Cara Memelihara Ikan Nila Di Kolam Kecil

Cara Memelihara Ikan Nila Di Kolam Kecil

Urbanina.com – Cara beternak ikan nila dengan menggunakan lahan di sekitar rumah yang sempit memerlukan kreativitas Anda dalam penerapannya. Apabila hal itu bisa dilakukan dengan baik, alhasil dapat menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan dan menguntungkan. Namun bagaimana cara memelihara ikan nila di kolam kecil dengan hasil maksimal?

Sekarang masyarakat telah semakin cerdas dengan cara mengoptimalkan kondisi yang ada supaya dapat bertambah efektif dan efisien. Salah satu cara memelihara ikan nila di kolam kecil adalah dengan membuat kolam ikan berupa kolam terpal. Mengapa harus kolam terpal? Dengan memanfaatkan terpal Anda tidak usah menyediakan lahan yang begitu luas. Disamping itu tidak harus menggali tanah dalam-dalam.

Cara Memelihara Ikan Nila di Kolam Kecil

Keuntungan yang lainnya dari penggunaan kolam terpal adalah Anda tidak harus sering menyuplai air ke dalam kolam itu sepanjang tidak ada tanda-tanda bocor. Maka secara garis besarnya mengaplikasikan cara memelihara ikan nila di kolam kecil dengan memanfaatkan kolam terpal akan lebih menghemat biaya yang mesti dikeluarkan.

Berikut akan urbanina jabarkan secara singkat cara memelihara ikan nila di kolam kecil dengan memanfaat kolam terpal.

Persiapan Kolam

Kolam mesti dibuat dengan kedalaman kira-kira 50-75 cm supaya tersedia ruang yang memadai buat ikan nila berkembang biak secara sempurna.

Konstruksi Kolam Terpal

Jika kedalam kolam sudah mencapai 50 cm, maka Anda mesti memadatkan dasar kolam dan di pinggir kolamnya dibuat tanggul yangg dikuatkan dengan batu bata (batako).  Beri batu bata pada dasar kolam supaya dasar kolam jadi keras dan rata. Kemudian diberi sekam secara merata lalu terpal dapat dipasang segera untuk menghindari kehilangan air.

Pastikan terpal terikat secara baik di pinggir-pinggir kolam dengan memberinya batu bata (batako) di atas  pinggiran terpal supaya terpal tidak gampang berubah keadaan bentuknya yang dapat mengakibatkan kebocoran air.

Isilah kolam dengan air sesudah semuanya terpasang dengan baik sekaligus untuk memeriksa ada atau tidaknya kebocoran sesudah diisi air. Kemudian kolam dikeringkan kembali untuk tahapan persiapan berikutnya.

Pembibitan atau Pembenihan

  • Benih ikan nila dapat dibeli di Dinas Perikanan setempat atau toko-toko benih ikan.
  • Benih yang baik memiliki ukuran 5-10 cm.
  • Benih dipilih yang sehat dengan cara memperhatikan kelincahan mereka saat bergerak.
  • Periksa sistem pengisian dan pembuangan air sesudah kolam dikeringkan lagi dan pinggiran kolamnya diperkuat.
  • Sebelum diisi kembali dengan air, lapisan dasar kolam ditaburi dengan kapur sebanyak 25 gram – 1kg per m2 dan pupuk kandang sebanyak ½ Kg per m2 barulah kolam kembali di isi dengan air.
  • Sebelum bibit ikan nila ditebarkan air harus dibiarkan tergenang selama 5-7 hari hingga tumbuh plankton.
  • Setelah itu bibit ikan nila dapat ditebarkan dengan kepadatan 5-10 ekor per m2 supaya bibit ikan nila bisa tumbuh dengan sehat dan cepat.
  • Berikan pakan pelet ikan setiap hari dengan kandungan karbohidrat (70%), lemak (70%), protein 20% – 30%, dan dedaunan.
  • Setelah berumur 6 bulan ikan nila dapat dipanen dengan berat berkisar 400-600 gram sehingga telah layak dikonsumsi.
  • Beberapa ikan nila jantan dan betina yang sehat dipilih dan dipisahkan ke dalam kolam tersendiri untuk pembibitan.

Cara memelihara ikan nila di kolam kecil dengan menggunakan lahan di sekitar rumah yang terbatas memanfaatkan kolam terpal ternyata sangat potensial dan menjanjikan keuntungan yang besar karena permintaan pasar pada ikan nila cukup tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *