Meraih Untung Dari Bisnis Kambing dan Domba Menjelang Idul Adha

Meraih Untung Dari Bisnis Kambing dan Domba Menjelang Idul Adha

Urbanina.com – Bisnis penjualan kambing dan domba dapat dikatakan tidak pernah mati. Saat mendekati hari raya Idul Adha, usaha musiman kambing dan domba merupakan pilihan menarik untuk pedagang hewan kurban. Banyak lapak kambing dan domba yang telah digelar di pinggir-pinggir jalan sebulan sebelum Hari Raya tiba. Lalu, bagaimana cara meraih untung dari bisnis kambing dan domba menjelang Idul Adha?

Momen Idul Adha adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan oleh para peternak kambing dan domba. Disamping peluang tahunan ini peternak-peternak ruminansia pun mempunyai kesempatan lainnya dalam penjualan hewan peliharaannya, diantaranya menjadi suplier untuk kebutuhan aqiqah, katering acara pernikahan, warung dan restoran sate kambing.

Meraih Untung Dari Bisnis Kambing dan Domba Menjelang Idul Adha

Akan tetapi bicara masalah bisnis peternakan kambing dan domba pastinya bukan tanpa hambatan. Meraih untung dari bisnis kambing dan domba menjelang Idul Adha memerlukan kiat-kiat tersendiri. Umumnya para peternak mengalami masalah dengan pemberian pakan dan persoalan bobot ternak yang terlalu lama tumbuhnya. Banyak peternak yang cuma mengandalkan rumput untuk pakan ternaknya. Akibatnya hampir setiap hari peternak berusaha dan bekerja keras memasok rumput. Padahal, pemberian pakan yang cuma mengandalkan dari rumput saja bisa menimbulkan bau yang dihasilkan dari tempat pemeliharaan ternak amat menyengat dan memiliki potensi membahayakan lingkungan di sekitarnya.

Untuk itulah penting diaplikasikan solusi untuk menangani persoalan itu. Caranya dengan menggantikan pakan ternak yang cuma hijauan dengan pakan fermentasi. Pakan ini dapat dibuat dan diolah oleh Anda sendiri. Langkah ini tergolong praktis, mudah, dan dijamin kandang beserta lingkungan di sekitarnya tidak akan bau.

Alat dan Bahan:

  • Alat pencacah (golok, parang, dll)
  • Bekatul/dedak
  • Air
  • Suplemen probiotik, misalnya probiotik SOC-HCS
  • Tetesan gula pasir/tebu
  • Jerami/gedebok pisang

Cara Pembuatan:

  • Jerami/gedebok pisang dicacah dengan golok atau mesin cacah.
  • Siapkan tong besar, plastik besar atau terpal untuk tempat pembuatan.
  • Gula pasir/tebu dan cairan probiotik SOC-HCS dilarutkan dengan air.
  • Bekatul, dedak, dan jerami dimasukkan pada tempat pembuatan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu.
  • Seluruh bahan yang sudah disusun rata dalam tempat pembuatan disiram dengan larutan gula dan probiotik SOC – HCS yang sudh dilarutkan bersama air tadi.
  • Semua bahan diaduk sampai merata.
  • Kemudian tempat pembuatan ditutup rapat dengan terpal atau sejenisnya sehingga kedap udara.
  • Biarkan selama 1-14 hari. Setelah itu pakan fermentasi ternak siap digunakan.
  • Sebelum pakan diberikan sebaiknya dianginkan terlebih dulu selama kira-kira 15 menit.
  • Pemberian pakan fermentasi dilakukan pada siang atau sore hari sesudah kambing/domba itu mengkonsumsi makanan hijau/rumput.

Dampak positif dari penggunaan pakan fermentasi adalah berat tubuh kambing/domba lebih cepat gemuk ketimbang ternak yang cuma diberi pakan rumput saja. Malahan dalam waktu 3 bulan peternak telah dapat menjual kambing/dombanya. Waktu dan tenaga peternak juga tidak dihabiskan hanya untuk mencari pakan saja.

Sekarang waktunya peternak kambing/domba pindah ke pakan fermentasi guna mengembangkan bisnis ternaknya.  Nah, bila Anda hendak mengembangkan usaha ternak kambing dan domba, khususnya untuk perayaan Idul Adha dan menyuplai bahan daging, cara meraih untung dari bisnis kambing dan domba menjelang Idul Adha di atas layak untuk dicoba.

FYI, jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *