Cara Budidaya Gurame yang Mudah dan Menguntungkan

Cara Budidaya Gurame yang Mudah dan Menguntungkan

Urbanina.com – Gurame merupakan salah satu menu wajib yang ada di sebagian besar rumah makan di Nusantara. Tidak mengherankan bila Anda dapat memanfaatkan peluang usaha ini dengan mencoba beternak gurame yang mudah dan memberi keuntungan. Lalu, cara budidaya gurame yang mudah dan menguntungkan itu seperti apa?

Saat diolah menjadi masakan, gurame mempunyai cita rasa yang gurih sehingga banyak orang yang suka menu gurame dan termasuk laris manis.  Apa yang timbul di pikiran Anda saat mendengar kalau cara budidaya gurame yang mudah dan menguntungkan itu memang ada?  Untuk mulai memelihara ikan gurame ialah dengan menyiapkan media kolam terpal. Media kolam terpal ini dapat digunakan di lahan yang sempit. Atau menyewa lahan kosong bila Anda benar-benar tidak memiliki lahan.

Cara Budidaya Gurame yang Mudah dan Menguntungkan[]

Berikut ini cara budidaya gurame yang mudah dan menguntungkan dan perlu diketahui bahwa tiap 1 m2 dari luas kolam dengan kedalaman kira-kira 90 cm dapat dipergunakan untuk memelihara 10 ekor gurame dengan bobot masing-masing seberat 2,5 ons.

Penyediaan Kolam Terpal

Cara membuat kolam terpal yaitu dengan menggali tanah sampai dalamnya kira-kira 90 cm, lalu terpal dipasang di tanah yang telah digali itu. Atau memasang terpal membentuk seperti bak dengan bantuan kerangka dari bahan besi atau kayu guna menopang terpal supaya membentuk bak mandi.

Kolam tersebut mesti mendapatkan cukup sinar matahari. Gurame hidup di dataran rendah dengan suhu maksimal 28oC. Gurame cuma dapat tumbuh optimal pada ketinggian maksimal 800 mdpl.

Persiapan Benih/Bibit Sehat

Pilih benih yang umurnya lebih dari 1 tahun, tanpa cacat, normal dan sehat dengan beratnya kira-kira 100 gram. Ikan gurame yang siap dipanen bila beratnya telah mencapai 500 gram. Anda dapat memperoleh benih ikan gurame di tempat-tempat pembudidayaan ikan gurame setempat.

Pemberian Pakan

Pakan yang ideal untuk ikan gurame adalah yang memiliki kandungan protein hewani/nabati. Makanya Anda mesti memberikan pakan gurame yang mengandung kedua bahan pakan itu supaya dapat cepat tumbuh.

Pakan hewani yang dapat diberikan pada gurame kira-kira 25% dan untuk protein nabatinya bisa berupa daun talas, daun kangkung, dan daun singkong serta tambahkan 2% enzim kompleks dari pakan pabrik supaya pertumbuhannya lebih cepat.

Berilah pakan secukupnya dan segera buang bila masih ada pakan yang tersisa untuk menghidari terbentuknya endapan di dasar kolam yang bisa menghasilkan zat amoniak yang akan mengancam keberlangsungan hidup ikan gurame. Jagalah kualitas air kolam dengan melakukan pembersihan air kolam dan menggantinya dengan yang baru (sebagian atau 30% ) secara berkala. Lebih baik bila kolam diberi filter (aerator) untuk meningkatkan jumlah oksigen dan secara otomatis membersihkan kotoran yang ada.

Penanganan Penyakit

Sebelum kolam digunakan sebaiknya biarkan kolam kosong tanpa iar selama 14 hari, lalu tabur kapur pertanian secara merata kira-kira 100-200 gr/m2. Semua peralatan untuk melakukan budidaya ikan gurame direndam terlebih dulu dalam larutan kaporit, lalu dikeringkan.

Saat ditemukan ada ikan gurame yang terkena jamur sebaiknya segera pisahkan ikan itu dan direndam selama 1 jam dalam larutan garam dapur sebanyak 20 mg/liter.

Pemanenan

Umur pemeliharaan gurame termasuk singkat. Dengan bibit 2,5 ons, Anda cuma perlu memeliharanya sampai umur 5 bulan bila bibitnya 2,5 ons dan siap dilakukan pemanenan dengan berat sampai 7 ons.

FYI, jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *