Alat Panen Telur yang Wajib Tersedia

Urbanina.com - Permintaan telur ayam/itik segar ataupun olahan semakin naik, baik di dalam maupun luar negeri (ekspor). Saat ini negara pengekspor telur ayam/itik di Asia ialah Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Cina, dan Taiwan. Indonesia mengekspor telur ayam/itik ke Singapura lewat Riau, Sumatera Selatan, dan Batam. Panen telur merupakan waktu yang selalu ditunggu-tunggu para peternak, namun sebelumnya Anda harus menyiapkan alat panen telur agar hasilnya bisa disimpan secara optimal. Permintaan telur ayam/itik untuk pasar di dalam negeri masih terbuka lebar, khususnya untuk bahan pembuat martabak, roti, lauk (rawon, soto, dan nasi goreng), dan untuk produk olahan yang lainnya. Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memiliki beberapa zat gizi yang amat baik dan gampang dicerna. Telur adalah sumber protein bermutu tinggi sebab memiliki kandungan seluruh jenis asam amino dalam jumlah yang relatif seimbang. Alat panen telur sangat berperan dalam menghasilkan dan menjaga produk telur yang berkualitas. Alat Panen Telur yang Wajib Tersedia [ ] Sebelum memanen telur, siapkan telebih dulu alat panen seperti egg tray (nampan/baki telur), lampu senter, keranjang ayam, tali rafia, timbangan, dan alat tulis. Penanganan setelah panen yang tepat pada bahan pangan dari ternak, khususnya telur berguna untuk menghindari kontaminasi dengan mikroba. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjamin produk ternak yang aman buat dikonsumsi oleh manusia. Di Indonesia dan beberapa negara berkembang yang lainnya, penanganan telur belum seoptimal seperti di banyak negara yang sudah maju, khususnya pada peternakan bersistem pemanenan konvensional. Hasil utama dari budidaya atau beternak ayam petelur atau itik ialah berupa telur yang dihasilkan oleh ayam/itik. Alangkah baiknya telur dipanen sebanyak tiga kali dalam satu hari. Hal ini bertujuan supaya kerusakan isi telur akibat virus dapat terhindarkan. Pengambilan telur pertama sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekira pukul 10.00 - 11.00 WIB; pengambilan sesi kedua sebaiknya dilakukan pada pukul 13.00 - 14.00; pengambilan sesi yang ketiga atau terakhir sebaiknya dilakukan sembari memeriksa semua kandang pada pukul 15.00 - 16.00. Hasil tambahan yang bisa dinikmati dari hasil budidaya atau beternak itik atau ayam petelur ialah daging dari ayam atau itik yang afkir atau sudah tua serta kotorannya juga bisa dijual untuk dijadikan sebagai pupuk kandang. Telur yang sudah dihasilkan diambil lalu disimpan di atas baki atau nampan telur (egg tray). Dalam pengambilan serta pengumpulan telur tersebut si pengambil terus mesti segera memisahkan antara telur yang normal dengan telur yang abnormal. Telur normal merupakan telur yang kulitnya mulus, berbentuk oval, dan bobotnya seberat lebih kurang 57,6 gram dan volumenya sebesar 63 cc. Sementara itu telur yang abnormal seperti bentuknya lonjong, kulitnya retak atau keriting, dan  telurnya berukuran kecil atau terlampau besar. Sesudah telur dikumpulkan kemudian telur yang kotor disebabkan oleh terkena tinja ayam atau litter seghera dibersihkan. Telur yang terkena litter bisa dibersihkan dengan ampelas besi yang halus, dicuci dengan cara tersendiri atau dengan cairan khusus pembersih. pada umumnya pembersihan telur ini dilakukan untuk jenis 'telur tetas'.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *