Kandang Itik Di Lantai, Apa Istimewanya

Urbanina.com - Kandang penting sekali keberadaannya bagi kehidupan hewan yang kita pelihara untuk diambil keuntungannya. Maka dari itu membuat kandang itik mesti memperhatikan berbagai faktor. Jadi kandang untuk itik tersebut tidak dibuat dengan asal-asalan. Ada beberapa model kandang untuk memelihara itik. Kita pun dapat membuat kandang model litter, yaitu kandang itik di lantai, bukan kandang panggung. Antara kandang lantai (litter) dan kandang panggung, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, baik dari sisi biaya atau pemeliharaannya. Itik merupakan salah satu komoditas dari ternak unggas yang menghasilkan daging dan telur. Ternak yang dalam bahasa ilmiah disebut Anas platyrhynchos ini memiliki peran yang lumayan penting dalam menunjang ketersediaan protein hewani yang mudah didapat dan murah. Budidaya itik sebagai alternatif sumber income makin banyak digemari oleh masyarakat di pedesaan dan sekitar perkotaan. Kandang Itik di Lantai [] Itik mempunyai produktivitas telur yang lebih tinggi dan lebih menguntungkan dibandingkan dengan ayam kampung bila dipelihara secara intensif dengan model kandangnya yang sesuai, misalnya kandang itik di lantai (kandang litter). Kandang litter adalah kandang yang memiliki lantai dan lantainya itu dari tanah. Letaknya mesti menghadap ke arah pekarangan/halaman rumah. Seluruh dinding bisa ditutup dengan kombinasi bagian bawah sekitar 1/2 meter lebih rapat, sedangkan di bagian atas memiliki kisi-kisi. Dibuat begitu supaya udara bersih yang berasal dari luar kandang bisa masuk menggantikan udara kotor yang berada di dalamnya. Apabila peredaran udara baik, maka itik pun akan sehat dan menahan sekecil mungkin bau tidak sedap dari amoniak. Anda dapat menggunakan bambu sebagai bahan-bahan pembuatan kandang untuk menekan biaya. Kandang tidaklah perlu yang bagus, namun memenuhi syarat untuk tumbuh sehat dan baik. Dalam arti bila terjadi hujan kandang tidak bocor dan selamat dari bahaya, baik binatang pemangsa maupun pencuri. Akan tetapi bila budidaya itik ini terus dikembangkan ke arah yang lebih baik lagi dengan modal yang mencukupi maka Anda dapat membangun kandang secara permanen dengan batu bata supaya tahan lama, bukannya kandang itik di lantai. Model kandangnya adalah dinding samping ditembok sebagian, sekitar 1 meter dari tanah. Lantai kandangnya dibuat miring ke arah parit buatan dengan cara dikeraskan memakai semen. Hal ini tentunya akan mempermudah pekerjaan Anda saat membersihkan kandang. Usahakan letak kandang dengan parit buatan atau sungai itu agak jauh. Selain itu, pelataran di luar kandang ada baiknya berukuran cukup luas. Siang hari bila itik telah dikeluarkan sebaiknya kandang ditutup supaya tidak becek. Hal ini untuk mencegah supaya setelah itik mandi atau bermain di parit (sungai) tidak memebuat lantai kandang basah (becek). Batasilah waktu itik bermain sepanjang hari di pelataran kandang. Tidak boleh membuat kandang terlampau sempit agar itik dewasa tidak dapat berdesakan. Pasalnya semakin luas lantai kandang akan semakin bebas itik bisa bergerak. Idealnya adalah untuk 100 ekor itik dibutuhkan kandang seluas sedikitnya 16 meter persegi. Nah, bila itik Anda sebanyak 200 ekor maka tinggal dikalikan dua saja. Kandang itik di lantai memerlukan perawatan yang sungguh-sungguh. Sebelum itik dimasukkan ke dalamnya, sebaiknya lantai (litter) dilapisi dulu dengan kapur dan sekam. Selama tiga hari sekali sekam diganti dengan sekam yang baru. Namun sekam yang terpakai janganlah dibuang, tapi dijemur di bawah sinar matahari untuk kembali dipakai nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *