Mengenal Bebek Alabio Yang Suka Bermain Di Rawa

Mengenal Bebek Alabio Yang Suka Bermain Di Rawa

Urbanina.com – Bebek alabio merupakan salah satu dari sekian banyak bebek yang diberi nama karena tempat tinggalnya. Seperti yang diketahui, bahwa bebek alabio ini banyak ditemukan di pasar alabio untuk dijualbelikan. Untuk lebih mengenal bebek alabio, pasar alabio ini banyak terletak di Hulu Sungai Utara. Dan, bebek alabio merupakan bebek yang memiliki potensi budidaya yang tenjanjikan. Karena, telah banyak budidaya bebek alabio yang dilakukan di Kalimantan Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah. Dengan budidaya yang telah dilakukan di salah satu Pulai di Indonesia, apakan bebek alabio dapat dibudidayakan di pulau Indonesia lainnya? Dan jawaban dari pertanyaan diatas adalah singkat saja mengapa tidak?

mengenal bebek alabio

Mengenal bebek alabio saat ini dirasa diperlukan apalagi bagi mereka pelaku usaha ternak bebek. Diperlukan pemilihan jenis bebek unggul agar mendapatkan hasil ternak yang baik serta dapat memberikan keuntungan yang besar. Tentu timbul pertanyaan mengapa bebek alabio ini ska bermain di rawa yang terdengar asing ditelinga orang. Karena, bebek alabio terutama yang hidup di Sungai Utara Amuntai mempunyai kebiasaan hidup di rawa-rawa yang ada disana. Hal ini menjadi sesuatu yang baru karena tidak banyak daerah di Indonesia yang memiliki rawa-rawa didalamnya. Sehingga, orang menjadi ingin lebih mengenal bebek alabio dari Kalimantan Selatan ini.

Mari mengenal bebek alabio lebih lanjut. Di Kalimantan Selatan, para bebek alabio telah dibudidaya dengan sistem yang mereka sebut dengan sistem lanting. Sistem ini menjadikan kehidupan bebek alabio berada di alam bukannya di kandang seperti budidaya bebek pada umunya. Cara budidaya yang dilakukan orang-orang disana memang dapat dikategorikan sebagai budidaya yang dilakukan secara tradisional. Jadi, bebek alabio yang mereka budidayakan dipelihara di daerah rawa yang mana banyak ditemui di Kalimantan Selatan. Dan di daerah rawa itulah para bebek menadpat sumber makanan mereka. Biasanya, mereka memakan keong air yang mengandung banyak protein dan juga sagu yang menjadi sumber kalori. Hal ini setidaknya memberikan gambaran bahwa bebek alabio memiliki potensi yang besar untuk dibudidayakan.

Dan itulah kenyataannya, bahwa bebek alabio telah dapat budidayakan dengan cara yang modern tentunya. Sehingga, tidak perlu mencari daerah rawa yang tidak semua daerah di Indonesia ada. Dan juga, populasi bebek alabio telah banyak menyebar di Indonesia termasuk yang diluar Kalimantan Selatan. Salah satu yang menjadi destinasi persebaran bebek jenis alabio ini adalah pulau jawa. Terutama bagi mereka yang tertarik untuk memanfaatkan peluang usaha peternakan bebek pedaging yang masih terbuka lebar bagi siapapun yang ingin memanfaatkannya. Meningkatnya permintaan daging bebek menjadikan peluang usaha bebek pedaging ini semakin terbuka bagi siapa saja. Persebaran bebek alabio di pulau jawa ini sendiri juga sebagian dimanfaatkan oleh mereka yang tertarik dengan usaha peternakan bebek pedaging maupun bebek petelur. Karena pemeliharaan yang intensif akan menghasilkan hasil panen yang dapat menguntungkan si pelaku usaha itu sendiri.

Kemudian, berikut dapat diketahui ciri-ciri secara fisik bebek alabio ini.

  1. Memiliki warna bulu coklat disertai bintik-bintik putih yang terdapat diseluruh badan, dengan garis putih yang terdapat disekitar mata. Bila bebe alabio ini jantan, maka memiliki warna bulu yang lebih gelap.
  2. Di sayapnya, ditemui beberapa bulu suri yang berwarna hijau kebiruan yang mengkilap.
  3. Memiliki warna kuning pada paruh dan kakinya
  4. Memiliki bobot bila betina mencapai 1,6 kg – 1,8 kg, sedangkan pada bebek jantan lebih berat yaitu 1,8 – 2,0 kg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *