terjadi berkelanjutan baik untuk produsen maupun konsumen itu sendiri. Maka dari itu, saat ini konsumen diharapkan dapat mengenal bebek PMp lebih baik dari sebelumnya. Dan bebek PMp juga dapat dijadikan sebagai bebek pedaging.

Pemenuhan permintaan akan daging bebek ini dapat dipenuhi dengan pemeliharaan bebek PMp ini. Karena memiliki Induk bebek peking, pertumbuhan bebek PMp juga relatif cepat serta menghasilkan daging yang empuk. Sehingga, dapat dijadikan menu olahan kelas atas seperti untuk hotel dan restauran. Hotel maupun restoran yang dulunya membeli daging dari bebek peking impor diharapkan dapat membeli daging bebek PMp ini.

Berikut ciri-ciri dari bebek PMp.

  1. Bulunya berwarna putih
  2. Bebek PMp pedaging dapat mencapai bobok 2 – 2,5 kg di umur 10 pekan
  3. Bekek PMp petelur dapat bertelur pada umur 5,5 6 bulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *