Sejarah Ternak Ayam Buras Di Indonesia

Sejarah Ternak Ayam Buras Di Indonesia

Urbanina.com – Sejarah ternak ayam buras di indonesia mungkin sudah pernah anda dengar. Tetapi, bagaimana jika ada versi lain yang mungkin sedikit berbeda? Karena, kita tahu bahwa pada setiap wilayah yang ada di indonesia ini, bukan tidak mungkin terdapat sedikit perbedaan antara satu sama lain. Seperti halnya juga pada sejarah peternakan ayam buras yang ada di indonesia.

sejarah ternak ayam buras di indonesia

Dan yang akan kita bahas dibawah ini adalah sejarah yang didapat dari sumber terpercaya. Dengan begitu, meskipun nantinya akan ada perbedaan, perbedaan tersebut tidak akan terlalu jauh jika dibandingkan. Dan berikut ini adalah sejarah budidaya ayam buras di Indonesia.

Jika dilihat dari garis besarnya saja, maka sejarah ternak ayam buras di Indonesia ini berasal dari salah satu polah hidup masyarakat Indonesia yang dilakukan secara terus menerus di zaman dahulu. Pola hidup masyarakat indonesia yang dilakukan secara terus menerus tersebut sering disebut dengan budaya masyarakat indonesia. oleh karena itu, budaya masyarakat indonesia di masa lalu menjadi titik awal dan alasan yang kuat mengapa budidaya atau ternak ayam buras muncul di wilayah indonesia hingga saat ini.

Diceritakan pada masa itu, masyarakat memiliki budaya untuk melakukan persembahan terhadap masyarakat. Perembahan tersebut sekaligus juga sebagai upeti yang diberikan oleh masyarakat terhadap jajaran kerajaan yang memimpinnya di kala itu. budaya memberi upeti terhadap kerajaan teresbut sangat kental dikenal sejak zaman berjayanya Kerajaan Kutai.

Berkat adanya budaya pemberian upeti tersebut, sebagian besar masyarakat telah melakukan ternak ayam kampung di rumah mereka masing-masing. dengan memeliharanya sendiri di rumah, maka masyarakat akan lebih mudah dalam melakukan budaya persembahan terhadap kerajaan. Karena, masyarakat tidak harus membeli ayam buras di pasar yang tentunya akan menguras kantong sakunya.

Seiring berjalannya waktu, upaya membudidayakan ayam buras terus berjalan secara turun-temurun dan dilakukan oleh generasi ke genari. Namun ketika kejayaan kerajaan mulai runtuh oleh kemjuan zaman dan globalisasi, budaya pemberian upeti dari masyarakat ke kerajaan tidak lagi dilakukan. Sehingga, upaya melakukan ternak ayam buras di rumah tidak lagi untuk mempersiapkan budaya pemberian upeti, tetapi untuk tujuan lain yang berbeda.

Hingga saat ini, upaya memelihara ayam buras di indonesia telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Memelihara ayam buras diharapkan dapat mengupayakan untuk menyediakan pasokan stok daging ayam buras yang banyak disukai oleh masyarakat. Sehingga, membudidayakan ayam buras tersebut telah menjadi salah satu bisnis yang dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah yang banyak jika dilakukan dengan prosedur yang benar.

Sekedar untuk diketahui, pada masa kejayaan kerajaan di indonesia tersebut, masyarakat banyak memelihara ayam buras dengan jenis tertentu. Dan diketahui bahwa generasi pertama ayam buras yang dipelihara waktu itu adalah ayam buras yang merupakan keturunan ayam hutan merah (Gallus gallus).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *