Membuat Ransum Ikan Lele Yang Baik Untuk Pertumbuhan

Membuat Ransum Ikan Lele Yang Baik Untuk Pertumbuhan

Urbanina.com – Membuat ransum ikan lele tentu tidaklah sesuatu yang sederhana. Namun, sebenarnya membuat ransum pakan lele bukanlah hal yang tidak mungkin dilakukan. Jika seorang pembudidaya ikan lele yang memberi ransum lele mereka dari pabrik (membeli), maka itu adalah hal yang tepat karena kandungan gizi yang terkandung didalamnyamerupakan kandungan yang dibutuhkan oleh ikan agar bertumbuh baik. Namun, jika membuat ransum ikan lele dapat dilakukan dan harganya lebih murah dari pada ransum buatan pabrik, mengapa tidak dicoba?

membuat ransum ikan lele

Kali ini Urbanina akan membahas tentan g bagaimana membaut ransum ikan lele ini. Bagi yang belum pernah melakukan tentu kegiatan ini terlihat rumit. Namun, jika sudah dipelajari dengan benar, maka kegiatan ini akan terlihat lebih sederhana dan lebih mudah tentunya. Ketika membuat ransum paka ikan lele, maka hal yang harus diperhatikan adalah untuk memenuhi gizi kepada lele yang dipelihara. Adapun gizi yang dibutuhkan ikan lele sudah tercantum pada label ransum ikan lele yang dibeli buatan pabrik ini. Secara keseluruhan, pakan ikan lele mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lalu, dari mana kita bisa mendapatkan bahan pembuat ransum yang memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan ikan diatas?

Pertama adalah karbohirat, dapat ditemukan pada dedak halus dan tepung jagung atau tepung sagu. Dedak halus ini nama lainnya adalah bekatul. Dapat ditemui hampir diseluruh tempat penggilingan padi. Kalau tepung jagung biasanya hjarganya masih lumayan mahal jadi dapat diganti dengan tepung sagu.

Kedua adalah protein, dapat ditemukan pada tepung ikan dan bungkil kelapa. Untuk mendapatkan tepung ikan, bisa didapat denganmembelinya di poultry shop. Begitu juga dengan bungkil kelapa yang juga bnyak dijual di poultry shop.

Ketiga adalah vitamin, dapat ditemui pada minyak ikan. Minyak ikan ini juga dapat dibeli di poultry shop. Kandungan minyak ikan yang dibutuhkan adalah vitamin A dan C. Vitamin A untuk membantu pertumbuhan, vitamin C untuk menjaga agarikan tetap aktif.

Keempat adalah mineral, dapat ditemukan pada tepung tulang dan tepung dolomite. Bila tidak ada, dapat memeli di pultry shop yang juga menyediakan mineral tepung ini.

Kali ini, urbanina akan menerangkan mengenai membuat ransum ikan lele dengan cara yang sederhana. Sehingga alat-alat yang digunakan juga cukup sederhana seperti ember, sendok, plastik kaca ukuran 1 m², dan 3 buah kantong plastik 2 kg.

Setelah semua alat dan bahan terkumpul, berikut adalah langkah-langkah pembuatannya.

  1. Buatlah adonan dari bahan-bahan tersebut diatas dengan cara menambahkan air secukupnya. Adapun perbandingan bahan-bahan yang digunakan untk membuat ransum ikan lele ini adalah sebagai berikut. 40% adalah bahan karbohidrat, 30% adalah bahan protein, 10% adalah bahan lemak, 10% adalah bahan mineral, dan 10 % adalah bahan vitamin.
  2. Adonan ini dibuat mirip dengan adonan keu yaitu tidak terlalu kering dan tidak terlalu cair.
  3. Kemudian, adonan yang sudah sempurna diletakkan kedalam kantong plastik yang telah dipersiapkan.
  4. Kantong yang telah berisi adonan itu diikat, kemudian pada bagian ujung plastik delubangi menggunakan paku 5 inci.
  5. Siapkan plastik kaca, kemudian olesi dengan minyak.
  6. Lalu, pencet kantong plastik tersebut sehingga akan mengeluarkan adonan. Keluarkan adonan secara memanjang (seperti mie) dan tidak terputus diatas plastik kaca yang sudah diolesi minyak tadi.
  7. Setelah itu, adonan yang telah memanjang tersebut ditaburi dengan tepung jagung tipis-tipis. Hal ini dimaksudkan agar pelet tidak menyatu ketika dikeringkan nantinya.
  8. Langkah selanjutnya adalah adonan yang telah memanjang tersebut dipotong-potong sesuai dengan kebutuhan.
  9. Terakhir dijemur hingga kering. Sebaiknya jangn dibawah terik matahari karena dikhawatirkan akan mengurangi kadar vitamin B.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *