Kolam-Kolam Untuk Budidaya Ikan Patin

Kolam-Kolam Untuk Budidaya Ikan Patin

Urbanina.com – Budidaya ikan patin membutuhkan sarana yang tepat untuk memperlancar budidaya itu sendiri. Seperti pada budidaya jenis ikan lainnya, sarana yang tepat untuk budidaya ikan patin adalah kolam. Dalam bahasa budidaya, sarana budidaya ini bisa disebut dengan media budidaya. Sehingga, media budidaya yang digunakan untuk budidaya ikan patin adalah berupa kolam. Ada setidaknya tiga jenis kolam yang dibutuhkan untuk dapat membudidayakan ikan patin ini. Kolam-kolam tersebut memiliki peran dan fungsinya tersendiri dalam mendukung lancarnya proses budidaya ikan patin. Ketiga kolam ini dikelompokkan Urbanina berdasar prinsip kerjanya, sehingga masing-masing pembudidaya dapat mengkreasikan kolam yang sesuai kehendaknya dengan berdasar pada ketiga jenis prinsip kolam untuk budidaya ikan patin ini.

kolam untuk budidaya ikan patin

Pengelompokan kolam untuk budidaya ikan patin berikut ini dapat diaplikasikan oleh siapapun yang ingin melakukan budidaya ikan patin. Langsung saja, berikut adalah tiga jenis kolam untuk budidaya ikan patin.

  1. Kolam pemeliharaan induk

Sesuai dengan judulnya, kolam yang pertama ini adalah kolam yang memiliki peran atau fungsi sebagai tempat untuk memelihara induk ikan patin. Kolam pemeliharaan induk ini dibangun disesuaikan dengan jumlah induk dan intensitas pengelolaannya. Untuk bentuk kolam, sebaiknya berbentuk persegi panjang. Kolam ini dapat dibuat dalam bentuk kolam semen maupun kolam tanah. Jika memilih kolam tanah, disarankan untuk melapisi dinding kolam menggunakan anyaman bambu. Serta dilengkapi dengan pintu masuk air yang terbuat dari peralon, dan pintu keluar sebaiknya berbentuk monik.

Pemeliharaan yang disesuaikan dengan intensitas dapat dicontohkan sebagai berikut. Apabila ingin memelihara induk ikan patin sebanyak 100 kg, maka dibutuhkan kolam dengan luas 500 bila hanya mengandalkan pakan alami dan dedak. Namun, apabila 100 kg ekor induk ikan patin tersebut dipelihara dengan mengandalkan pakan pelet, maka luas kolam yang dibutuhkan adalah 150-200 meter persegi saja.

  1. Kolam pemijahan

Untuk dapat membangun kolam pemijahan, dapat menggunakan pedoman sebagai berikut. Setiap 1 ekor induk dengan berat 3 kg memerlukan kolam dengan luas 18 meter persegi dengan 18 ijuk atau kakaban. Jadi, pembuatan kolam pemijahan ini juga bisa disesuaikan dengan jumlah induk ikan patil yang akan dipijahkan. Sesuai judulnya, kolam ini difungsikan untuk tempat pemijahan induk ikan patin. Selain untuk tempat pemijahan, kolam pemijahan sering kali sekalian digunakan untuk tempat penetasan telur yang dihasilkan induk betina. Ketika digunakan untuk penetasan, disarankan agar air yang masuk ke kolam dapat menyebar ke daerah yang ada telurnya.

Untuk struktur konstruksi kolam pemijahan ini hampir mirip dengan konstruksi kolam pemeliharaan induk. Dapat menggunakan model kolam semen maupun kolam tanah sesuai dengan keinginan pembudidaya. Konstruksi dasar kolam disarankan agar dibuat miring ke pintu pembuangan air, dengan tujuan agar suatu saat kolam daat dikeringkan. Untuk membuat pintu pemasukan dan pembuangan air dapat menggunakan peralon, sedangkan untuk pintu pembuangan selain menggunakan peralon, bisa juga menggunakan model pintu monik.

  1. Kolam pendederan

Kolam untuk budidaya ikan patin yang terakhir adalah kolam pendederan, yang berfungsi sebagai tempat untuk memelihara benih yang berasasl dari penetasan agar mencapai ukuran tertentu. Konstruksi kolam pendederan agak berbeda dari kolam pemijahan maupun kolam induk. Kolam pendederan ini berbentuk persegi, dengan bagian tengahnya dibangun kemalir(saluran dasar), serta didekat pintu dibangun kubangan. Kolam pendederan juga memiliki beberapa kolam dengan ukuran kolam pendederan pertama adalah 250-500 meter persegi, dan pendederan lanjutan berukuran 500-1000 meter persegi. kemalir yang dibangun memiliki fungsi untuk berkumpulnya benih ketika panen, sedangkan kubangan difungsikan agar lebih mudah dalam penangkapan benih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *