Obat Pupuk Daun Mint Tingkatkan Produksi Daun

Obat Pupuk Daun Mint Tingkatkan Produksi Daun

Urbanina.com – Daun mint kerap dipergunakan untuk campuran obat batuk sebab rasanya memang bisa menyegarkan. Daun mint pun dapat digunakan untuk campuran dalam pembuatan salad sehingga menjadi lebih segar dan harum. Tanaman yang dalam bahasa Latin disebut Metha cordifolia ini adalah tanaman yang mudah tumbuh subur, terlebih dengan bantuan pemupukan yang tepat. Lantas, apa obat pupuk daun mint yang tepat untuk diberikan?

Membudidayakan daun mint terhitung  tidak sulit. Tanaman ini dapat dibudidayakan melalui stek batang, yaitu dengan menanam batang mint pada jarak tanam sedikitnya 20 cm. Alhasil bibit atau tanaman baru dapat dikembangkan. Jagalah suplai air dan bersihkan rumput di sekeliling tanaman supaya daun mint tumbuh optimal.

Obat Pupuk Daun Mint

Tanaman daun mint ini tergolong ke dalam kelompok tanaman rambat yang merambat ke arah samping, seperti strawberi. Sesudah usia tanamnya mencapai 3 bulan, daun mint umumnya rebah ke tanah. Daun mint termasuk ke dalam golongan tanaman semak sebab tinggi pohonnya sekitar satu jengkal. Tanah yang ideal untuk tanaman ini ialah tanah yang mempunyai curah hujan sedang. Lebih tepat lagi lahannya ada di daerah berdataran tinggi dengan iklim sejuk dan diberi obat pupuk daun mint yang tepat, pasti hasilnya bagus.

Media tanam yang cocok untuk daun mint ialah tanah gembur atau tanah biasa untuk menanam tanaman biji-bijian, seperti tanah sawah. Tanah yang disiapkan alangkah baiknya berada di tempat yang terbuka supaya tanaman ini dapat memperoleh sinar matahari yang cukup. Disamping itu, daun mint membutuhkan pupuk untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisi dan unsur hara.

Pemupukan tambahan bermanfaat untuk menstimulir pertumbuhan daun yang baru. Guna pertumbuhan daun mint yang lebih baik dan produksi daun segarnya yang lebih banyak kita penting untuk memberikan pupuk lanjutan. Lalu apa saja obat pupuk daun mint yang perlu diberikan? Kita tidak bisa hanya mengandalkan pupuk kandang yang sudah diberikan sebagai pupuk dasar di awal penanaman.

Kita perlu untuk melakukan pemupukan susulan dengan menggunakan pupuk buatan seperti pupuk NPK 100-150 kg per hektar atau campuran pupuk urea (150 kg), DS (150 kg) dan ZK (150 kg) per hektar. Bisa juga, ketika tanaman berusia 60 hari diberi pupuk NPK dengan perbandingan 15:15:15 pada dosis 0,5 sendok makan setiap pot ditambah 1 gelas air mineral pupuk kandang.

Selain dengan pemupukan menggunakan obat pupuk daun mint, kita juga bisa menyemprotkan zat perangsang tumbuh, misalnya GA3 dengan kepekatan 50 ppm. Dengan adanya perlakukan ini diharapkan produksi daun bisa bertambah hingga 56%. Kecuali dengan pemupukan, kita pun perlu melakukan pengendalian terhadap gangguan gulma dan tanaman liar. Pasalnya gulma dan rumput-rumputan liar adalah salah satu faktor yang menentukan produksi dan mutu tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *