Kekurangan Dan Kelebihan Pupuk Kompos

Kekurangan Dan Kelebihan Pupuk Kompos

Urbanina.com – Pupuk kompos merupakan pupuk yang terbuat dari sisa limbah yang fermentasi agar dapat dimanfaatkan untuk petani sebagai pupuk. Pupuk kompos termasuk didalam kelompok pupuk organik, karena bahan-bahan pembentuk pupuk ini adalah semuanya bahan organik. Seperti sisa-sisa hewan dan tumbuhan adalah semuanya dapat dijadikan bahan baku pembuatan pupuk organik. Selain pupuk organik, ada jenis pupuk lain yang bernama pupuk anorganik atau pupuk kimia. Kedua jenis pupuk ini sama-sama pernah digunakan petani untuk memupuk lahan mereka yang ditanami berbagai macam tumbuhan. Penggunaan pupuk organik lebih disukai para petani mengingat penggunaan pupuk kimia yang terlalu banyak dapat membuat kualitas kesuburan tanah menurun. Namun, dibalik kelebihan pupuk kompos atau pupuk organik tersebut, pupuk jenis ini juga memiliki beberapa kekurangan.

kelebihan pupuk kompos

Apabila sesuatu memiliki kekurangan, maka itu adalah suatu hal yang wajar. Karena, tak ada benda yang hanya memiliki kelebihan saja, setiapa benda memiliki kelebihan dan kekurangnnnya masing-masing. Sepertihalnya pada pupuk, pupuk kompos juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan pupuk kompos yang membuat ia digemari adalah karena keramahannya terhadap lingkungan. Karena, lahan yang dipupuk denganpupuk kompos akan memiliki tingkat kesuburan yang tetap terjaga meski dipupuk secara terus menerus. Dan kelebihan pupuk kompos yang seperti inilah yang sangat populer dibicarakan saat ini.  Tetapi, tentu tidak hanya itu saja kelebihan pupuk kompos ini. Sebelum membahas kelebihannya, berikut akan dibahas beberapa kekurangan pupuk kompos dibanding pupuk kimia, yaitu :

  1. Pupuk kompos hanya memiliki sedikit unsur hara yang terkandung didalamnya. Sehingga, dalam memenuhi kebutuhan hara pada tanaman, dibutuhkan jumlah pupuk yang relatif banyak dibandingkan penggunaan pupuk kimia.
  2. Berkaitan dengan penggunaan pupuk dalam jumlah banyak, maka biaya operasional untuk pengangkutan semakin banyak pula. Sehingga anggaran biaya operasional lebih banyak dibanding jika menggunakan pupuk organik.
  3. Kekurangan yang ketiga ini disebabkan bila lahan yang tidak dulunya sering ditaburi pupuk kimia. Karena, pada lahan yang semacam ini akan dibutuhkan pupuk kompos yang lebih banyak dibandingkan dengan takaran rata-rata. Karena, tanah yang yang sudah berkurang kesuburannya akan membutuhkan pupuk kompos yang lebih banyak agar baik untuk tanaman. Hal ini tentu akan menambah biaya bagi petani.

Setelah membahas tentang kekurangan pupuk kompos, selanjutnya berikut beberapa kelebihan pupuk kompos apabila dibandingkan dengan penggunaan pupuk kimia.

  1. Pupuk organik memiliki kandungan unsur hara yang lengkap. Unsur hara yang bersifat makro maupun mikro semua ada didalam pupuk organik. Dan kelengkapan unsur hara yang terkandung pada pupuk kompos ini hanya dimiliki oleh jenis pupuk ini.
  2. Pupuk kompos juga memiliki kandungan asam-asam organik yang tidak dimiliki oleh pupuk anorganik. Kandungan asam-asam organik ini sangat berguna bagi tanaman, mikroorganisme, maupun untuk lingkungan disekitarnya. Asam-asam organik ini terdiri dari asam humic, asam fulfic, hormon dan enzym.
  3. Pupuk organik mengandung makro dan mikro organisme tanah yang sangat berguna bagi tanah. Kedua jenis organisme tanah tersebut akan membantu memperbaiki sifat fisik tanah dan sifat biologis tanah.
  4. Pupuk organi memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh pupuk kimia, yaitu kemempuan untuk memperbaiki dan menjaga struktur tanah.
  5. Pupuk organik mampu menjadi penyangga pH tanah.
  6. Pupuk organik bisa menjadi penyangga unsur hara anorganik yang diberikan
  7. Pupuk organik dapat menjaga kelembaban tanah
  8. Pupuk organik aman digunakan meskipun jumlah yang ditaburkan terlalu banyak.
  9. Pupuk organik tidak merusak lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *