Panduan Lengkap Budidaya Pembesaran Ikan Mujair

Panduan Lengkap Budidaya Pembesaran Ikan Mujair

Urbanina.com – Dalam upaya pembesaran ikan mujair, memang diperlukan usaha yang maksimal agar mendapatkan hasil panen yang maksimal pula. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengusahakan pembesaran ikan mujair ini, namun tidaklah semua cara dapat menghasilkan panen yang baik. Diperlukan strategi khusus yang dapat mempercepat proses pertumbuhan ikan, dengan biaya yang tidak terlalu tinggi, serta ikan mujair yang dipelihara memiliki tingkat kesehatan yang baik. Maka dari itu, kali ini Urbanina akan mengulas lengkap bagaimana mendapatkan strategi yang jitu ketika melakukan pembesaran ikan mujair ini.

pembesaran ikan mujair

Dalam upaya pembesaran ikan mujair, setidaknya terdapat dua jenis pemeliharaan pembesaran ikan mujair ini. Kedua jenis pembesaran ini dapat disebut dengan polikultur dan monokultur. Pemeliharaan polikultur adalah pembesaran yang dilakukan dengan diikuti pembesaran ikan jenis lainnya. Adapun beberapa contoh perbandingan dari ikan yang dibesarkan adalah sebagi berikut: ikan mujair sebanyak 50%, ikan tawes 20%, dan ikan mas 30%. Atau juga bisa dengan ikan mujair sebanyak 50%, ikang gurame 20%, danikan mas 30%. Itulah beberapa kombinasi pada jenis pembesaran polikultur. Dan untuk jenis pemeliharaan monokultur adalah pembesaran ikan mujair yang dilakukan tanpa harus dibarengi dengan jenis ikan lainnya. Diantara kedua jenis pembesaran diatas, pembesaran monokultur adalah jenis pemeliharaan yang terbaik.

Ada beberapa tempat yang baik untuk melangsungkan proses pembesaran ini. Proses pembesaran dapat dilakukan di jaring apung dengan memanfaatkan harpa berukuran 1 x 2 m sampai 2 x 3 m, dan degngan kedalaman 75-100 cm. Sawah yang sedang diberokan adalah tempat lain yang cocok dan mendukung proses pembesaran pada budidaya ikan mujair ini. Caranya adalah dengan memperdalam terlebih dahulu petak sawah agar mampu menampung air sedalam 50-60 cm, kemudian dibuat parit selebar 1 – 1,5 m yang kedalamannya 60-75 cm. Setelah itu, ikan mujair yang dibesarkan dapat dirawat dengan tiga hal dibawah ini.

  1. Pemupukan kolam

Kolam ikan mujair memang perlu dilakukan pemupukan. Karena, dengan dilakukan pemupukan pada kolam, akan terjadi peningkatan produktivitas makanan alami bagi ikan mujair yang dipelihara. Hal ini tentu juga akan membuat ikan mujair yang dipelihara mendapat pasokan makanan alami yang cukup dan menyehatkan. Adapun pupuk yang bisa digunakan untuk proses pemupukan kolam ini yaitu pupuk kandang atau pupuk hijau dengan dosis 50-700 gram per meter persegi.

  1. Pemberian pakan

Pakan tentu menjadi kebutuhan pokok agar pertumbuhan ikan mujair. Meskipun telah dilakukan pemupukan kolam yang menghasilkan makanan alami bagi ikan, namun bila makanan alami tersebut persediannya terbatas, tentu membutuhkan makanan tambahan. Makanan tambahan yang diberikan untuk ikan mujair yang dibesarkan ini dapat berupa pakan dengan komposisi tertentu. Berikut komposisi pakan yang dianjurkan: tepung ikan sebanyak 25%, tepung kopra 10% dan dedak halus 65%. Selain pakan diatas, dapat juga memberi pakan berupa pelet yang memiliki kandungan protein sebanyak 20-30%, dengan dosis 2-3% dari bobot populasi per hari. Adapun waktu pemberian pakan pelet ini adalah 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

  1. Pemeliharan kolam

Kolam yang baik untuk pembesaran adalah kolam dengan kebersihan air yang terjaga. Adapun standar kebersihan untuk air kolam ikan mujair adalah kolam yang terjaga dari zat beracun atau zat yang berbahaya bagi ikan. Dengan begitu, pembudidaya harus selalu menjaga kualitas air agar selalu stabil dan bersih, terutama terhindar dari zat-zat beracun yang membahayakan kesehatan ikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *