Bertanam Organik Dengan Pembenah Tanah

Urbanina.com - hobi bertanam merupakan salah satu hobi yang menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi hobi ini bisa dengan mudah dilakukan di rumah sendiri tanpa harus keluar-keluar. Mungkin kebanyakan hobiis berkebun adalah ibu-ibu, akan tetapi akan lebih menyenangkan apabila hobi tersebut tidak hanya dimiliki ibu-ibu saja. Mulai dari ibu, bapak hingga anak-anak kalau bisa memiliki hobi berkebun sekeluarga pasti akan lebih menyenangkan. Karena selain sebagai hobi, berkebun juga berperan sebagai sarana untuk berkumpul dan bermain bersama bersama. Salah satu cara berkebun yang sehat adalah berkebun secara organik. Menggunakan tanah pekarangan rumah misalnya, anda dan keluarga bisa memulai berkebun bersama. Namun, salah satu kendala berkebun organik adalah tanah yang kurang subur, oleh karena itu anda bisa menggunakan pembenah tanah. pembenah tanah Pembenah tanah merupakan salah satu penemuan yang dapat digunakan untuk menyuburkan kembali tanah yang kurang subur. Ada beberapa penyebab mengapa tanah kurang subur tersebut. Salah satu penyebab yang terjadi adalah adanya berbagai polusi tanah yang menggerogoti kesuburan tanah. Hal ini sebenarnya kurang bagus bagi tanah yang mau digunakan untuk berkebun atau untuk bercocok tanam kembali. Oleh sebab itu pembenah tanah perlu digunaan disini. Adapun tanah yang kurang subur ini juga terjadi pada lahan persawahan yang sudah sering digunaan untuk bercocok tanam sekalipun. Tanah yang kurang subur di lahan persawahan memang juga bisa terjadi. Sehingga, bagi anda yang suka berkebun untuk dijadikan sebagai mata pencaharian sebaiknya anda mengenali lahan persawahan anda dengan baik-baik. Salah satu polusi tanah yang tidak disukai tanah itu sendiri adalah penggunaan bahan-bahan pestisida yang berlebihan pada tanaman. Mengapa hal ini bisa buruk bagi kesuburan tanah? Karena pestisida yang terlalu banyak hanya akan mengakibatkan tidak semua pestisida dapat diserap tanaman dengan maksimal. Sehingga, pestisida yang tidak terserap tanaman akan otomatis terserap oleh tanah yang ada dibawahnya. Tentu hal ini kurang baik untuk tanah karena mungkin saja bahan kimia yang ada pada pestisida dapat secara tidak langsung akan membunuh microorganisme yang menyuburkan tanah. Tanah yang kondisinya kurang subur tersebut memiliki ciri-ciri tertentu yang berbeda dengan tanah yang subur. Bila dilihat dari penampakan fisiknya, tanah yang kurang subur akan berubah secara perlahan menjadi lebih keras, kompak dan bergumpal seperti tanah lempung. Hal ini bisa terlihat dengan jelas oleh kita dan tentu saja kita akan sedikit kesulitan untuk bertanam di tanah dengan kondisi yang kurang subur tersebut. Sedangkan ciri-ciri kondisi tanah yang kurang subur lainnya adalah sebagai berikut.
  1. memiliki tingkat keasaman tanah yang tinggi
  2. juga memiliki kejenuhan basa
  3. hanya memiliki kandungan bahan organik yang rendah
  4. memiliki kapasitas yang rendah untuk proses ukar ion (ktk)
  5. dan kekurangan berbagai unsur hara seperti fosfor, kalium, karbon dan magnesium
Nah, itulah beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang tanah yang kurang subur untuk digunakan sebagai lahan berkebun di rumah maupun di sawah apabila anda memiliki lahan berupa sawah. Bagi anda para hobiis berkebun tanaman organik, tentu saja masih ada harapan bagi anda untuk bertanam tanaman organik di rumah. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyuburkan kembali tanah yang kurang subur tersebut. Tentu saja ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa menyuburkan tanah yang kurang subur. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan pembenah tanah untuk menyuburkan tanah di pekarangan kebun anda. Nah, bagi anda yang mau order tuwuh ini, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *