Pemeliharaan Burung Puyuh Diurutkan Per-hari

Urbanina.com – Pemeliharaan burung puyuh hanya akan berjalan baik jika peternak memelihara unggas peliharaannya terebut dengan jeli. Kejelian peternak ini salah satunya karena setiap tahapan pertumbuhan burung puyuh, perlakuan yang diberikan pun juga berbeda. Sehingga, peternak dituntut agar memahami kebutuhan burung puyuh disetiap tahapan pertumbuhannya agar usaha peternakannya dapat berjalan optimal. Oleh karena itu, pada kesempatan ini Urbanina akan membahas tentang pemeliharaan burung puyuh yang disesuaikan dengan tahapan pertumbuhan unggas tersebut. Dengan diurutkan berdasarkan umur unggas, diharapkan dapat memberi pemahaman yang lebih mudah. Tanpa basa-basi, berikut ini adalah urutan pertumbuhan burung puyuh yang dipelihara dan bagaimana cara pemeliharaan yang tepat dari peternak.

pemeliharaan burung puyuh

  1. Hari ke-1 bibit datang

Bibit yang datang harus sudah memiliki kandang yang siap untuk menampung, yang bernama kandang anakan. Pemeliharaan yang perlu dilakukan untuk bibit yang baru datang ini kira-kira selama 3 pekan. Pada hari pertama ini, bibit harus mendapat asupan air gula yang mencukupi. Caranya adalah dengan mencelupkan paruhnya kedalam air gula aren, lalu letakkan di kandang yang terdapat pemanas semisal lampu pijar 25 watt didalamnya. Setelah semua anakan puyuh masuk kandang, jaga suhu kandang di kisaran 33-35 derajat C. Anakan ayam ini juga disebut dengan DOQ(Day Old Quail).

  1. Hari ke-2 sampai pekan ke-1

Perilaku anakan puyuh di hari kedua ini sudah mulai aktif dengan suhu kandang 31 derajat C. Pemanas yang baik adalah yang memiliki suhu yang cocok untuk kandang, dan suhu yang cocok diindikasikan dengan kerumunan anakan DOC yang merata di seluruh area kandang. Namun jika terlalu dingin, anakan puyuh cenderung akan berkumpul mendekati pemanas. Dan jika terlalu panas, anakan puyuh akan kompak menjauhi pemanas. Anak puyuh dapat mulai diberi pakan berupa pelet yang halus serta minuman yang ditambah vitamin dan antibiotik yang cocok yang banyak dijual di poultry shop.

Upaya pemberian pakan dan minum bervitamin terus diberikan. Apabila anak ayam sudah berumur 5 hari, maka vaksinasi tetes diperlukan untuk melindungi anak ayam dari serangan virus penyebab penyakit. Pemanas atau penghangat kandang masih terus diberikan pada tahap ini. Jika suhu terlalu panas, peternak dapat mensiasati dengan menaikkan agak sedikit terpal penutup. Dan jika suhu terlalu dingin, dapat dipanaskan dengan menurunkan agak sedikit lampu pijar pemanas tersebut.

  1. Hari ke-8 sampai pekan ke-2

Pemeliharaan burung puyuh memasuki hari ke delapan. Pada umur 8 sampai 9hari, anak puuyuh sudah dapat memakan pelet yang tidak dihaluskan. Pemanas masih dibutuhkan, dan terpal penutup dapt dibuka jika siang hari, dan ditutup setengah pada malam hari.

Pada umur hari ke-10, anakan puyuh bisa mulai dipindahkan ke kandang grower. Pakan yang diberikan dapat berupa pelet yang tidak perlu dihaluskan, tetapi minum yang diberikan tidak perlu lagi ditambah vitamin dan antibiotik.

  1. Hari ke-15

Pemeliharaan burung puyuh memasuki hari ke limabelas. Pada umur 15 hari ini, burungpuyuh dapat dipindahkan ke kandang puyuh dewasa. Namun, ketika malam hari tetap membutuhkan lampu pijar sebagai penghangat kandang. Pemberian pakan yang baik adalah dengan memberikannya sedikit demi sedikit, sehingga sisa pakan yang terbuang tidak akan terlalu banyak.

  1. Hari ke-16

Pada umur 16 hari dan seterusnya, pemeliharaan burung puyuh dapat dilakukan seperti pada umur 15 hari. Yaitu dengan memberi pakan dan minum terhadap puyuh sesuai dengan kebutuhannya. Bila musim hujan, minum yang diberikan dapat ditambahkan antibiotik. Dan ketiga tiba masanya bertelur, hindari adanya kebisingan disekitar kandang karena dapat membuat puyuh stress dan berhenti bertelur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *