Sejarah Pertanian Organik Dari Waktu ke Waktu

Sejarah Pertanian Organik Dari Waktu ke Waktu

Urbanina.com – Sering kita mendengar istilah pertanian organik dan produk organik saat ini. Tahukah anda bahwa sistem pertanian organik adalah suatu sistem pertanian yang tidak menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya termasuk pupuk dan pestisida untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman serta menjaganya dari serangan hama. Jika anda sudah mengetahui arti dari pertanian organik maka tentunya anda juga harus mengetahui sejarah pertanian organik yang menjadi kisah dibalik jenis pertanian tersebut. Yang menjadi pertanyaan, apakah jenis pertanian ini adalah metode pertanian baru dan bagaimana awal mulanya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka ada baiknya anda etrus membaca uraian berikut ini.

sejarah pertanian organik

Sejak Kapan Pertanian Organik digunakan?

Sejarah pertanian organik diawali dari pertama kapan pertama kali digunakan. Jika anda berpikir bahwa pertanian organik baru muncul diabad 21, maka anggapan anda tersebut salah. Memang istilah organik baru muncul akhir-akhir ini tapi sistem pertanian organik sudah ada dan digunakan sejak zaman dahulu bahkan pada masa prasejarah. Sistem pertanian organik dikenal sebagai sistem pertanian tradisional yang menggunakan bahan-bahan alami dalam mengolah tanah dan membiarkan tanaman tumbuh secara alami pula. Sebelum ditemukannya pupuk kimia buatan maupun pestisida kimia, masyarakat dunia tentu saja bergantung pada pertanian tradisional. Sejak muncul zama revolusi industri di dunia Barat maka lambat laun teknologi pertanian semakin berkembang dan para ilmuwan terutama pada 40 tahun pertama di abad kedua puluh berhasil menciptakan pupuk dan pestisida kimia yang kemudian banyak digunakan dalam sistem pertanian modern untuk menekan biaya produksi dan mempercepat hasil panen.

Sejak perang dunia pertama dan kedua, tentunya para penduduk dunia memerlukan bahan makanan yang harus didapatkan secara cepat dan efisien. Oleh sebab itulah pupuk kimia, pestisida buatan dan mesin-mesin pertanian mulai dikembangkan untuk menggantikan sistem pertanian tradisional yang membutuhkan lebih banyak tenaga dan waktu.

Siapa Pelopor Pertanian Organik ?

Berbicara sejarah pertanian organik, akan muncul pertanyaan siapakah pelopornya? Dibalik suatu inovasi dan revoiusi sistem tanam tentunya ada pihak-pihak yang berperan di baliknya sebagaimana dalam sistem pertanian organik, ada ebebrapa pihak yang mendukung perkembangan sistem pertanian ini. Sebagian dari mereka diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Sir Albert Howard, dinobatkan sebagai bapak pertanian organik modern. Ia adalah seorang ahli biologi yang berasal dari Inggris dan berhasil mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan modern ke dalam sistem pertanian tradisional atau yang kemudian dikenal sebagai sistem pertanian organik. Ia memprakarsai pertanian organik di benua Eropa dari pengalamannya dan pengetahuannya tentang sistem pertanian tradisional di India. Pada tahun 1905 hingga tahun 1924, ia dan istrinya Gabrielle, yang merupakan seorang ahli fisiologi tanaman bekerja sebagai penasehat pertanian di daerah Pusa, Bengali India. Dan dari pengalamannya tersebut mereka berhasil membukukan suatu hasil penelitian yang saat ini banyak diadopsi oleh petani dan ilmuwan di bidang pertanian.
  • Rudolf Steiner, seorang ahli pertanian dari Jerman berhasil memprakarsai pertanian organik di negaranya dengan memberikan pemahaman bahwa pertanian ini sangat baik dan lebih sehat untuk dilakukan dalam usaha menjaga kesuburan tanah, kesehatan tanaman serta hewan ternak.

Pertanian organik di Indonesia sendiri sudah ada sejak zaman dahulu dan tentu saja masih bersifat tradisional. Setelah masa orde baru, para petani yang tadinya menggunakan bahan alami dalam sistem pertanian tradisional, diarahkan untuk menggunakan bahan kimia untuk memaksimalkan hasil pertaniannya dan mencapai swasembada. Sejak saat itu pertanian Indonesia menggunakan pupuk dan pestisida kimia. Namun, dengan berjalannya waktu dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, pertanian organic mulai kembali dikembangkan tentunya juga karena nilai ekonomi dan keunntungan yang ditawarkan pertanian organik juga lebih besar. Itulah sejarah pertanian organik yang berkembang dari waktu ke waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *