Puyuh, Burung Bertubuh Kecil, Potensial Dibudidayakan

Urbanina.com – Puyuh adalah salah seekor jenis burung yang tak dapat terbang dengan bentuk tubuh kecil dan memiliki kaki pendek. Burung ini dalam bahasa Jawa dikenal dengan nama “gemak”. Dahulu burung ini kerap diburu oleh petani saat ada di semak-semak atau persawahan. Burung ayam-ayaman ini populer akan dagingnya yang gurih dan kelezatan telurnya.

Peluang usaha ternak burung puyuh relatif menjanjikan untuk dikembangkan sebab dari sisi permintaan semakin meningkat setiap tahunnya. Selain itu burung ini kaya akan manfaat yang penting untuk kehidupan manusia. Telur dan daging dari burung ini mempunyai kandungan lemak, protein dan gizi yang baik bagi tubuh.

Burung Puyuh

Berikut ini beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk dapat beternak burung  puyuh.

Pemilihan Lokasi

Beberapa kriteria memilih lokasi yang tepat :

  • Jauh dari perumahan penduduk.
  • Peredaran udaranya bersih.
  • Lokasi kandang atau tempat untuk beternaknya terletak di tempat yang strategis.

Penyiapan Sarana Kandang

Suhu dalam kandang berkisar antara 20-25oC. Kandang yang umumnya digunakan untuk beternak burung puyuh adalah:

  • Kandang untuk induk petelur, kandang ini berfungsi untuk pembibitan. Kandang ini memiliki ukuran dan kepadatan yang sama.
  • Kandang untuk golongan anak, kandang ini bermanfaat sekali bagi anak burung untuk memelihara tubuhnya tetap hangat sehingga tidak sakit.
  • Kandang untuk golongan grower dan layer, kandangnya berukuran sama dengan kandang untuk induk petelur. Biasanya alas kandangnya terbuat dari ram kawat.

Penyiapan Bibit Unggul

Dalam memelihara burung puyuh ada 3 tujuan, pertama untuk produksi telur. Di sini diperlukan bibit betina yang sehat tanpa penyakit. Kedua untuk produksi daging, maka mesti dipilih bibit betina petelur dan bibit jantan yang unggul. Ketiga untuk tujuan pembibitan, maka pilihlah bibit betina yang produksi telurnya bagus serta bibit jantan yang siap membuahi sang betina supaya hasil telur tetasnya bagus dan bermutu tinggi.

Pemeliharaan 

Beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam pemeliharaan burung puyuh, diantaranya :

  • Pemberian makanan dan minuman, pakannya bisa berupa tepung, remah-remah, dan pallet. Untuk usia anakan lebih baik diberi pakan dua kali dalam sehari, pagi dan sore saja. Untuk usia remaja atau dewasa ada baiknya diberikan pakan satu kali saja dalam sehari, yakni pagi hari.
  • Sanitasi dan pencegahan, sanitasi lingkungan kandang mesti dipelihara dengan baik untuk menghindari munculnya penyakit yang menyerang burung ini.
  • Penerangan kandang dan sirkulasi kandang, ketersediaan cahaya matahari yang cukup harus diperhatikan agar burung ini mendapatkan cukup vitamin D alami.

Panen dan Pascapanen

Beternak puyuh petelur pastinya telur yang mengandung banyak nutrisi sebagai hasil utamanya. Setiap hari telurnya dapat dipanen sesuai dengan banyaknya burung ini yang dibudidayakannya. Setelah masa panen Anda dapat mengadakan pembersihan kandang untuk masa pemeliharaan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *