Peralatan Budidaya Lobster Untuk Memuluskan Budidaya

Urbanina.com - Budidaya lobster dapat dibudidayakan di Indonesia dengan potensi keberhasilan yang sangat besar, bahkan lebih besar dari usaha budidaya yang dilakukan di Australia. Hal ini tentu dikemukakan berdasarkan landasan yang kuat. Telah dilakukan penelitian terhadap pertumbuhan kehidupan lobster yang dilakukan oleh para ilmuwan. Hasilnya adalah, iklim di Indonesia bisa dibilang sangat cocok untuk memperoleh pertumbuhan yang maksimal pada udang lobster. Kehidupan lobster di Australia yang hanya dapat bertelur sebanyak 2 kali dalam setahun, masih kalah produktif dengan lobster yang dilakukan penelitian di Indonesia. Di Indonesia tersebut udang lobster dapat bertelur dari 2 kali leboh banyak dari pada dipelihara di Australia, yaitu sebanyak 4-5 kali dalam setahun. Namun, dalam upaya budidaya lobster juga harus didukung oleh peralatan budidaya lobster yang lengkap sehingga mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan lobster untuk tumbuh. peralatan budidaya lobster Kali ini, Urbanina akan membahas mengenai peralatan budidaya lobster yang lengkap yang dapat digunakan untuk proses awal hingga akhir pada budidaya lobster. Peralatan budidaya lobster memanga terhitung banyak, namun semua itu memiliki peran masing-masing untuk setiap tahapan budidaya. Jadi, tidak perlu menghitung seberapa banyak alat peralatan budidaya lobster yang dibutuhkan, karena semuanya diperuntukkan untuk satu tujuan yaitu memperlancar dan mempermudah proses budidaya. Tanpa peralatan yang lengkap, maka budidaya lobster yang memiliki potensi besar di Indonesia tersebut akan sulit terwujud. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peralatan budidaya juga memegang peranan penting pada budidaya lobster. Berikut ini adalah beberapa peralatan budidaya lobster yang perlu disiapkan.
  1. Aquarium
Biasanya aquarium memiliki ukuran 100 x 50 x 25cm. Pada umumnya, aquarium digunakan untuk memelihara ikan hias, namun benda ini memiliki fungsi khusus pada usaha budidaya lobster ini. Aquarium memiliki fungsi yang penting yaitu untuk tempat pemijahan induk lobster. Karena satu aquarium hanya berisikan 8 induk lobster, pembudidaya diharapkan menyiapkan aquarium dalam jumlah yang banyak. Selain untuk tempat pemijahan induk lobster, aquarium juga digunakan untuk tempat pengeraman atau penetasan telur dan pembesaran anakan lobster.
  1. Aerator
Aerator yang dibutuhkan untuk budidaya lobster ini berfungsi untuk menyediakan oksigen terlarut bagi lobster yang dipelihara di aquarium. Jika orang melihat ikan hias yang dipelihara didalam aquarium, didalam aquarium akan ada gelembung udara yang mana gelembung udara tersebut dihasilkan oleh aerator. Gelembung udara tersebut menyediakan oksigen terlarut yang dibutuhkan ikan hias. Begitu juga lobster, lobster juga membutuhkan oksigen terlarut yang cukup agar dapat tumbuh dengan optimal sehingga memerlukan aerator untuk upaya budidaya lobster.
  1. Shelter
Shelter dalam bahasa lain adalah tempat persembunyian, yaitu bagi lobster yang dipelihara. Hal ini dibutuhkan untuk menyesuaikan terhadap tingkah laku dari lobster yang sering berdiam diri ketika siang hari. Sehingga lobster memerlukan tempat persembunyian atau shelter tersebut. Shelter juga digunakan lobster ketika terjadi pergantian kulit yang disebut molting. Untuk membuatkan shelter bagi lobster, dapat menggunakan batu bata yang disusun atau juga bisa menggunakan roster yang banyak dijual di toko bangunan. Pembudidaya juga dapt menggunakan tatakan telur, paranet /waring, atau pipa peralon yang disusun untuk dijadikan shelter bagi lobster ini. Tanaman air seperti tanaman enceng gondok juga efektif untuk dijadikan shelter.
  1. Box filter
Box filter adalah kotak yang berisikan batu zeloit dan batu arang. Batu zeloit berfungsi untuk menyerap kandungan ammonia dalam air, sedangkan batu arang berfungsi untuk menjernihkan air. Dengan begitu air akan selali jernih dan tidak banyak mengandung ammonia. Demikian tadi peralatan yang diperlukan untuk budidaya lobster, untuk peralatan lain seperti kolam pemeliharaan akan kami bahas pada artikel berikutnya. Kolam tersebut dapat dikategorikan kedalam media pemeliharaan pada bahasa budidaya lobster.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *