Cara Mengatasi Lalat Hasil Peternakan Ayam Petelur

Cara Mengatasi Lalat Hasil Peternakan Ayam Petelur

Urbanina.com – Peternak ayam petelur tentu yang berpengalaman tentu sudah sangat hafal dengan hubungan antara pemeliharaan ayam dengan lalat yang berkeliaran saking banyaknya. Lalat yang dihasilkan akibat pemeliharaan ayam petelur ini diyakini karena lalat akan memiliki tempat yang ia sukai yaitu kotoran ayamyang dihasilkan peternakan tersebut. Namun, kedatangan banyaknya lalat kemudian memberi efek yang tidak baik jika saja kandang ayam dibangun tidak begitu jauh dari perumahan warga. Efek buruk tersebut adalah menyebarnya sekumpulan lalat pendatang kedalam rumah warga disekitar kandang peternakan ayam petelur. Hal ini tentu tidak memberikan kenyamanan bagi warga disekitar yang membuat peternak diharuskan memutar otak untuk mengatasi lalat yang jumlahnya sangat banyak ini.

mengatasi lalat

Faktor tidak memberikan kenyamanan kepada warga sekitar sebenarnya bukan  menjadi faktor tunggal pembasmian lalat ini. Tetapi ada faktor lain yang tidak kalah penting yaitu faktor pertumbuhan ayam petelur yang dipelihara. Mengapa demikian? Karena lalat yang hidupnya ditempat-tempat kotor dapat meninggalkan virus terhadap ayam pedagin yang dipelihara. Tak jarang bila banyaknya populasi lalat yang terlalu lama dibiarkan dapat membuat ayam petelur yang dipelihara terjangkiti penyakit yang pada akhirnya merepotkan peternak ayam itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengatasi lalat yang menyebar disekitar kandang ayam ini.

Salah satu upaya untuk mengatasi lalat yang dihasilkan dari petrnakan ayam ini adalah dengan pertama-tama memahami faktor yang membuat pertumbuhan populasi lalat menjadi sangat banyak ini. Perlu diketahui bahwa lalat yang jumlahnya sangat banyak ini muncul karena memiliki tempat yang nyaman untuk berkembang biak yang bernama kotoran ayam. Lalat akan menggunakan kotoran ayam yang sedikit becek untuk dijadikan tempat bertelutr yang sempurna. Banyak lalat yang akan bertelur disana yang kemudian tumbuh pesat mulia dari menjadi larva, kemudian pupa dan menjadi lalat dewasa. Setelah banyak lalat yang tumbuh dewasa, maka lalat mulai mengakibatkan dampak yang buruk dengan munculnya berbagai masalah bagi peternak jika tidak segera diatasi.

Sekumpulan lalat yang hinggap di kotoran ayam tersbut akan hinggap disambil dengan mengeluarkan air ludahnya. Hal ini mengakibatkan sisa protein pakan yang terkandung pada kotoran ayam akan terurai dan berubah menjadi zat amonia (NH3). Apa tujuan lalat mengeluarkan air ludahnya? Hal ini udimaksudkan untuk membuat zat makanan yang ada pada kotoran dapat dimasukkan kedalam tubuh lalat ini. Karena, lalat tidak dapat secara langsung memakan makanan yang ada pada kotoran ayam ini.

Nah, karena zat amonia berkembang di sekitar kandang akibat ulah lalat, maka hal inilah yang memunculkan berbagi penyakit pada ayam yang dipelihara. Berbagai penyakit pernapasan dapat timbul akibat banyaknya amonia ini. Selain itu, lalat juga bisa menjadi penyebab beberapa penyakit seperti coryza, coccidiosis, juga avian influenza.

Setelah mengetahui alur dari pertumbuhan lalat yang muncul di sekitar kandang, maka akan lebih mudah dalam upaya mengatasi lalat tersebut. salah satu cara yang dianggap efektif adalah dengan mencegah pertumbuhan lalat yang berkembang biak di kotoran ayam. Seperti yang diketahui bahwa lalat memiliki siklus hidup dengan 4 tahap yaitu telur, larva, pupa lalu lalat dewasa. Untuk dapat berubah sempurna, lalat membutuhkan waktu selama 8-12 hari.

Fase 8-12 hari inilah yang harus dicegah terjadinya dengan cara memberi bahan pembunuh lalat yang dicampurkan pada pakan. Bahan terebut akan menjadikan kotoran ayam yang keluarkan mengandung agen pembunuh yang dapat membasmi larva dari telur lalat, sehingga pertumbuhan lalat dapat terhenti dan setidaknya populasi lalat disekitar kandang juga akan berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *