Harga Obat Berak Putih Bebek di Pasaran

Harga Obat Berak Putih Bebek di Pasaran

Urbanina.com РPenyakit berak kapur atau berak putih (pullorum) adalah penyakit yang tidak bisa dipandang enteng oleh para peternak bebek, baik bebek pedaging maupun petelur.  Pasalnya kematian gara-gara penyakit ini bisa hingga 80% dari populasi dan puncak kematian umumnya berlangsung pada usia 2-3 minggu sesudah bebek menetas. Bebek dewasa pun kerap mengalami penyakit ini meskipun jarang menimbulkan kematian dan secara kasat mata seringkali tidak menunjukkan gejala penyakit itu. Untuk mengatasinya Anda bisa menggunakan obat yang sudah tersedia di pasaran, namun berapakah harga obat berak putih bebek tersebut?

Sebelum mengetahui harga obat berak putih bebek yang dijual di pasaran, sebaiknya Anda terlebih dahulu mengenali gejala-gejala penyakit berak putih. Gejala yang timbul pada anak bebek biasanya berupa turunnya nafsu makan, kotoran lendir berwarna putih dan nempel pada anus, bebek kelihatan pucat, dan sering berkerumun mencari tempat-tempat yang terasa hangat. Sedang pada bebek dewasa gejalanya cuma terlihat dari bebek yang stres (kurang bergairah), kotorannya berwarna kuning encer dan turunnya daya tetas telur.

Harga Obat Berak Putih Bebek [ ]

Berak putih adalah penyakit berbahaya yang mesti dicegah sebab penyakit ini bisa diturunkan dari induk kepada anak-anaknya lewat telur yang sudah terinfeksi berak putih. Berak putih dikarenakan bakteri yang memiliki nama Salmonella pulloroum menyerang hati dan usus halus serta tinggal di saluran pencernaan bebek sehingga saingan berebut nutrisi pakan membuat bebek kelihatan lesu karena kurangnya nutrisi. Bakteri ini bisa tersebar lewat udara, pakan, air dan tempat-tempat seperti pecahan cangkang telur, bulu unggas, tempat makan/minum dan mesin tetas.

Lantaran yang menyebabkan penyakit itu ialah bakteri sehingga penanggulangannya harus dengan memberikannya antibiotik. Berikut ini harga obat berak putih bebek dari berbagai merek dagang.

  • Trimezin 1 botol (100 kaplet) Rp 7.500
  • Sulfamix¬† 1 botol (20 ml) Rp 10.000
  • Tetra Power 1 sachet (10 kaplet) Rp 5.000

Akan tetapi penggunaan antibiotik tersebut seringkali membuat residu antibiotik pada bebek potong yang dikonsumsi oleh manusia hingga mengancam kesehatan manusia yang mengonsumsinya. Maka dari itu pemberian antibiotik tersebut mesti dihentikan beberapa hari menjelang bebek dipotong. Disaping sisa-sisa antibiotik juga bisa mengakibatkan resistensi pada bakteri tersebut maka sebaiknya pemberian antibiotik mesti diberikan dengan cara bergantian atau malah ditinggalkan sama sekali.

Apabila Anda tidak ingin menggunakan obat berak putih bebek berbahan kimia maka Anda bisa menggantinya dengan mempergunakan bahan-bahan herbal yang mempunyai sifat antibakteri, seperti minyak atsiri dari temulawak, curcumin dari kunyit, geraniol/citrol dan minyak atsiri dari sereh dan jahe, euganol/cineol/galangin/metal sinamat dari ekstrak lengkuas, serta alicin/selenium dari bawang putih.

Bahan-bahan herbal itu diparut/cincang lalu diberikan langsung untuk tambahan makanan bebek atau diperas diambil sarinya untuk dilarutkan pada makanan atau minuman bebek. Biasanya takaran untuk masing-masing bahan herbal tersebut memakai proporsi 10%, yaitu 10 gram bahan herbal pada 100 ml air atau 100 gram bahan herbal pada 1 liter air. Jadi seandainya Anda ingin mempergunakan 5 jenis herbal sekaligus maka setiap bahan herbal diperlukan sebanyak 20 gram yang direbus dalam air sebanyak 1 liter.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *