Harga Beras Hitam Organik di Pasaran Saat Ini

Urbanina.com – Sekarang gaya hidup sehat tidak cuma melakukan pilates atau yoga saja, tetapi juga disertai dengan menu setiap hari yang melibatkan superfood seperti beras hitam organik. Bahan-bahan yang terdengarnya masih kurang familiar dan mahal, masuk ke dalam daftar belanja wanita-wanita modern. Semua demi khasiat yang luar biasa. Beras hitam organik yang harganya cukup mahal dan jauh dari hasrat kita pada beras pulen, saat ini justru dicari-cari. Sebenarnya berapa harga beras hitam organik saat ini? 

Jenis beras yang terdapat di Indonesia sangatlah beragam antara lain beras putih, beras merah dan beras hitam. Harga ketiga jenis beras tersebut selalu berubah dikarenakan beberapa faktor seperti sedang musim kemarau, sedang musim panen ataukah tidak. Semua itu merupakan faktor yang berpengaruh pada harga beras.

Harga Beras Hitam Organik Saat Ini

Mengapa kita kali ini hanya terfokus pada harga beras hitam organik saja? Pasalnya, harga beras putih kebanyakan nyaris sama di setiap daerah. Untuk harga beras merah ada pada kisaran Rp.17.000–Rp.20.000, sedangkan untuk harga beras hitam organik kira-kira antara Rp.20.000–Rp.35.000. Tentu saja tidak sedikit yang bertanya-tanya dalam hati, mengapa harga beras hitam organik dan beras merah bisa berbeda jauh? Alasannya ialah lantaran beras hitam jarang yang membudidayakannya.

Beras hitam organik amat langka sekali yang berani dan berusaha membudidayakannya. Terlebih beras hitam bukanlah merupakan beras yang dapat ditanam dengan metode tanam biasa, beras hitam mesti dibudidayakan dengan memakai teknik organik. Maka dari itu banyak yang menyebut beras ini dengan istilah beras hitam organik. Proses pengolahan melalui teknik organik lebih sukar dan biaya yang dibutuhkan untuk cara tanam organik inipun memerlukan biaya yang tidak murah.

Dalam masyarakat Jawa, beras hitam mempunyai pamor istimewa. Hanya para bangsawan yang boleh merasakannya. Di Cina disebut beras terlarang sebab pada waktu kekaisaran Tiongkok, cuma kaisarlah yang boleh mengkonsumsinya. Bentuknya seperti ketan item, tetapi tidak selengket beras ketan.

Kandungan serat beras hitam sebanyak 100 kali lipat dari beras biasa (beras putih). Tingkat indeks glisemik beras hitam itu rendah. Ini pertanda beras hitam bisa memelihara produksi insulin dan kadar gula darah sehingga dianjurkan sekali untuk penderita diabetes. Selain itu karbohidrat kompleks beras hitam menyebabkan perut merasakan kenyang lebih lama.

Dalam Journal of Nutrition tahun 2008, riset memperlihatkan kalau ekstrak beras hitam bisa mendukung menghindari aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah), si penyebab serangan jantung. Sesunggunya beras ini memiliki warna ungu gelap, warna dari antosianin pada kulit ari yang bermanfaat selaku antioksidan. Semakin pekat warna beras, maka akan semakin banyak antioksidannya.

Tidak sedikit penyakit seperti serangan jantung dan diabetes merupakan penyakit yang diidap lantaran gaya hidup kita yang kurang sehat. Kini telah waktunya kita hidup sehat kembali. Untuk harga beras hitam organik saat ini di pasaran dipatok pada angka Rp 20.000 per kilogram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *