Inilah Cara Tepat Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

Inilah Cara Tepat Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

Urbanina.com – Budidaya ikan nila di kolam beton kini menjadi salah satu usaha yang amat berprospek tinggi. Pasalnya sekarang ini kebutuhan terhadap ikan nila semakin banyak. Apalagi saat ini ikan nila pun merupakan salah satu komoditas ekspor yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Sebenarnya cara budidaya ikan nila yang dilakukan di kolam beton cukup mudah dan tidak pakai ribet. Tetapi untuk melakukannya Anda dituntut untuk teliti dan sabar.

Sebelum Anda melakukan budidaya ikan nila di kolam beton ada berbagai hal yang mesti Anda perhatikan. Anda mesti mengetahui ukuran kolam ikan yang akan dibuat karena ukuran kolam ikan harus disesuaikan dengan banyaknya ikan yang ada pada kolam tersebut. Bila jumlah ikannya melebihi dari aturan yang ideal maka hal ini dapat menyebabkan beberapa ikan tidak bisa tumbuh maksimal, bahkan dapat menimbulkan kematian karena tidak mendapatkan makanan.

Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

Sesudah kolam dibuat berilah pupuk kandang pada dasar kolamnya. Lalu tebarkan daun-daun kering atau jerami kering di atas pupuk kandang tersebut. Kemudian taburkan garam secukupnya pada kolam supaya airnya terasa asin. Biarkan selama 2 hari dan baru setelah itu tambahkan air ke dalam kolam.

Tahap selanjutnya adalah memilih bibit ikan nila yang dapat Anda beli di penjual bibit ikan atau pasar terdekat. Pastikan bibit ikan nila yang ditebar itu memiliki kualitas baik dan sehat. Sebaiknya ukuran bibitnya diseragamkan, yakni memiliki ukuran 8-12 cm dengan kepadatan tebarnya kira-kira 10-15 ekor per meter persegi. Adapun beberapa ciri yang menunjukkan bibit ikan nila itu bagus, diantaranya lincah berenang, tidak ada cacat fisik, kondisinya sehat dan ukuran tubuh ikannya sama (seragam).

Cara budidaya ikan nila di kolam beton yang selanjutnya mesti dilakukan ialah merawat ikan. Merawat ikan nila mesti dilakukan secara rutin, teliti dan baik. Anda harus selalu memberikan pakan untuk ikan pada setiap pagi hari dan sore hari. Berilah ikan dengan pakan yang mengandung banyak nutrisi baik. Bahkan bila perlu dalam waktu satu bulan sekali Anda dapat  memberinya pakan bervitamin.

Jangan sampai lupa untuk memperhatikan kebersihan kolam supaya ikan tidak gampang sakit. Anda dapat mempergunakan pompa untuk membuat air terus mengalir supaya pembesaran ikan nila bisa berjalan optimal. Pasalnya ikan nila merupakan ikan sungai, maka dengan mengalirkan air pada kolam tersebut akan menyebabkan ikan merasa berada dalam lingkungan habitat aslinya.

Disamping itu, Anda mesti memperhatikan penyakit yang mungkin akan menyerang ikan. Ada hal-hal yang dapat menyebabkan ikan sakit, seperti bakteri, jamur dan stres. Namun ikan pun dapat mengalami sakit dikarenakan kalah ketika memperebutkan makanan dengan ikan-ikan yang lainnya sehingga ikan menjadi kekurangan makan dan mati kelaparan.

Nah, untuk itulah Anda mesti benar-benar memperhatikan tanda penyakit pada ikan dan bila ikan sudah benar-benar terkena penyakit sebaik segera pisahkan ikan sakit tersebut pada kolam khusus (kolam karantina). Hal terakhir yang selalu ditunggu-tunggu para pembudidaya ikan atau peternak ikan adalah masa panen. Dalam cara budidaya ikan nila di kolam beton ini masa panen baru bisa dilakukan setelah proses pembesaran ikan berlangsung selama maksimal 6 bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *