Cara Menanam Buah Tin Dengan Sistem Organik

Urbanina.com - bertanam di rumah sudah menjadi salah satu kegiatan rutin bagi mereka yang hobi berkebun di rumah. Bagi para hobiis berkebun, berkebun sudah bukan lagi menjadi beban sehingga tidak lagi takut gagal dalam upaya menghijaukan rumah tersebut. Berkebun memang menjadi hobi yang banyak memiliki manfaat baik bagi pekebun itu sendiri maupun bagi lingkungan sekitar. Selain digunakan untuk mengisi waktu luang saja, berkebun secara tidak langsung juga telah mendukung gerakan menghijaukan bumi kembali. Sehingga, rumah yang digunakan untuk berkebun biasanya akan terlihat lebih hijau, lebih sehat dan lebih asri. Juga selalu ada pilihan tanaman yang akan ditanam di rumah, seperti mau menanam buah tin misalnya. Cara menanam buah tin ini pun caranya juga beragam dan bisa dipraktekan langsung di rumah. cara menanam buah tin Kalau anda juga termasuk orang yang suka berkebun dan bingung mau menanam tanaman apa, sebenarnya anda tidak perlu bingung karena selalu ada pilihan jenis tanam untuk ditanam. Nah, bagi anda yang mau menanam buah tin di rumah, anda bisa mencoba untuk menanamnya dengan sistem organik. Cara menanam buah tin dengan sistem organik ini diharapkan dapat menghasilkan hasil tanam buah tin yang sehat untuk dimakan tanpa bahan kimia yang berbahaya. Kita tahu sistem organik merupakan salah satu cara bercocok tanam yang banyak digemari mereka yang peduli dengan kesehatan. Nah, untuk cara menanam buah tin dengan sistem organik ini dapat anda simak sebagai berikut.
  • Pemilihan bibit buah tin
Pada pembahasan cara menanam buah tin dengan sistem organik ini kita mulai dari pemilihan bibit buah tin. Saat ini menanam tanaman direkomendasikan atau disarankan melalui bibit hasil cangkok atau stek. Hal ini dikarenakan bibit yang dihasilkan melalui cangkook maupun stek tersebut memiliki kemungkinan cepat tumbuh yang leibh besar dari pada harus menanam dari menyemai benih. Nah, dalam memilih bibit buah tin ini, usahakan untuk memilih bibit yang sehat dengan daun yang terlihat segar. Juga perhatikan batang bibit agar dipilih bibit dengan batang yang kokoh.
  • Menyiapkan media tanam
Karena kita akan menanam bibit buah tin tersebut dengan sistem organik yang tanpa bahan kimia yang berbahaya, kita bisa mulai dengan menggunakan media tanam yang sesuai. Berdasarkan pengalaman farmer kami, kita bisa menggunakan campuran pupuk kohe(kotoran hewan) yang dicampur dengan sekam bakar dengan perbandingan 1:1. Adapun jenis pupuk kohe yang disarankan adalah kohe dari hewan sapi. Campur kedua bahan tersebut di tempat yang cukup kemudian kita bisa langsung siapkan planter bag kemudian kita pindahkan media tanam tersebut ke dalam planter bag yang telah disiapkan.
  • Penanaman bibit buah tin
Pertama-tama buat lubang tanam dengan ukuran secukupnya pada media tanam yang tadi telah disiapkan. Copot polybag yang membungkus bibit buah tin kemudian masukkan bibit ke dalam lubang tanam yang telah dibuat. Tutup kembali lubang tanam tersebut dengan media tanam disekitarnya dan bibit siap disiram. Penyiraman pertama ini hanya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan air di hari itu saja.
  • Perawatan tanaman
Perawatan utama untuk buah tin yang ditanam dengan sistem organik ini adalah penyiraman. Usahakan untuk rutin menyiram tanaman setiap pagi dan sore hari terutama kalau saat musim kemarau. Kita tahu proses fotosintesis pada tanaman sangat penting untuk membantu pertumbuhan tanaman itu sendiri. Tanaman buah tin yang ditanam di planter bag dengan sistem organik ini tetap akan bisa berbuah meskipun tinggi tanamannya masih kisaran 150 cm saja, seperti yang pernah dilakukan oleh farmer kami. Nah, bagi anda yang mau order bibit buah tin ini, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *