Beras Hitam Organik dan Manfaat yang Dikandungnya

Urbanina.com - Beras hitam organik bukanlah ketan hitam meski tampilannya mirip sekali. Beras hitam bila dimasak atau ditanak akan tetap menjadi nasi yang memiliki warna hitam keunguan. Sementara itu ketan hitam bila dimasak akan menjadi seperti ketan, lengket di tangan dan terasa ketan. Beras hitam berbeda dengan ketan hitam, baik dari sisi kandungan ataupun manfaatnya. Ketan hitam mempunyai indeks glikemik lebih tinggi ketimbang beras hitam. Bila sampai tertukar untuk pengobatan diabetes bisa menimbulkan efek sebaliknya, yakni kadar gula darahnya semakin tinggi. Beras Hitam Organik dan Manfaat yang Dikandungnya Cara paling jitu untuk membedakan beras hitam dengan ketan hitam ialah memasaknya, hasil masakannya tentu saja berbeda. Anda bisa membedakannya dari rasa dan kelengketannya. Selain itu dengan mematahkan beras hitam dan ketan hitam. Beras hitam memiliki warna bening di dalamnya sehingga bila dipatahkan nampak warna hitamnya hingga ke dalam. Sementara itu ketan hitam warna di bagian terdalamnya putih seperti susu. Ada beberapa khasiat dan manfaat beras hitam organik yang perlu diketahui, diantaranya:
  1. Kaya Antioksidan
Lapisan aleuron yang memberi warna hitam keunguan pada beras hitam banyak mengandung antioksidan, bahkan tergolong paling tinggi diantara bahan pangan yang dikonsumsi oleh manusia. Warna ini bersumber dari anthocyanin yang juga terdapat pada buah cranberry, raspberry, dan blueberry yang mempunyai kemampuan untuk membantu menghindari beragam penyakit kronis.
  1. Melindungi Kesehatan Jantung
Riset sudah membuktikan jika beras hitam berguna membantu menekan pembentukan plak, aterosklerosis, menghindari stroke dan serangan jantung. Fitokimia antosianin secara khusus membantu melindungi kolesterol sehat dengan cara menurunkan kadar trigliserol dan LDL (kolesterol jahat).
  1. Membantu membersihkan racun
Beberapa penelitian sudah membuktikan jika mengonsumsi beras hitam organik membantu detoksifikasi tubuh secara keseluruhan, terutama liver. Liver merupakan organ yang berfungsi menawarkan racun. Selain itu fitonutrien yang ditemui di beras hitam menunjang tubuh untuk menghambat peradangan dan menjernihkan tubuh dari zat berbahaya yang bisa berperan serta pada beragam penyakit.
  1. Sumber serat yang baik untuk pencernaan
Serat di dalam beras ini membantu menghindari kembung, sembelit, dan tanda-tanda pencernaan yang tidak diharapkan lainnya. Serat menjerat kotoran dan racun di dalam saluran pencernaan, membantu untuk membuangnya dan memperbaiki usus serta saluran pencernaan yang lainnya. Serat makanan yang ditemui pada beras hitam organik pun amat penting untuk membantu Anda tahan lama merasakan kenyang sesudah makan untuk jangka waktu yang panjang sehingga serat ini memiliki potensi membantu dalam program diet.
  1. Secara alami bebas Gluten
Seperti halnya varietas beras dari jenis padi yang lainnya, beras hitam pada dasarnya bebas dari gluten. Gluten merupakan senyawa protein yang terdapat pada gandum dan berbagai hasil olahannya. Bila seseorang sensitif pada gluten mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten sehingga akan mengalami tanda-tanda seperti orang yang memiliki penyakit celiac yakni sindrom usus bocor, kekurangan gizi, diare, sembelit dan kembung.
  1. Membantu mengurangi penyerapan gula berlebih pada penderita diabetes
Mengonsumsi teratur beras hitam organik membantu tubuh menyeimbangkan kadar gula di dalam darahnya sehingga bisa menurunkan secara signifikan risiko dibetes pada tubuh. Bila metabolisme tubuh seimbang, maka tubuh pun menjadi lebih enak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *