Masih Penasaran, Apa Itu Microgreens?

Urbanina.com - Apa itu microgreens? Microgreens adalah sebutan untuk nama sayuran dengan jenis baru. Adapun pembahasan microgreens juga bisa disebut dengan pembahasan sayuran microgreens. Atau, tanaman untuk menghasilkan microgreens juga bisa disebut dengan tanaman microgreens. Jika dilihat dari unsur kata microgreens, kata microgreens berasal dari bahasa inggris. Microgreens berasal dari gabungan dua kata, yaitu micro dan greens. Dalam bahasa inggris, micro berarti kecil, atau juga berarti sangat kecil. Sedangkan green berarti hijau. Penambahan huruf s pada microgreens menandakan unsur jamak pada kata microgreen. Dan dari gabungan dua kata ini, dapat diartikan bahwa microgreens adalah ‘greens’ yaitu sayuran-sayuran yang berwarna hijau, yang ‘micro’, yaitu yang berukuran lebih kecil dari ukuran sayuran-sayuran hijau yang normal. Untuk lebih tahu tentang apa itu microgreens, simak penjelasannya berikut ini. apa itu microgreens Sebagai orang yang masih awam, tentu penasaran tentang apa itu microgreens, apakah tauge yang berukuran kecil termasuk microgreen? Microgreens dikelompokkan tidaklah dengan memandang ukuran matematika seperti centi meter, meter, ataupun kilo meter. Tetapi, microgreens adalah sayuran yang dilakukan pemanenan pada usia yang masih belia, sekitar 7-14 hari setelah semai. Karena berumur muda, sayuran microgreens ini akan berukuran lebih kecil dan lebih mungil dari ukuran sayuran normal. Sehingga, meskipun tauge tersebut ukurannya kecil, tauge tidak dapat disebut microgreens, karena dipanen di usia yang normal. Setelah mengetahui apa itu microgreens, lalu bagaimana dengan gizi yang tekandung pada microgreens ini? Berikut penjelasannya. Benih sayuran yang akan ditanam sebenarnya telah mengandung semua nutrisi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan benih agar dapat tumbuh. Benih yang telah mulai berkecambah juga menggunakan zat-zat tersebut untuktumbuh. Penyemaian benih akan menghasilkan tunas, yang menandai kehidupan baru untuk benih yang tumbuh tersebut. kemudian benih akan menggunakan nutrisi yang telah tersimpan untuk mengembangkan batang,akar, dan daun pertama. Pertumbuhan ini akan memicu enzim-enzim didalam benih untuk aktif bekerja. Proses yang terjadi didalam media semai ini tentu tidak terlihat oleh mata manusia. Perlu diketahui bahwa benih yang baru tumbuh ini disebut kecambah. Kecambah sendiri biasanya disebut sprout, karena sprout ini adalah bahasa inggris dari kecambah. Sprout ini rupanya memiliki banyak kandungan gizi yang akan berguna bagit tubuh jika dikonsumsi. karena, kecambah mengandung sangat banyak nutrisi, sumber terbaik dari enzim, protein yang banyak, kaya akan serat dan juga rendah kalori. Kandungan serat dan rendah kalori didalam kecambah menjadikannya sebagai sayuran yang baik untuk tubuh karena mudah untuk dicerna, dan juga baik untuk menurunkan berat badan. Kecambah ini biasa dikonsumsi dengan digunakan container atau botol supaya lebih steril. Namun, kecambah ini belum termasuk pada golongan microgreens. Untuk dapat digolongakan menjadi microgreens, kecambah ini harus terus ditumbuhkan di media tanam yang disediakan. Kecambah yang terus ditumbuhkan akan menghasilkan batang yang semakin tinggi, akar yang terus memanjang, dan daun yang mulai muncul diujung batang. Untuk dapat menumbuhkan benih hingga muncul daunnya, kecambah memerlukan sinar matahari untuk memperlancar prosesnya. Dua daun pertama yang tumbuh pada proses ini diberi nama daun kotiledon. Setelah tumbuhnya daun kotiledon, akan muncul lagi daun, yang dinamakan daun sejati. Nah, apabila sudah muncul daun sejati ini, biasanya tanaman ini akan dipanen dan akan menghasilkan hasil panen yang diberi nama microgreens. Pada umur ini, microgreens masih banyak mengandung minyak nabati dan protein dan zat bergizi lainnya. Karena, pada sayuran yang sudah dewasa, minyak nabati dan protein ini sudah hasis karena dipakai ketika tanaman masih usia muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *