Jenis-jenis kelinci yang dibudidayakan di indonesia

Jenis-jenis kelinci yang dibudidayakan di indonesia

Urbanina.com – Setiap jenis kelinci yang ada di Indonesia memiliki ciri khas nya sendiri-sendiri dan berbeda-beda. Setiap jenis kelinci memiliki keunikannya tersendiri yang membuatnya disukai oleh banyak orang. Seseorang yang memelihara satu jenis kelinci terkadang juga memiliki keinginan leibh untuk memelihara jenis kelinci yang lain. Mengapa? tentu saja karena tertarik dengan keunikan yang dimiliki oleh kelinci jenis lainnya tersebut.

jenis kelinci yand dibudidayakan

 

Sedangkan untuk memelihara kelinci yang dimanfaatkan untuk fungsi budidaya, peternak memiliki jenis kelinci mereka sendiri. Jenis dari kelinci yang cocok untuk dibudidayakan peternak ini bisa disebut dengan kelinci pedaging. Berikut ini adalah beberapa jenis kelinci pedaging yang tentunya dapat dibudidayakan di Indonesia.

Jenis kelinci pedaging

  1. Flemish giant

Ciri fisik kelinci flemish giant adalah sebagai berikut. Memiliki tubuh yang panjang dan memiliki telinga yang lebar. Sedangkan untuk warna yang dimiliki adalah beragam, mulai dari putih, hitam, abu-abu cerah, abu-abu gelap, flawn, sampai hitam kecoklatan. Jika dipelihara dengan maksimal, kelinci jenis ini dapat tumbuh hingga memiliki bobot 10 kg.

  1. New zealand white

Merupakan kelinci yang dihasilkan dari persilangan jenis flemish giant. Dia memiliki bulu yang berawarna putih albino dilengkapi dengan mata merahnya. Berat rata-rata kelinci jenis ini dapat mencapai 5,5 kg.

  1. Netherland dwarf

Merupakan kelinci yang dulu dipelihara oleh para penjajah belenda, tetapi digantikan oleh masyarakat indonesia untuk saat ini. Penyebaran jenis kelinci ini juga telah meluas ke berbagai wilayah di Indonesia, karena telah lama sekali berada di indonesia sejak zaman penjajahan belanda.

Jenis dari kelinci penghasil kulit

  1. Satin

Ciri-ciri fisik kelinci jenis ini adalah bentuk tubuhnya yang panjang serta memiliki leher yang pendek dengan kepala lebar. Warna bulu kelinci jenis ini juga beragam, mulai dari putih, coklat, kebiruan, dan hitam. Kelinci satin berasal dari amerika dan dapat memiliki bobot 4-5 kg dalam 8 bulan.

  1. Rex

Kelinci rex memiliki bulu yang halus dan kuat, dan merupakan alasan kuat mengapa diambil kulitnya. Berasal dari amerika serikat, kelinci jenis ini akan cocok apabila dibudidayakan di daratan yang memiliki udara sejuk sekitar 5-15 derajat C.

Jenis kelinci penghasil bulu

  1. Angora

Kelinci angora banyak disukai dan sudah populer di kalangan peternak kelinci di indonesia. Kelinci ini sudah banyak dipelihara, tetapi untuk hewan hias saja. Ciri-ciri fisik jenis kelinci angora adalah memiliki bulu yang tebal dan halus, perpaduan terbaik dari bulu kelinci. Jika melihat dari tipenya, ada beberapa tipe kelinci angora yang menjadikannya pilihan bagi mereka yang ingin memeliharanya sebagai kelinci hias. Tipe kelinci angora tersebut adalah angora inggris, angora perancis, angora jerman, angora peranakan satin dan angora peranakan giant flemish.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *