Melihat Potensi Budidaya Burung Murai Batu

Urbanina.com - burung berkicau merupakan kelompok burung yang banyak disukai masyarakat indonesia. Terutama mereka yang tertarik dengan banyaknya variasi suara burung yang bisa menemani pagi mereka saat minum kopi. Ada banyak jenis burung berkicau yang bisa dipelihara didalam sangkar kemudian ditaruh di teras rumah. Mulai dari jenis burung kacer, kenari, pleci, hingga burung murai batu. Semua jenis burung tersebut memiliki keunggulannya tersendiri dan tentunya memiliki harga pasaran tersendiri tergantung dari kualitas yang dimiliki. Selain mencari suara burung yang paling merdu, pecinta burung juga memperhatikan bagaimana tampilan fisik burung tersebut. Salah satu jenis burung yang paling banyak digemari adalah burung murai batu, sehingga disebut burung yang memiliki potensi. Lalu, seperti apa potensi budidaya burung murai batu ini? potensi budidaya burung murai batu Burung murai batu sudah lama terkenal dengan keindahan suara yang dihasilkan serta memiliki penampilan fisik yang menarik. Tidak hanya di masa lalu, tetapi hingga saat ini pun burung ini masih terkenal dan banyak disukai. Sehingga, tidak jarang orang mulai jeli melihat potensi budidaya burung murai batu ini. Tentu tidak semua orang bisa melihat seberapa potensi budidaya burung murai batu ini. Akan tetapi, tentu saja semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa memanfaatkan peluang atau potensi budidaya burung murai batu ini. Untuk melihat peluang dari budidaya burung murai batu ini, kita bisa melihat dari harga pasaran burung murai batu ini. Dan rupanya, burung murai batu termasuk salah satu jenis burung berkicau dengan harga yang paling tinggi. Apalagi kalau burung murai batu tersebut sudah jadi dan memiliki kualitas kicauan jempolan. Maka dengan harga tertinggi pun terkadang pemilik burung masih belum rela untuk melapaskan burung miliknya. Nah, tentu banyak juga yang lebih memilih anakan burung murai batu dari pada harus membeli yang sudah jadi. Meskipun baru anakan, harga anakan murai batu pun tidak bisa diremehkan begitu saja. Anakan murai batu yang baru berumur 2-3 bulan saja sudah bisa mencapai harga 2-3 jutaan di pasaran. Tentu hal ini menjadi peluang yang menggiurkan untuk dibudidayakan. Selain harga yang bersaing, perimtaan pasar akan burung ini juga sangat berpotensi baik. Saat ini persediaan murai batu di habitat aslinya dikabarkan sudah mulai menipis. Padahal, jika kita lihat kegemaran masyarakat akan burung ini tentu berbanding terbalik. Karena permintaan pasar akan burung ini semakin banyak. Mulai dari mereka yang sekedar hobi untuk memelihara burung di rumah, hingga mereka yang ingin memiliki murai batu untuk event lomba maupun event pameran lainnya. Dengan demikian, burung murai batu sebenarnya banyak dicari oleh para pecintanya, sehingga para pembudidaya burung ini akan mendapatkan imbasnya jika bisa memberi pasokan yang cukup untuk pasar. Salah satu alasan juga mengapa burung ini banyak dicari adalah karena sebagian orang menilai kalau burung ini merupakan salah satu simbol kemewahan yang harus dimiliki di rumah. Sehingga, selain memiliki mobil dan rumah yang mewah, rumah baru akan lengkap kalau sudah ada burung murai batu di sangkar. Hal ini tentu juga memberi motivasi lebih bagi pembudidaya untuk menghasilkan anakan maupun murai batu yang sudah jadi yang bisa memenuhi pasar. Karena pasar yang sudah terbuka, maka budidaya burung murai batu akan menjadi usaha yang menguntungkan jika dilakukan dengan ketekunan, keuletan serta kesabaran dari peternak itu sendiri. Nah, bagi anda yang mau ikut survey pelatihan murai batu, anda bisa mengisi sekarang dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *