Cara Praktis Menyiapkan Peralatan Budidaya Belut

Cara Praktis Menyiapkan Peralatan Budidaya Belut

Urbanina.com – Budidaya ikan belut sekarang ini memiliki prospek yang baik setelah adanya peluang yang tebuka di pasar. Permintaan pasar yang terus meningkat adalah salah satu faktor yang menjadi tanda baiknya prospek budidaya ikan belut ini. Pembudidaya perlu melakukan budidaya dengan sebaik-baiknya agar dapat menghasilkan ikan belut yang berkualitas dan disukai oleh konsumen. Untuk membudidayakan ikan belut ini, pertama-tama perlu dilakukan persiapan peralatan budidaya belut yang mencukupi.

peralatan budidaya belut

Kali ini, Urbanina akan membahas tentang bagaimana menyiapkan peralatan budidaya belut yang dapat mencukupi kebutuhan yang diperlukan selama budidaya ini. Peralatan budidaya belut yang kami bahas ini setidaknya akan dapat menjadi referensi bagi pembudidaya dalam melakukan usaha yang ia geluti. Saat ini, negara yang menjadi sentra perikanan belut ini berada di negara-negara seperti Taiwan, Jepang, Hongkong, Malaysia dan Perancis. Tentu dengan peralatan budidaya belut yang sudah maju dan sangat mencukupi. Namun, untuk skala budidaya, tidak cukuplah dengan peralatan yang dapat dirasa cukup untuk membesarkan belut skala budidaya saja.

Berikut ini beberapa peralatan yang perlu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan ketika membudidayakan ikan belut ini. Pertama, perlu dilakukan penyiapan kolam untuk budidaya ikan belut ini. Kolam yang dipersiapkan untuk budidaya ini pun perlu diperhatikan dengan cermat. Ada beberapa macam kolam yang perlu disiapkan dengan beberapa macam fungsi juga. Pertama ada kolam pemijahan atau kolam induk, yang difungsikan untuk induk ikan belut yang akan dipijahkan.

Kedua, ada kolam pendederan yang difungsikan untuk perawatan benih belut yang masih kecil berukuran 1-2 cm. Ketiga, ada kolam yang difungsikan untuk belut remaja, yaitu belut yang berukuran 3-5 cm. Dan keempat, ada kolam belut konsumsi yang difungsikan untuk membesarkan belut sehingga layak untuk dikonsumsi. Kolam belut konsumsi ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu untuk pemeliharaan sampai belut berukuran 15-20 cm, dan untuk pemeliharaan dari ikan belut ukuran 15-20 cm sampai belut berukuran 30-40 cm.

Untuk bangunan jenis-jenis kolam diatas dapat dibangun dengan jenis kolam yang sama, dan yang membedakan hanyalah ukurannya saja. Berikut beberapa ukuran yang menjadi acuan pembuatan kolam ikan belut. Untuk ukuran kolam induk atau kolam pemijahan, dapat dibuat dengan kepadatan ikan 6 ekor per meter persegi. Lalu, untuk ukuran kolam pendederan dapat dibuat dengan kepadatan 500 ekor per meter persegi. Ukuran kolam remaja dapat dibuat dengan kepadatan 250 ekor per meter persegi. Ukuran belut konsumsi tahap pertama ini dapat dibuat dengan kepadatan 100 ekor per meter persegi. Dan ukuran belut konsumsi tahap kedua dapat dibuat dengan ukuran 50 ekor per meter persegi.

Jenis kolam yang dapat digunakan untuk budidaya ikan belut ini dapat dibuat dengan bahan bak dinding tembok atau disemen. Namun, dasar kolam ikan belut ini tidak perlu diplester seperti kolam ikan pada umumnya. Setelah kolam selesai dipersiapkan, perlu juga dipersiapkan peralatan lainnya yang juga tidak kalah penting. Adapun peralatan lainnya adalah sumber air yang selalu sedia dan siap, alat penangkapan, ember plastik dan peralatn lainnya, dan juga media dasar kolam.

Untuk menyiapkan media dasar kolam, perlu disiapkan bahan-bahan organik berupa pupuk kandang, sekam padi dan jerami padi. Ketiga bahan organik tersebut kemudian disusun dengan susunan sebagia berikut. Pertama, kolam yang masihk kosong dilapisi dengan sekam padi dengan tebal 10 cm. Lalu, diatasnnya diberi lapisan pupuk kandang setebal 10 cm, dan diatasnya lagi diberi ikatan-ikatan jerami kering juga 10 cm. Setelah itu, beri kolam dengan air setinggi 50 cm dari dasar kolam(bahan organik + air). Diamkan beberapa saat hingga membentuk seperti lumpur sawah. Itulah beberapa peralatan budidaya belut yang perlu dipersiapkan agar dapat segera memasukkan belut kedalam kolam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *