Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Untung Optimal

Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Untung Optimal

Urbanina.com – Penduduk di Indonesia masih banyak yang meminati budidaya ikan gabus, namun tidak semuanya yang mengetahui cara budidaya ikan gabus agar untung optimal. Masyarakat tidak sedikit yang beternak ikan gabus untuk dijual dalam bentuk bibit atau membiarkan ikan itu hingga tumbuh dewasa. Nah, kali ini kita akan membincang tentang bagaimana cara budidaya ikan gabus agar untung optimal. Dipersilakan kepada Anda untuk mengikuti paparan ini sampai tuntas.

cara budidaya ikan gabus agar untung optimal

Berikut cara budidaya ikan gabus agar untung optimal :

 

Pemilihan Bibit

Anda harus melakukan pemilihan bibit ikan gabus supaya Anda dapat memperoleh keuntungan yang banyak dan hasilnya yang memuaskan dalam bisnis budidaya ikan gabus. Adapun caranya memilih bibit, yaitu:

  • Bibit betina, perutnya umumnya memiliki bentuk bulat dan akan terasa lembek saat ditekan. Warna bibit betina lebih terang dibanding bibit jantan dan akan mengeluarkan telur saat
  • Bibit jantan, warna tubuh bibit jantan cenderung nampak lebih kusam dan Jika pada bagian kelaminnya telah nampak berwarna merah atau kemerahan berarti telah siap kawin. Pada umumnya memiliki bentuk kepala yang lonjong.

 

Pemijahan

Pemijahan lebih baik dilakukan di kolam yang terpisah, kolam lainnya. Anda harus membuat kolam khusus buat pemijahan berukuran 3 x 5 x 1 meter. Biarkan kolam Selama 3-4 hari kolam dibiarkan dalam keadaan kering dan setelah baru diisi dengan air jernih. Selanjutnya berilah eceng gondok. Upayakan selama pemijahan air mengalir terus.

 

Penetasan Di Tempat Penetasan

Dalam cara budidaya ikan gabus agar untung optimal ini Anda pun perlu menyediakan tempat tersendiri untuk penetasan. Tempat penetasan itu dapat dibuat berbentuk akuarium. Biarkanlah tempat tersebut dalam keadaan bersuhu tinggi kira-kira 28oC. Kira-kira 1-2 hari biarkanlah menetas sampai terbentuk larva.

 

Pakan Untuk Larva  & Pemeliharaannya

Perhatikanlah dengan cermat perkembangan larva yang sudah terbentuk dengan cara memberinya pakan. Saat larva telah berumur 2 hari diberi pakan gabus sampai hari ke 15 setelah penetasan. Di dalam tempat tersendiri untuk penetasan Anda masih dapat menempatkan larva itu. Pakan yang dapat diberikan yakni naupli artemia sebanyak tiga kali sehari.

 

Pembesaran & Pemanenan

Anda dapat menempatkan larva sesudah larva membesar atau berumur kira-kira 2-3 minggu dari dalam tempat terpisah atau mengeluarkan larva itu dari tempat yang dikhususkan untuk penetasan tersebuti. Pada saat ini Anda dapat menjual larva semacam bibit ikan gabus. Akan tetapi silakan dipindahkan ke kolam yang lainnya dan diberi pakan berupa pelet berukuran sedang hingga besar bila ingin membesarkannya.

 

Demikian bahasan kita kali ini mengenai cara budidaya ikan gabus agar untung optimal. Semoga setelah membaca tulisan ini Anda dapat mengaplikasikannya dan untungnya benar-benar optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *