Cara Budidaya Belut Sawah

Cara Budidaya Belut Sawah

Urbanina.com - Cara budidaya belut sawah dapat dilakukan dengan baik jika Anda mengetahui cara yang benar dalam mengupayakan budidaya belut tersebut. Dan kabar baiknya, budidaya belut dapat dilakukan dengan mudah apabila cara yang digunakan untuk budidaya tersebut adalah cara yang benar sesuai prosedur. Perbedaannya, hanyalah ilmu di lapangan yang lebih banyak membutuhkan kecermatan dari orang tersebut dalam melihat situasi yang ada. Hanya dengan cara tersebut proses budidaya belut sawah dapat dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar. Berikut ini adalah cara yang dapat dilakukan untuk membudidayakan belut sawah. cara budidaya belut sawah Memilih bibit belut Langkah pertama untuk membudidayakan belut adalah dengan memilih bibit yang tepat. Cara budidaya belut sawah ini memang dapat dilakukan dengan cukup mudah, tetapi membutuhkan ketelitian. Bibit yang tepat tersebut dapat anda dapatkan dengan dua cara, yaitu dengan membelinya di penjual bibit atau juga bisa dengan mencari bibit secara langsung di sawah. Jika anda memilih untuk membeli bibit belut, terdapat beberapa kriteria bibit yang baik yang perlu dipertimbangkan. Beberapa kriteria bibit yang baik untuk dipertimbangkan diantaranya adalah sebagai berikut. Pertama, memiliki ukuran yang seragam, juga memiliki tubuh yang sempurna dalam artian tidak cacat. Selanjutnya, bibit yang dipilih juga tidak boleh memiliki penyakit didalam tubuhnya. Dan yang terakhir, bibit yang pantas untuk dibeli adalah bibit yang dilihat dari gerakannya memiliki gerakan yang lincah. Menyiapkan kolam budidaya Cara budidaya belut sawah dilanjutkan dengan langkah menyiapkan kolam budidaya. Ada beberapa jenis kolam yang dapat anda pilih ketika hendak membudidayakan ikan belut ini. Pembagian kelompok kolam ini dibagi menjadi dua yaitu kolam permanen dan kolam semi permanen. Pada kelompok kolam permanen, terdapat beberapa jenis kolam seperti kolam tanah, kolam sawah, dan kolam beton. Sedangkan kelompok kolam semi permanen terdapat beberapa jenis seperti kolam terpal, tong, drum ataupun dengan bahan semi permanen lainnya. Anda dapat memilihnya sendiri sesuai dengan kebutuhan anda. Jika masih pemula, anda dapat mencoba untuk memilih menggunakan kolam semi permanen yang tidak membutuhkan banyak biaya investasi untuk membuatnya. Penebaran benih Waktu penebaran benih sebaiknya diperhatikan daalam cara budidaya belut sawah ini. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, agar benih yang ditebarkan dapat terhindar daru stress. Untuk kepadatan penebaran, belut dapat ditebarkan di kolam yang sudah siap dengan  kepadatan 50-100 ekor per meter persegi. Pemberian pakan belut Cara budidaya belut sawah yang selanjutnya adalah pemberian pakan belut. Pakan belut dapat diberikan sebanyak tiga kali dalam sehari. Adapun waktu yang paling tepat untuk memberikan pakan dengan dosis yang paling banyak adalah pada sore atau malam hari, karena belut termasuk jenis hewan nokturnal. Sedangkan untuk jumlah total pakan diberikan per harinya adalah sekitar 2-20% dari bobot tubuhnya. Pemanenan belut Pemanena belut sendiri dapat dibagi menjadi dua, yaitu pemanenan total dan pemanenan sebagian. Sedangkan waktu pemanenan itu sendiri dapat dilakukan apabila pemeliharaan telah berlangsung selama kurang lebih 6 bulan. Kecuali untuk pemanenan sebagaian, dapat dilakukan dalam waktu yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pemanenan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *