Lebih Mengenal Bebek Dan Mengenal Bebek Pedaging

Lebih Mengenal Bebek Dan Mengenal Bebek Pedaging

Urbanina.com – Bebek merupakan salah satu hewan peliharaan yang biasa ditemui di daerah pedesaan. Namun, tidaklah semua orang di desa memiliki kegemaran untuk memelihara bebek ini. Hal ini dikarenakan sifat bebek yang suka pada tempat-tempat becek, sehingga kadang-kadang orang tidak suka karena faktor tersebut. Namun, bagi mereka yang tahu hasil dari memelihara bebek tentu tidak akan terpengaruh dengan sifat bebek tersebut. Telur dan daging yang dihasilkan bebek sangatlah bermanfaat jika dikonsumsi oleh manusia. Gizi yang terkandung pada telur dan daging bebek juga menjadikannya memiliki harga yang relatif lebih mahal di pasaran. Namun, olahan daging bebek yang lebih empuk dan lezat adalah bukan sembarang jenis bebek, bebek pedaging namanya. Untuk mengenal bebek pedaging, bisa diteruskan membaca artikel ini.

mengenal bebek pedaging

Nama bebek merupakan sebutan lain dari hewan yang bernama itik. Hal yang wajar jika berbeda tempat, hewan yang sama memiliki sebutan nama yang berbeda. Nenek moyang dari itik ini diketahui berasal dari Amerika Utara. Awalnya, itik adalah jenis hewan itik liar (Anas moscha) atau Wild mallard. Namun, kemudian dijinakkan dan terus dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yang saat ini dipelihara. Itik yang dipelihara ini juga dapat disebut Anas domesticus. Itulah sedikit dari sejarah asal mula hewan yang bernama bebek atau itik ini.

Untuk mengenal bebek pedaging, dapat dilakukan dari mengenal dari penggolongan bebek itu sendiri. Jadi, itik dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu :

  1. Itik/bebek petelur seperti Khaki Campbell, Indian Runner, Buff, dan CV 2000-NA
  2. Itik/bebek pedaging seperti Rouen, Peking, Aylesbury, Cayuga dan Muscovy
  3. Itik/bebek ornamental seperti Mandariun, East India, Blue Swedish, Crester, Wood dan Call.

Dari pengelompokan bebek diatas, sebenarnya semua jenis bebek dapat dimanfaatkan dagingnya untuk dimakan. Namun, dari ketiga jenis tersebut bebek pedaginglah yang sangat digemari karena pertumbuhannya yang cepat besar. Dan mengenal bebek pedaging tidak hanya sampai disitu saja, juga tentang bagaimana prospek usaha peternakan bebek berikut ini.

Untuk melakukan usaha peternakan bebek yang dimanfaatkan dagingnya, sangat direkomendasikan untuk membudidayakan bebek pedaging ini. Salah satu faktor yang menjadi pertimbangn adalah agar dapat meraup keuntungan yang lebih besar. Bebek pedaging dipilih karena memiliki pertumbuhan yang relatif lebih cepat jika dibandingkan dengan bebek lainnya. Selain itu, bobot yang dimiliki bebek pedaging ini juga lebih berat jika dibandingkan dengan bebek jenis lainnya. Dari dua keunggulan bebek pedaging tersebut, maka usaha peternakan bebek pedaging akan dapat menuai keuntungan yang diharapkan. Karena, dengan waktu pemeliharaan yang singkat akan dihasilkan bebek yang memiliki bobot yang berat. Dengan begitu, bebek akan memiliki harga yang mahal dan didapatlah keuntungan itu.

Kemudian untuk mengenal bebek pedaging, terdapat beberapa ciri-ciri bebek pedaging ini adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki kerangka tubuh yang besar

Bebek pedaging memiliki tulang dada yang lebar sekaligus panjang. Juga memiliki tulang paha dan kaki yang lebar, karena bagian inilah yang memiliki banyak daging.

  1. Memiliki pertumbuhan yang pesat

Pertumbuhan bebek pedaging relatif lebih cepat dibanding bebek jenis lain. Dengan begitu, panen bebek pedaging dapat dilakukan pada saat umur yang masih muda saat dagingnya masih lunak. Sekitar umur dibawah 12 minggu, biasanya bebek pedaging sudah dapat dipanen.

  1. Memiliki pertumbuhan bulu yang cepat pula

Selain pertumbuhan tubuhnya yang cepat, bulu bebek pedaging juga dapat tumbuh cepat. Sehingga, ketika bebek dipanen sudah memiliki bulu yang besar dan indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *