Kualitas Makanan Organik Telah Terbukti Lebih Sehat

Kualitas Makanan Organik Telah Terbukti Lebih Sehat

Urbanina.com – Makanan yang berasal dibeli dari pasar apakah sudah pasti makanan yang sehat? Setiap orang tentu berharap dapat mengkonsumsi makanan yang baik, termasuk bahan makanan yang dibeli dipasar seperti sayur-sayuran dan bauh-buahan, bahkan mungkin makanan pokok seperti beras atau gandum. Sebenarnya, kita tidak bisa memastikan secara langsung, karena sehat atau tidaknya makanan, tergantung dari penanganan yang diterapkan pada tanaman makanan tersebut. Setidaknya ada dua jenis, yaitu makanan organik dan makanan non-organik. Makanan organik adalah semua jenis makanan yang berasal dari organisme hidup yang tidak mempunyai kandungan kimia tambahan. Lalu, apakah kualitas makanan organik sebanding dengan makanan non-organik? Siapa sangka, kualitas makanan organik terbukti lebih sehat.

kualitas makanan organik

Makanan organik disebut-sebut menjadi makanan yang lebih sehat dibandingkan makanan yang non organik. Padahal, biasanya makanan yang non-organik lebih banyak direkomendasikan banyak orang awam pada umumnya. Hal ini tentu karena perawatan tanaman dari makanan non-organik lebih baru dibandingakan dari tanaman makanan organik. Misalnya, sayuran yang ditanam dengan cara non-organik dirawat dengan penambahan zat-zat kimia seperti pestisida dan lain-lain. Anggapan yang menganggap bahwa zat kimia dapat menyehatkan hasil panen inilah yang mungkin membuat orang beranggapan makanan non-organik lebih sehat. Namun, setelah diteliti oleh orang ilmuwan, apakah benar anggapan makanan non-organik lebih sehat? Tentu tidak ya.

Seorang yang ahli dibidang makanan atau seorang pakar tentu akan meneliti berbagai jenis makanan yang berbeda penanganan tanamannya ini. Dalam penelitiannya, pakar setuju kalau makanan organik lebih sehat dari pada makanan non-organik. Meski berbeda pendapat dari pendapat awam, namun pendapat ini berdasar pada ilmu yang telah ia capai dan tentu terpercaya. Berdasar penelitian yang dilakukan, kualitas makanan organik lebih baik dari jenis lainnya. Hal ini dikarenakan makanan organik terbukto lebih memberi manfaat yang baik untuk tubuh konsumennya. Diantara manfaat yang diperoleh tubuh adalah meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan proses degeneratif, membantu regenari sel dan optimalisasi anti bodi, serta mencegah terjadinya paparan radikal bebas.

Bebarapa fakta juga dikemukakan untuk memperjelas pembuktian tersebut. Salah satunya yang dilakukan terhadap sayur-sayuran. Penelitian membuktikan bahwa tomat, kentang, kubis dan bawang organik memiliki kandungan nutrisi sebesar 20-40 persen lebih banyak dibandingkan dengan tomat serta sayuran lainnya tersebut yang jenis konvensional. Hal ini tentu menjadi fakta yang menarik perhatian pakar. Bahkan ada yang lebih besar, yaitu pada susu organik. Penelitian membuktikan bahwa susu organik memiliki kandungan nutrisi sebesar 60-80 persen lebih banyak dibandingkan susu konvensional. Tentu lebih menyita perhatian lagi. Berdasar beberapa bukti penelitian yang telah dilakukan oleh pakar dengan alat yang sudah maju tentu cukup membuktikan kualitas makanan organik yang unggul ini.

Makanan organik tidak hanya dari tumbuhan saja ya, hewan organik pun dapat menghasilkan makanan organik, seperti susu yang telah disebutkan tadi. Dari sebuah penelitian tersebut, konsumen diharapkan mengerti bagaimana memilih makanan yang baik. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi para petani maupun peternak agar dapat memahami bagaimana menghasilkan hasil panen yang sehat untuk konsumen sekaligus mendapat keuntungan yang sebanyak-banyaknya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah tentang penggunaan pestisida. Penggunaan pestisida yang tidak benar dapat memberi pengaruh buruk terhadap panen yang dihasilkan. Penelitian menunjukan bahwa pestisida dapat memberi pengaruh yang tidak baik untuk tubuh. Perlu digarisbawahi bahwa ini hanya berlaku untuk penggunaan pestisida yang salah. Namun, tak peduli dengan resiko tersebut, salah satu kelebihan dari makanan organik adalah bahwa tanaman organik tumbuh tanpa menggunakan pestisida, sehingga menjadi salah satu faktor yang menguatkan bahwa makanan organik ini lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *