Cara Menanam Terong Ungu Dengan Sistem Organik

Urbanina.com - terong ungu adalah salah satu bahan masak dapur yang banyak disukai oleh ibu-ibu. Ada banyak jenis masakan yang bisa diciptakan dari sayuran buah yang satu ini. Selain disukai oleh ibu-ibu, buah yang satu ini juga banyak disukai oleh anak-anak karena warnanya yang unik. Terong ungu yang sehat sangat menarik perhatian anak-anak walaupun cara untuk mengkonsumsi buah ini harus dimasak terlebih dahulu. Yang menarik dari sayuran buah ini adalah bahwa buah ini memiliki berbagai khasiat yang banyak bagi anak termasuk bisa mencerdaskan otak. Nah, bagi anda yang mau bertanam sayuran buah terong ungu, berikut adalah cara menanam terong ungu dengan sistem organik. cara menanam terong ungu Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa menanam buah terong ini. Kalau mau yang cepat, tentu bertanam menggunakan pupuk kimia dan pupuk percepatan akan membantu. Tetapi, apakah nanti buah terong yang dihasilkan bisa sehat dan aman bagu tubuh? Tentu saja anda bisa jawab sendiri pertanyaan ini. Kita tahu bahwa selain untuk menyalurkan hobi, berkebun juga bertujuan agar hasil kebun yang dihasilkan adalah yang memiliki kualitas gizi yang baik dan aman bagi tubuh. Oleh karena itu sistem pertanian orgnik menjadi salah satu sistem penanaman yang disukai banyak orang salah satunya adalah karena kualitas hasil tanam yang dihasilkan adalah sehat dan aman bagi tubuh. Nah, berikut ini adalah cara menanam terong ungu menggunakan sistem organik. Namun sebelumnya, terlebih dahulu siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk penanman. Alat dan bahan yang diperlukan diantaranya benih terong ungu, rockwool, air, kohe(kotoran hewan) kambing, humus, sekam bakar dan polibag. Setelah semua alat dan bahan siap, langkah selanjutnya adalah dengan memulai penanaman. Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk cara menanam terong ungu dengan sistem organik ini. Berikut langkah-langkahnya.
  • semai benih
Untuk langkah penyemaian, kali ini kami sarankan anda untuk menggunakan rockwool karena jauh lebih mudah dari pada menggunakan tanah langsung. Caranya, pertama basahi rockwool lalu tiriskan hingga rockwool dalam keadaan lembab. Lalu buat lubang tanam di rockwool tersebut dan letakkan benih di lubang tersebut. Dalam waktu sekitar 3 hari benih akan pecah benih dan bisa anda kenakan langsung ke sinar matahari. Setelah benih berumur 14 hari, biasanya sudah akan muncul 4 helai daun, itu berarti tanaman siap di pindah tanam.
  • pindah tanam
Untuk langkah pindah tanam, kali ini kita akan membutuhkan sekam bakar, humus dan kohe yang telah kita siapkan. Campurkan ketiga unsur tersebut dengan perbandingan jumlah 1:1:1, aduk sampai rata kemudian letakkan adonan media tanam tersebut ke polibag yang telah disiapkan. Buat lubang tanam di media tanam tersebut, kemudian pindahkan tanaman yang telah berdaun 4 ke lubang tanam yang telah disiapkan. Beri air secukupnya, dan pindah tanam selesai.
  • perawatan
Untuk perawatan, anda bisa melakukannya dengan tidak lupa mengecek kelembaban media tanam. Kalau dirasa perlu disiram, maka anda perlu menyiramnya apalagi kalau sudah memasuki musim kemarau. Dan satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah untuk menjaga tanaman dari serangan hama ulat, belalang ataupun hama lainnya.
  • panen
Tanaman terong ungu dapat segera dipanen apabila buahnya sudah berwarna ungu segar. Hal ini dilakukan karena kita menanam di rumah sendiri, jadi tanaman langsung kita masak. Nah, bagi anda yang mau bertanam terong ungu tetapi terkendala tanah yang kurang subur, anda bisa menggunakan pembenah tanah tuwuh. Bagi anda yang mau order tuwuh sekarang, anda bisa order dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *