Cara Mudah Untuk Pemijahan Ikan Gurame

Cara Mudah Untuk Pemijahan Ikan Gurame

Urbanina.com – Dalam membudidayakan ikan gurame, diperlukan tahap agar ikan gurame menghasilkan anak yang banyak yang nantinya akan dibesarkan di kolam pembesaran. Untuk mendapatkan anak gurame ini, diperlukan proses pemijahan ikan gurame yang berjalan dengan baik. Maka dari itu,kali ini Urbanina akan menuliskan cara mudah pemijahan ikan gurame. Dengan artikel ini diharapkan dapat membantu mempermudah dan memperjelas para peternak ikan gurame yang membutuhkan referensi untuk usahanya.

pemijahan ikan gurame

Untuk melakukan pemijahan ikan gurame, pastikan terlebih dahulu bahwa induk ikan gurame jantan dan betina yang akan dipijahkan adalah jenis ikan unggulan yang siap untuk menghasilkan keturunan yang unggulan. Sebaiknya periksa kembali induk betina yang telah dipersiapkan tersebut. Pastikan bahwa induk ikan gurame telah pada keadaan sehat sehingga memiliki sisik yang sempurna tersusun rapi tanpa cacat.

Induk yang baik untuk pemijahan adalah induk yangmemiliki umur 3 sampai 7 tahun. Harus dilakukan seleksi yang teliti karena induk ikan gurame akan dapat menghasilkan telur yang lebih banyak ketika usianya semakin tua dibandingkan ketika usia muda. Dan ciri fisik ikan yang berumur tua ini juga mendukung pertumbuhan telur yang berpotensi dihasilkan. Karena, bagian perut induk yang tua ini akan membulat dan relatif lebih panjang. Lebih jelasnya, perut akan membesarke belakang  ke dekat dubur. Dan perut besar ini akan bertekstur lembek ketika diraba dengan tangan.

Setelah semua dipastikan dalam keadaan siap, maka pemijahan ikan gurame siap untuk dilanjutkan ke proses berikutnya. Pertama-tama, isilah kolam dengan air yang saat pagi-pagi sekali. Dengan mengisikan air di pagi hari ini diharapkan saat pukul 10.00 kolam telah terisi air setengahnya. Setelah itu, maka induk ikan yang telah dipersiapkan sebelumnya telah siap untuk dimasukkan kedalam kolam dengan penuh kasih sayang. Diharapkan ketika memasukkan induk ikan gurame ini dilakukan dengan penuh  kasih sayang agar ikan tidak sakit dan pemijahan dapat berlangsung lebih sehat. Adapun perbandingan induk jantan dan betina yang dianjurkan adalah 1:1-14. Perbandingan ini dilakukan dengan tujuan setiap 1 induk jantan dapat mengawini minimal dua induk betina dalam satu tarikan.

Setelah induk ikan gurame ini dimasukkan ke kolam, pemelihara ikan gurame diharapkan dapat mengenali tingkah laku induk pada masa pemijahan ini. Perilaku induk jantan di kolam setelah dimasukan ke kolam biasanya bergerak aktif kemana-mana. Hal ini dapat terjadi di 15 hari pertama dan perilakuk ini dilakukan induk jantan untukmengenali lingkungan baru mereka. Barulah setelah 15 hari, induk jantan akan sibuk membuat sarang.

Sarang yang biasanya dibuat adalah dengan garis tengah kurang lebih 30 cm, dan waktu pembutan sarang ini berlangsung selama sepekan (7 hari). Setelah berhasil membuat sarang, barulah induk jantan ini bertingkah berbeda yaitu merayu induk betina. Induk jantan merayu induk betina agar dapat bersama-sama memijah di sarang yang telah dibuat.

Proses pemijahan ini berlangsung dengan diawali induk betina yang menyemprotkan telur-telurnya kedalam sarang melalui lubang-lubang kecil di sarang. Kemudian, giliran induk jantan yang menyemprotkan spermanya dan terjadilah pembuahan di sarang buatan induk jantan ini. Pemijahan pada ikan gurame berlangsung cukup lama, tidak hanya cukup beberapa jam seperti pada ikan mas. Pada waktu ini, induk jantan akan menjaga sarang dari mara bahaya. Dan induk betina akan bertugas menjaga sarang dan keturunannya ketika pemijahan telah selesai dengan cara menutup lubang kecil pada sarang menggunakan ijuk atau rumput kering. Ketika kasih sayang induk betina dicurahkan dengan menjaga keturunannya, induk jantan mencurahkan kasih sayangnya dengan membuat sarang lagi untuk memperbanyak keturunan.

Induk-induk yang telah melakukan proses pemijahan dapat diketahui pemelihara dengan mengenali ciri-cirinya. Yaitu, terlihat adanya lapisan lapisan minyak tepat diatas sarang pemijahan dan adanya bau amis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *