Pakan Basah dan Kering untuk Ternak Unggas

Urbanina.com - Pemberian pakan amatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangan ternak unggas, khususnya ayam kampung. Pakan atau ransum adalah konsumsi wajib dan merupakan pos pengeluaran terbanyak pada usaha budidaya ternak unggas. Terlebih harga pakan semakin hari semakin tinggi. Pakan untuk ternak biasanya terdiri dari pakan basah dan kering serta campuran diantara keduanya. Dalam pemberian pakan basah dan kering kita tidak boleh asal saja karena bisa terjadi pemborosan biaya. Pemberian pakan basah biasanya berbentuk konsentrat yang dicampurkan dengan air. Campurkanlah pakan dengan air sampai tidak mengeluarkan air lagi saat pakan tersebut diperas. Bila memakai pakan basah frekuensi pemberian pakan mesti selalu ditambah. Lantaran pakan basah gampang mengundang bibit penyakit, khususnya jamur, maka pemberiannya sebaiknya dilakukan secara sedikit-sedikit namun langsung habis. Pakan Basah dan Kering untuk Ternak Unggas Adapun pemberian pakan kering umumnya dengan cara memberikan pakan konsentrat yang diberikan secara langsung pada ternak. Metode ini memang kelihatan praktis dan lebih aman, namun untuk ternak itu sendiri kadang kurang dapat menikmati hidangan itu. Disamping itu, akan banyak pakan yang terbuang lantaran bentuk anatomi dari paruh ternak ternak saat menyaring makanan, bukannya mematuk. Bila Anda memilih metode ini maka tempat minumnya janganlah diletakkan berjauhan dari kandang sebab anak bebek/ayam yang diberi pakan dengan teknik ini perlu secepatnya minum. Salah satu metode supaya pakan yang diberikan dapat lebih efektif dengan mengusahakan sedemikian rupa supaya pakan sedikit terbuang. Anda dapat dengan usaha pengontrolan pemberian pakan, memilih bentuk wadah pakan yang tepat dan memilih salah satu teknik pemberian pakan. Terlepas dari jenis pakan basah dan kering ternyata ada berbagai teknik pemberian pakan untuk ternak unggas, terutama ayam. Dari berbagai teknik itu mari kita perhatikan kelebihan dan kekurangan tiap-tiap teknik pemberian pakan ternak unggas tersebut. Di bawah ini ada berbagai metode atau cara pemberian pakan ternak unggas :
  1. Metode All Mash
Metode all mash merupakan teknik pemberian pakan ternak unggas ke dalam wadah yang isinya ransum yang mengandung nutrisi cukup dan diberikan ke ternak. Cara ini banyak sekali digunakan oleh para peternak di Indonesia.
  1. Metode Prasmanan
Metode prasmanan merupakan teknik yang dipergunakan dengan cara memberikan bermacam-macam makanan dalam wadah yang berbeda-beda. Beberapa macam pakan ini berbentuk daun-daunan, biji-bijian, malahan dari unsur hewani diberikan dalam wadah/tempat yang berbeda-beda. Dengan teknik di atas kita bisa mengetahui tingkat kesukaan ternak terhadap pakan yang diberikan. Dengan beragamnya pakan (ransum) ternak akan memilih mana yang disukainya. Teknik prasmanan ini banyak dipergunakan untuk penelitian. Bila Anda peternak pemula sebaiknya membuat beberapa kandang secara terpisah dengan mencoba beragam racikan lalu diteliti mana yang lebih disenangi ternak dan mana yang menghasilkan produk maksimal.
  1. Metode Mash Grain
Teknik ini berupa gabungan cara di atas, cuma ada beberapa unsur yang ditambah dengan maksud memperoleh hasil yang maksimal sehingga dapat memacu kualitas dan kuantitas hasil ternak. Dari beberapa teknik/metode  pemberian pakan tersebut di atas Anda tetap harus memperhatikan kualitas dan fungsi utama dari jenis pakan basah dan kering tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *