Metode Untuk Pemeliharaan Ikan Kakap Putih

Metode Untuk Pemeliharaan Ikan Kakap Putih

Urbanina.com – Pemeliharaan ikan kakap putih dapat dilakukan apabila sarana dan peralatan pemeliharaan telah disiapkan. Dengan tempat yang baik untuk pemeliharaan serta peralatan yang memadahi, pembudidaya tinggal menggunakan keterampilannya untuk memelihara ikan kakap putih hingga tumbuh besar. Dan kali ini, Urbanina akan membagikan metode pemeliharaan ikan kakap putih yang akan berguna bagi pemula di bidang usaha budidaya ikan kakap putih ini. Tanpa basa-basi, berikut ini adalah metode yang digunakan pada pemeliharaan ikan kakap putih.

pemeliharaan ikan kakap putih

Pertama, benih dipelihara didalam kurungan yang telah dipersiapkan. Seperti yang telah ditulis di artikel sebelumnya, bahwa benih yang baik untuk dibesarkan adalah yang berukuran 50-70 gram per ekor. Benih bisa diperoleh dari hasil pendederan atau hatchery. Sebelum dipelihara, penebaran benih dilakukan dengan cara yang telah ditentukan agar benih dapat beradaptasi dengan baik. Caranya, penebaran benih ikan kakap yang sesuai dengan kemampuan adaptasinya adalah dilakukan pada sore hari. Kepadatan penebaran yang disarankan adalah 50 ekor per meter kubik.

Benih yang dipelihara didalam kurungan tersebut kemudian diberi pakan secara teratur. Pemberian pakan harus dilakukan secara terjadwal di pagi dan sore hari. Adapun takaran pakan yang diberikan juga sudah ditentukan, yaitu dengan jumlah sebanyak 8-10% dari total biomassa setiap harinya. Seperti yang ditulils di artikel sebelumnya, paka nikan kakap putih dapat berupa ikan runcah. Adapun konversi pakan pada ikan kakap putih adalah 6:1. Yang artinya, setiap 6 kg pakan, akan menghasilkan berat ikan kakap sebanyak 1 kg.

Selain memberi pakan, pemeliharaan ikan kakap putih juga mencakup menjaga kebersihan keramba jaring apung. Periode pemeliharaan kira-kira membutuhkan waktu sebanyak 5-6 bulan. Selama periode tersebut, diperlukan pembersihan pada kurungan yang biasanya mudah kotor. Kurungan tersebut biasanya akan ditempel oleh beberapa organisme seperti teritif, algae, kerang-kernagan, dll. Jika keramba sudah tertempeli beberapa organisme tersebut, dikhawatirkan akan mengganggu proses pertukaran air dan juga dapat menyebabkan kurungan menjadi tambah berat. Maka dari itu, penting untuk membersihkannya.

Untuk membersihkan berbagai organisme yang menempel tersebut, dapat dilakukan secara berkala semisal 1 bulan sekali, atau 2 pekan sekali. Dengan mengatur jadwal pembersihan, maka kegiatan lain seperti memberi pakan tidak akan terganggu, serta kebersihan kurungan menjadi lebih terjaga. Namun, jika dirasa sudah hafal atau faham dengan kondisi air kurungan, pembersihan juga bisa dilakukan dengan menyesuaikan banyak sedikitnya organisme yang menempel pada kurungan. Cara ini bisa digunakan bagi mereka yang sudah mahir dalam hal ini tentunya.

Adapun cara yang digunakan untuk menyingkirkan organisme yang menempel adalah sebagai berikut. yaitu dengan menyemprotkan air yang bertekanan tinggi terhadap kurungan. Atau juga bisa dengan menyikat kurungan satu per satu sehingga bersih dari organisme yang menempel. Selain dapat dibersihkan, organisme menempel juga dapat ditanggulangi dengan memasukkan beberapa ekor ikan herbivora (Siganus sp) agar ikan tersebut memakan algae yang menempel pada kurungan.

Langkah pemeliharaan ikan yang selanjutnya adalah pengontrolan secara berkala terhadap ikan kakap putih yang dipelihara. Yang perlu dikontrol dari ikan tersebut adalah kondisi fisik ikan dan keseragaman pertumbuhan ikan. Kondisi fisik ikan perlu dikontrol karena ikan kakap putih memiliki sifat kanibalisme, yang berpotensi merusak badan ikan kakap putih yang lain. Dan yang kedua adalah keseragaman pertumbuhan ikan kakap putih, perlu diperhatikan agar tidak ada persaingan dalam memperebutkan pakan. Pertumbuhan yang tidak seragam sering terjadi karena terjadi persaingan dalam mendapatkan makanan. Kalau telah terjadi ketidakseragaman pertumbuhan, perlu dilakukan penggolongan ukuran/grading pada ikan yang dipelihara. Untuk tambahan, ikan juga perlu dikontrol agar ikan terhindar dari mengalami stress.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *