Cara Memelihara Kolam Saat Membesarkan Ikan Nila

Urbanina.com - Sebagai pembudidaya ikan nila, tentu harus siap menerima konsekuensi untuk memelihara kolam yang digunakan untuk pemeliharaan ikan nila. Dalam kehidupan sehari-hari pun rumah yang menjadi tempat tinggal manusia juga harus terjaga perawatan atau pemeliharaannya. Apalagi kolam ikan nila yang ikannya jelas mengeluarkan kotorannya dirumahnya sendiri atau di kolamnya. Dalam upaya memelihara kolam ikan nila ini diperlukan strategi khusus agar upaya tersebut tidak mengganggu kehidupan ikan nila itu sendiri. Maka dari itu, kali ini Urbanina akan membahas tentang bagaimana memelihara kolam ikan nila yang digunakan untuk pembesaran ikan. memelihara kolam Dalam upaya memelihara kolam pembesaran ikan nila ini, dibagi menjadi tiga macam yang disesuaikan berdasar pada tingkat intensitas usahanya. Adapun ketiga sistem tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Sistem Ekstensif(menggunakan teknologi sederhana)
Pemeliharaan kolam dengan sistem ekstensif dilakukan dengan menggunakan teknologi yang belum berkembang. Sistem ini dilakukan dengan sistem produksi yang sangat sederhana. Bisa dilakukan di sawah atau di kolam air tawar. Pengairannya dilakukan dengan memanfaatkan musim hujan, serta kolam yang digunakan masih berukuran relatif sempit. Adapun sistem pemeliharaannya adalah polikultur, dan biasa dilakukan oleh masyarakat di desa miskin. Pemberian pakannya juga tidak diperhatikan secara khusus, hanya menggunakan sisa makanan yang terbuang seperti sisa-sisa bahan dapur dan limbah pertanian. Dan penggantian air dilakukan seminggu sekali dengan memanfaatkan air sumur. Kolam dengan pemeliharaan sistem ekstensif memiliki masa penen yang tidak menentu.
  1. Sistem semi-Intensif(menggunakan teknologi madya)
Pemeliharaan kolam dengan sistem semi-intensif biasanya dilakukan pembudidaya saat proses pendederan. Sistem semi-intensif ini telah ditambahkan upaya pemupukan dan pemberian pakan yang dilakukan secara teratur. Dan sistem ini dapat diterapkan di kolam, sawah, tambak, maupun di jaring apung. Dan juga sistem pengairan air tidak lagi memanfaatkan musim hujan, namun dengan peralatan yang lebih baik. Akibatnya, kolam yang menggunakan pemeliharaan sistem semi-intensif dapat memproduksi ikan sebanyak 2-3 kali per tahun. Meskipun begitu, ikan yang diproduksi hanya memiliki bobot 50 gram per ekor dikarenakan pemanenan ikan dilakukan dalam waktu yang bersamaan dengan tanaman padi atau tanaman lain yang waktu itu ditanam. Dengan sistem semi-intensif ini, pembudidaya dapat membudidaya ikan nila dengan sistem monokultur atau polikultur sesuai kebutuhan. Jika pembudidaya memilih sistem mono kultur, diharapkan untuk menerapkan pemeliharaan tunggal kelamin. Karena ikan jantan dapat tumbuh lebih cepat dari pada ikan betina. Sistem semi-intensif ini juga telah dapat dikembangkan untuk melakukan usaha pertanian sistem terpadu. Misal, diatas kolam ikan dibangun kandang itik sehingga kotoran itik tersebut akan jatuh ke kolam dan menjadi pupuk yang dibutuhkan ikan didalam kolam.
  1. Sistem intensif(menggunakan teknologi yang sudah maju)
Pemeliharaan kolam dengan sistem intensif merupakan jenis pemeliharaan yang paling modern dibandingakn yang lainnya. Karena sudah menggunakan peralatan yang maju, ikan nila yang diprodduksi bisa mencapai jumlah yang tinggi bahkan sangat tinggi dengan menyesuaikan permintaan pasar. Kolam untuk pemeliharaan harus diganti setiap harinya dengan air yang diganti minimal sebanyak 20% dari volume air keseluruhan. Sistem pengairan juga harus menggunakan alat yang sudah modern. Tak hanya dari sisi pemeliharaan kolam, ransum yang diberikan juga harus ransum yang bermutu, yang mengandung protein sebanyak 25-26% dan mengandung lemak sebanyak 6-8%. Dan juga jangan lupa untuk mengatur kepadatan ikan yang ada dikolam sesuai dengan perkembangan ukuran ikan, agar ikan dapat tumbuh dengan optimal. Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan jika hendak melakukan pemeliharaan kolam dengan sistem intensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *