Seberapa Besarkah Potensi Budidaya Lobster Di Indonesia?

Seberapa Besarkah Potensi Budidaya Lobster Di Indonesia?

Urbanina.com – Sebelum orang melakukan budidaya lobster, ia harus paham terlebih dahulu dengan potensi budidaya lobster di daerahnya. Langkah melihat potensi atau peluang tentu sudah menjadi langkah yang mengawali setiap usaha pertanian, bisnis, hingga perikanan. Dengan melihat seberapa besar potensi usaha yang akan dikerjakan, maka dapat ditentukan target yang nantinya ditetapkan untuk usaha yang akan dijalankan. Begitu pula pada usaha budidaya lobster. Lobster adalah hewan air tawar yang memiliki rasa khas untk dikonsumsi. Di Indonesia, usaha budidaya lobster ini bukannya tidak ada potensi atau peluang untuk dibudidayakan. Namun, seberapa besarkah potensi budidaya lobster di Indonesia yang beriklim tropis ini? Urbanina akan menjawab pertanyaan tersebut pada artikel ini.

potensi budidaya lobster

Dari penjelasan berikut ini, orang akan mengetahui seberapa besar potensi budidaya lobster di Indonesia ini. Karena, penjelasan berikut ini mencakup banyak hal lobster dan potensinya untuk dibudidayakan di Indonesia. Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang memiliki iklim tropis, dan lobster dinilai sangat cocok untuk dapat tumbuh dan berkembang biak di iklim tersebut. Hal itu dikemukakan setelah dilakukannya sebuah pengamatan terhadap udang lobster yang dikembangbiakkan. Pengamatan itu telah dilakukan tepatnya pada tahun 2003 lalu, dengan menggunakan lobster jenis cherax quadricabrinatus. Dan hasilnya, lobster tersebut dapat bertelur hingga 4-5 kali dalam setahun. Hasil ini lebih banyak dibandingkan pengembangbiakkan di Australia yang hanya dapat bertelur sebanyak 2 kali dalam setahun. Rupanya, selain karena iklim yang sangat bagus untuk lobster, Indonesia juga menyediakan makanan alami bagi lobster yang mempengaruhi pertumbuhan lobster menjadi lebih cepat.

Potensi budidaya lobster juga dapat dilihat dari perbandingannya dengan jenis udang air tawar lainnya. Selain lobster, udang air tawar juga meliputi udang galang dan udang windu. Jika dibandingkan dengan kedua jenis udang tersebut, budidaya udang lobster adalah budidaya yang paling mudah. Karena, budidaya lobster dapat dilakukan dengan hanya menggunakan teknik budidaya yang sederhana dan dapat dilakukan bagi siapa saja yang tertarik untuk belajar. Selaini itu, upaya budidaya lobster tidak membutuhkan lahan yang luas. Lobster dapat dibudiaayakan di kolam kecil atau bahkan di aquarium. Sedangkan pada budidaya udang galah dan udang windu, memerlukan lahan yang luas juga memerlukan teknik khusus untuk membudidayakannya.

Selain dua hal diatas, budiaya lobster juga memiliki beberapa kelebihan berikut ini. Udang lobster ini termasuk dalam hewan air tawar yang tidak mudah stress dan tidak mudah terserang penyakit. Dengan catatan, lobster tersebut dipelihara dengan didukung pakan yang mencukupi, kualitas air yang mencukupi, dan kebutuhan oksigen yang terpenuhi. dengan terhindar dari penyakit dan tidak mudah stress, lobster akan dapat tumbuh dengan cepat.

Permintaan pasar akan daging lobster ini juga terus berkembang. Di Asia, negara pengimpor lobster terbanyak adalah Jepang. Setiap tahun jepang terus melakukan impor lobster dari negara-negara produsen terutama Australia. Selain Jepang, negara Asia yang mengimpor lobster antara lain Malaysia, Hongkong, Taiwan, China, Singapura dan Korea. Tak hanya Asia, berbagai negara di benua selain Asia pun mengimpor lobster untuk memenuhi permintaan pasar. negara-begara tersebut adalah Perancis, Amerika Serikat, Belnda, Jerman, Kanada, Belgia dan Selandia Baru.

Selain untuk diekspor ke negara-negara tersebut, di Indonesia sendiri lobster telah banyak disukai di berbagai daerah. Beberapa daerah yang banyak menyukai lobster diantaranya Jakarta, Bali, Surabaya, dan Yogyakarta. Pada umumnya, menu olahan lobster akan dibuat menjadi menu olahan spesial dengan harga yang paling tinggi. Dan semakin banyak permintaan, maka semakin tinggi harga untuk lobster hasil budidaya ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *