Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok Sangat Menguntungkan

Urbanina.com - Inovasi komoditi ikan lele di bidang perikanan kian dilirik masyarakat sebab dipercaya bisa memberikan peluang bisnis yang baik. Hal itu mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk mulai mengembangkan budidaya ternak lele yang baik dan tentunya berkualitas. Bagi masyarakat di pedesaan yang mempunyai lahan yang luas, tentunya budidaya lele bisa dengan mudah dilakukan, tetapi untuk masyarakat perkotaan yang ingin beternak lele menjadi salah satu kendala tersendiri dengan keterbatasannya lahan. Maka dari itu, kini sudah dikembangkan teknik yang bisa mengatasi keterbatasan lahan yang ada yakni dengan budidaya ikan lele sistem bioflok. Namun, apa saja keuntungan dari budidaya ikan lele sistem bioflok tersebut? Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok tentunya bisa menjadi solusi untuk para pengusaha yang mempunyai keterbatasan lahan. Sistem ini dikembangkan dengan pendekatan biologis agar ikan lele bisa tumbuh dan berkembang di dalam lingkungan yang sealami mungkin. Jangan kaget, bila kualitas ikan lele yang dihasilkannya juga lebih baik ketimbang sistem beternak yang biasa dilakukan. Cara budidaya ikan lele sistem bioflok mengarah pada metode yang memakai mikroorganisme dari alam untuk mengubah limbah yang dihasilkannya. Dengan demikian, kesiapan limbah di dalam kolam bisa digunakan lagi oleh lele. Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok Sangat Menguntungkan [] Menurut julukannya, sistem bioflok terdiri atas 2 suku kata, yakni bio dan floc. Bio berarti hidup dan floc diartikan gumpalan. Dengan demikian, jadi biofloc (bioflok) bisa diartikan menjadi gumpalan-gumpalan yang ada pada permukaan air yang terdiri atas mikroorganisme hidup. Gumpalan itu menandakan adanya proses biologis yang berlangsung di dalam kolam. Hal itu memberi pandangan kalau cara budidaya ikan lele sistem bioflok dijalankan dengan teknik atau cara yang mudah dan alamiah. Eksistensi mikroorganisme penggumpal di dalam kolam berfungsi menjadi pengubah limbah atau kotoran yang bisa merubahnya jadi pakan alami untuk ikan lele. Tersedianya mikroorganisme penggumpal di dalam kolam amat membantu kesiapan makanan untuk ikan lele dalam jangka waktu panjang. Hal ini pastinya bisa mengirit biaya pakan yang mesti dikeluarkan tiap hari. Pasalnya keperluan pakan yang semestinya diberikan tiap-tiap hari bisa diirit dengan memakai mikroorganisme berbentuk bakteri. Bakteri-bakteri itu bekerja menetralkan racun yang ada dalam limbah dan mengubahnya jadi makanan untuk ikan lele. Cara menggunakan mikroorganisme itu relatif mudah, yakni dengan memasukkan kultur bakteri ke dalam air kolam. Sebaiknya di dalam kolam dipasang aerator untuk memasok oksigen demi kehidupan mikroorganisme. Budidaya ikan lele sistem bioflok dinilai bisa banyak menguntungkan untuk para pembudidaya lele. Disamping menghemat tempat, teknik inipun bisa mengirit biaya pakan yang dibutuhkan. Maka dari itu, kebanyakan pengusaha saat ini mulai mengaplikasikan metode bioflok dalam mengembangkan ternak ikan lele yang mereka jalani. Hal tersebut dilaksanakan dengan harapan usaha ternak lele yang mereka jalani bisa berkembang dengan baik dan menghasilkan ikan yang optimal. Demikianlah berbagai keuntungan yang bisa didapat dari budidaya ikan lele sistem bioflok. Anda berminat untuk mencobanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *