Munculnya Peluang Untuk Bisnis Pupuk Organik

Munculnya Peluang Untuk Bisnis Pupuk Organik

Urbanina.com – Pupuk organik kini menjadi salah satu pupuk yang dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak. Hal ini tak lepas dari sejumlah penelitian yang terus dilakukan seiringa dengan kembalinya minat para petani kepada pupuk organik ini. Semakin kesini, pupuk organik menjadi salah satu pupuk yang diminati oleh para petani setelah dulu mereka memilih menggunakan pupuk kimia di kebun pertanian mereka. Penelitian yang terus dilakukan akhirnya menemukan pentingnya penggunaan pupuk organik di lahan pertanian para petani agar dapat memiliki panen yang bagus sekaligus tanpa merusak tanah yang mereka jadikan lahan. Hasil penelitian yang akurat semakin disukai masyarakat sekaligus mendapat perhatian dari pemerintah tentang perkembangannya. Di tengah-tengah tren pupuk organik tersebut, muncullah bisnis pupuk organik yang menjadi ide cemerlang untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah.

bisnis pupuk organik

Untuk memulai bisnis pupuk organik, maka dibutuhkan pengetahuan tentang pupuk organik itu sendiri terlebih dahulu. Pupuk organik merupakan sebutan dari salah satu jenis pupuk yang dapat digunakan untuk memupuk tanaman agar tumbuh menjadi tanaman menghasilkan panen yang baik. Jenis pupuk organik ini disebut demikian karena asal mula bahan pembuatan pupuk ini adalah dari bahan-bahan organik seperti kotoran hewan, dedaunan kering, dan lainnya yang bukan dari bahan-bahan buatan. Jenis pupuk ini merupakan pupuk yang ramah lingkungan, yang tidak akan mengurangi kadar kesuburan tanah setelah dipupuk dengan pupuk jenis ini. Singkatnya, penggunaan pupuk organik lebih ramah lingkungan jika dibanding dengan penggunaan pupuk jenis lainnya.

Bagi mereka yang ingin memiliki bisnis pupuk organik, bagaikan peribahasa sambil menyelam minum air. Dengan tujuan mendapat pundi-pundi rupiah, mereka sekaligus membantu pemerintah dalam membersihkan sampah yang berserakan.

Keuntungan yang dperoleh dari bisnis pupuk organik ini tentu mendapat jalan yang lapang. Hal ini dikarenakan semakin kedepan, kebutuhan akan pupuk organik akan terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan keunggulan pupuk organik ini. Dengan demikian, bisnis pupuk organik dapat terus dikembangkan terutama didesa, dalam skala kecil maupun besar.

Cara membuat pupuk organik juga tidaklah terhitung sulit. Sedikit memahami cara-caranya, maka orang akan langsung bisa mempraktekannya dengan baik. Alat-alat yang dibutuhkanpun tidak terlalu rumit. Untuk yang berskala kecil, dapat menggunakan alat-alat yang sederhana saja. Sedangkan untuk yang berskala besar, dapat dibantu dengan menggunakan mesin yang dikhususkan untuk membuat pupk organik ini. Berikut langkah-langkah pokok untuk membuat pupuk organik.

  1. Mengumpulkan sampah organik

Pupuk organik juga bisa disebut pupuk kompos, kumpulkan sampah organik yang ada untuk langkah yang pertama. Kemudian sampah yang terkumpul dipotong-potong menjadi berukuran kecil, agar dapat melalu proses yang kedua. Ukurannya disesuaikan kantong yang akan dipakai.

  1. Memasukan sampah kedalam kantong

Untuk memasukan sampah yang telah dipotong-potong ada prosedur tersendiri. Setiap sampah yang masuk tingginya 10cm, 20cm, dan kelipatan dari dasar kantong, siramlah larutan promi secara merata. Isilah kantong hingga penuh sampah dan larutan promi tersebut.

  1. Melalui proses inkubasi

Prosese ini cukup mudah. Hanya dengan menutup rapat kantong tersebut rapat-rapat, kemudian diamkan selama 3-6 minggu(hingga kompos matang).

  1. Memanen pupuk organik

Selesai sudah, pupuk organik telah jadi dan dapat digunakan. Bila untuk dijual, perlu dilakukan pengeringan pupuk, dicacah dan juga diayak. Dengan proses tambahan tersebut maka pupuk kompos dapat hilang baunya serta layak untuk dijual. Setelah terjual, pundi-pundi rupiah yang diinginkan pun akan terkumpul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *