Cara Memelihara Induk Lobster Dengan Benar

Cara Memelihara Induk Lobster Dengan Benar

Urbanina.com – Pada dasarnya, setiap pekerjaan perlu dilakukan dengan benar sesuai dengn prosedurnya. Namun, ketika memelihara induk lobster, perlu dilakukan dengan benar karena pembudidaya juga akan memperoleh timbal balik nantinya. Pemeliharaan yang baik terhadap induk setelah susah payah memilihnya adalah langkah yang perlu dilakukan pembudidaya dalam upaya membudidayakan lobster agar dapat menjual lobster yang disukai pelanggan. Lobster yang disukai pelanggan tentu hanya jika pembudidaya berkenan memelihara induk lobster denganb aik sehingga mengahsilkan keturunan lobster yang berkualitas dari segi daging, ukuran, dan sebagainya. Lalu, seperti apa cara memelihara induk lobster ini? Simak penjelasannya dari Urbanina berikut ini.

memelihara induk lobster

Untuk memelihara induk lobster dengan benar, diperlukan teknik pemeliharaan induk yang benar sekaligus mudah dipraktikan oleh pembudidaya. Induk lobster unggulan telah memiliki standar ukuran yang disepakati, sehingga pembudidaya dapat mengukurnya sendiri. Standar induk lobster unggulan akan dapat diperoleh dengan mudah oleh pembudidaya jika dapat memilih calon induk dengan benar dan dapat mengelola induk lobster dengan benar. Memilih induk dengan benar dapat dibaca pada artikel kami sebelumnya, dan untuk memelihara induk dengan benar ada ilmu dari seorang ahli yang bernama Cormack.

Pada tahun 1994, beliau menyatakan bahwa induk lobster yang unggul harus memiliki beberapa kriteria yaitu harus sudah berumur 6-7 bulan, belum mengalami reproduksi dan memiliki panjang tubuh total lebih dari 20 cm. Pernyataan Cormack ini juga menjadi rujukan kami dalam menulis cara pemilihan calon induk lobster di artikel sebelumnya. Pernyataan beliau tersebut didasarkan pada fakta bahwa ada korelasi positif antara jumlah telur yang dihasilkan dan ukuran panjang total. Yaitu, semakin panjang induk, semakin banyak pula telur yang dihasilkan.

Juga ditahun 1994, Cormack dan Jones mennyatakan hal yang berkaitan dengan cara yang benar untuk memberi pakan induk lobster ini. Karena mereka adalah seorang ahli, tentu perkataannya ini diutarakan berdasar pada fakta dari hasil penelitian. Berikut ini adalah inti dari apa yang mereka katakan, bahwa pakan yang diberikan untuk induk lobster ini sebaiknya memiliki kandungan protein sebanyak 40% dan karbohidrat sebanyak 10-15%. Alasannya, bahwa kandungan protein dan karbohidrat yang terdapat didalam pakan tersebut memiliki khasiatyang baik untuk dapat meningkatakan peluang mendapatkan lobster dengan jumlah yang banyak serta telur dengan kualitas yang tinggi.

Seperti yang disarankan, bahwa setelah umur dua bulan lobster perlu diberi pakan berupa pakan pelet komersial. Untuk mendapatkan kandungan protein dan karbohidrat yang lebih, dapat dilakukan dengan memberikan pakan tambahan berupa udang yang dicincang. Udang yang dicincang tersebut bisa diberikan secara bersamaan dengan pakan pelet komersial yang dihaluskan. Pemberian pakan ini dilakukan sebanyak 2 kali sehari. Karena bersifat kanibal, perlu dilakukan tindakan antisipasi dari pembudiaya agar kematian lobster yang dipelihara dapat dihindari. Tidakan antisipasi dapat dilakukan dengan memberikan pakan dengan persentasi pakan malam yang lebih banyak, yaitu 75% pakan untuk malam hari dan 25% pakan untuk pagi hari.

Selain dengan pemberian pakan dengan mengantisipasi sifat kanibalisme dari lobster yang sipelihara, juga diperlukan air dengan kualitas yang baik sebagai tempat tinggal dan lingkungan yang baik untuk lobster. Air dengan kualitas baik tersebut adalah air yang suhunya terjaga antara 24-30 derajat C. Juga tidak lupa untuk dapat menjaga pH air agar tetap berkisar pada angka 6-8, serta kadar oksigen terlarut agar minimal di angka 5 ppm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *